Senin, 15 Oktober 2018
Follow Us:
Senin, 15 Oktober 2018 - 07:54 WIB
Mahfud : Black Campaign Bisa Dihukum
Senin, 15 Oktober 2018 - 07:41 WIB
Tanpa Ronaldo, Portugal Bungkam Skotlandia
Senin, 15 Oktober 2018 - 07:34 WIB
Intip Ponsel Suami, Nasib Berakhir Pilu
07:34 WIB - Pengurus MOI Riau Lakukan Sosialisasi | 07:34 WIB - Prabowo-Sandi ke Pesantren | 07:34 WIB - Mahfud : Black Campaign Bisa Dihukum | 07:34 WIB - Tanpa Ronaldo, Portugal Bungkam Skotlandia | 07:34 WIB - Intip Ponsel Suami, Nasib Berakhir Pilu | 07:34 WIB - Bupati Inhil Buka Penyelenggaraan MTQ Ke - 48 Tahun 2018
PROFIL
BIDIK vs SPS
Jumat, 03 November 2017 - 06:51:54 WIB

Semut melawan Gajah. Itulah yang tergambar dalam benak anda ketika membaca judul di atas. Bukan, bukan itu maksudnya. Itu tak mungkin terjadi dan jauh panggang dari api. Tabloid Bidik itu adalah anggota Serikat Perusahaan Pers (SPS). Tidak hanya itu. Pemimpin Umumnya Anotona Nazara adalah pengurus SPS Riau, berada di posisi wakil sekretaris.

Tak mungkin anak buah melawan pimpinan. Bila itu yang terjadi, tidak tahu apa yang akan terjadi.Kalau bukan itu, mungkin, anda akan berprasangka ‘Membidik SPS’. Maksud tulisan ini juga bukan itu. Ah, mana mungkin SPS dibidik, siapa pula yang membidiknya.

Tak mungkin Tabloid Bidik Membidik SPS yang nota bene adalah atasannya sendiri atau diri sendiri. Bila itu yang terjadi, tidak tahu apa yang akan terjadi.Yang jelas, Bidik tidak akan pernah melawan pimpinan dan Bidik tidak akan pernah membidik pimpinan. Cuma, ada sedikit perasaan kurang enak di hati Bidik.

Dia merasa dizolimi dan tidak jelas siapa yang menzolimi. Tapi, bila anda merasa penasaran dan ingin tahu apa yang terjadi sebenarnya, silahkan tanya langsung sama orang yang terzolimi itu. Sebenarnya, SPS tidak perlu gegabah seperti itu. Cukup mudah dan caranya pun sangat gampang.

Bila sudah terlanjut mengirim surat undangan untuk menghadiri penyerahan sertifikat berharga itu, dan kemudian diketahui bahwa ada beberapa media yang belum lolos di Dewan Pers, surati saja. Kan, ada email masing-masing redaksi dan WA-kan dan beritahu bahwa surat pembatalan telah dikirim ke email redaksi. Dengan demikian tidak terjadi kekurangpuasan seperti ini.

Ada 27 media yang telah terverifikasi dan bernasib sama seperti Bidik. Akankah ke-27 media ini melayangkan surat ke SPS pusat meminta klarifikasi?

Apakah SPS akan mengeluarkan sanksi terhadap anggotanya yang dianggap ‘melawan’? Apakah hal itu ada tertulis dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga SPS?

Saya bukanlah pengurus SPS dan bukan juga anggota SPS, jadi jangan tanya saya soal itu. Mudah-mudahan hal itu tidak akan pernah terjadi di tubuh SPS.

Tunggu dulu, pernah seorang wartawan di Pekanbaru, bukan anggota SPS, menulis tentang SPS dan diangkap melenceng dari aturan SPS, dia diancam akan dipolisikan. Tunggu punya tunggu, kabar beritanya lenyap begitu saja ditelan bumi.

Harapan kita bersama, kiranya persoalan ini cepat berlalu dan jangan terulang kembali. Dinginkan kepala dan saling berangkulan satu sama lain. Duduk satu meja adalah jalan terbaik. Semoga. (PH)
   


Galeri   + Index Galeri
Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
Profil | Redaksi | Index
Pedoman Berita Siber

Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan