Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT, mengatakan, PSBM ditetapkan di Kecamatan Tampan mulai malam ini. Dasar PSBM ini adalah Peratur...[read more] "> Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT, mengatakan, PSBM ditetapkan di Kecamatan Tampan mulai malam ini. Dasar PSBM ini adalah Peratur" />
Senin, 28 09 2020
Follow Us:
19:11 WIB - Bupati Kampar Lantik Pejabat Fungsional Auditor Ahli Utama Inspektorat Kabupaten Kampar | 19:11 WIB - Wakil Bupati Syamsuddin Uti Datangi Disdik Inhil | 19:11 WIB - Sekda Kampar serahkan Spanduk Himbauan Pencegahan Covid-19 | 19:11 WIB - Sekda Meranti Terima Kunker DPRD Riau | 19:11 WIB - Pemko Dumai Gelar Apel Ikrar Netralitas ASN Hadapi Pilkada | 19:11 WIB - Akhir Oktober APBD-P Ditargetkan Sudah Bisa Digunakan
/ Pekanbaru / Walikota Imbau Masyarakat Terapkan 4 M /
Walikota Imbau Masyarakat Terapkan 4 M
Selasa, 15 September 2020 - 18:39:48 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT, mengatakan, PSBM ditetapkan di Kecamatan Tampan mulai malam ini. Dasar PSBM ini adalah Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 160 tentang Pedoman PSBM di Wilayah Tertentu dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Dalam perwako itu, kami mengajak masyarakat mengamalkan 4 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan," ujarnya, Selasa (15/9).

Dalam mengawasi 4 M itu, tugas pemerintah adalah melaksanakan 3 T. T yang pertama yakni test.

"Pemerintah melakukan swab test atau rapid test kepada masyarakat baik secara massal maupun bergejala. Bila ada yang positif, maka ditelusuri kontak-kontak erat dari yang tertular tadi," jelas Firdaus.

Selanjutnya yaitu treatment (mengobati dan merawat yang sudah tertular). Pengobatan ini dilakukan dengan dua cara.

"Pertama, yang tertular dengan kategori berbahaya atau tinggi. Artinya, dia telah sakit dan membutuhkan perawatan di rumah sakit. Pasien ini wajib di rumah sakit," ucap Firdaus.

Kedua, penularan ringan dan sedang. Pasien ini jenis OTG.

"Dia positif corona tapi imunitasnya tinggi. Pasien yang seperti ini mesti diisolasi," sebut Firdaus.

Kalau tidak diisolasi, pasien OTG ini akan menularkan kepada keluarga dekat, teman dekat, dan kontak erat. Oleh sebab itu, memutus mata rantai virus corona dilakukan dengan isolasi.

Kalau masa transisi PSBB dulu, pasien OTG boleh menjalani isolasi mandiri di rumah. Praktiknya, banyak pasien OTG yang tidak disiplin.

"Pelaksanaan dan pengawasan PSBM Covid-19 Riau di bawah komando gubernur Riau," pungkasnya. (Kominfo)



Berita Lainnya :
  • Bupati Kampar Lantik Pejabat Fungsional Auditor Ahli Utama Inspektorat Kabupaten Kampar
  • Wakil Bupati Syamsuddin Uti Datangi Disdik Inhil
  • Sekda Kampar serahkan Spanduk Himbauan Pencegahan Covid-19
  • Sekda Meranti Terima Kunker DPRD Riau
  • Pemko Dumai Gelar Apel Ikrar Netralitas ASN Hadapi Pilkada
  • Akhir Oktober APBD-P Ditargetkan Sudah Bisa Digunakan
  • Bupati Siak: Ubi Racun, Bisnis yang Menjanjikan
  • Kegiatan Alfedri Setelah Cuti dari Kursi Bupati Siak
  • Wali Kota Berencana Perpanjang PSBM di Kecamatan Tampan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan