Rabu, 23 09 2020
Follow Us:
18:02 WIB - Personil Polsek Kerinci Kanan Laksanakan Operasi Yustisi di Wilayah Hukumnya | 18:02 WIB - Personil Polsek Siak Terus Lakukan Operasi Yustisi Penerapan Prokes | 18:02 WIB - Eed Engah silahturahmi dengan Masyarakat Siak Kecil | 18:02 WIB - Menkumham Yasonna Laoly Kembali Tegaskan Kesiapan Indonesia | 18:02 WIB - Gubri Teken Nota Kesepakatan KUA – PPAS | 18:02 WIB - Bupati Alfedri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ruang Belajar Santri
/ Hukum / Masyarakat Minta Polda Riau Seret Pelaku Karhutla di Merbau /
Masyarakat Minta Polda Riau Seret Pelaku Karhutla di Merbau
Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:37:14 WIB

PANGKALAN KERINCI (Bidikonline.com) - Masyarakat Kecamatan Bunut desak Polda Riau untuk serius serta transparan  menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Khususnya yang melibatkan perusahaan.

Demikian harapan masyarakat ini disampaikan Salim (54) salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Bunut kepada media ini, Selasa (4 Agustus 2020).

Harapan ini sambungnya, guna mencermati kasus yang sama, bila terjadi kepada seorang. Maka hukum cepat-cepat ditegakan, bahkan yang bersangkutan diserek aparat. Kasus diseret-seretnya warga yang diduga pembakar lahan viral dimedia sosial. Namun bila terjadi di lahan konsesi perusahaan, hukum seakan jalan ditempat "mandul".

"Seharusnya aparat kepolisian dapat berlalu adil. Menengakan hukum seadil-adilnya. Seret juga pelaku Karhutla dari perusahaan tersebut. Semisal kasus karhutla desa Merbau Kecamatan Bunut, yang diduga melibatkan PT Arara Abadi. Kasus ini telah berlalu satu bulan, kami belum mengetahui penanganan kasus tersebut sampai dimana," pintanya.

Seraya meminta ke Polda untuk mengumuman kepada masyarakat, agar masyarakat mengetahuinya.

Laporkan Kepolda Riau

Sementara itu, LSM Jikalahari melalui Wakil Koordinator Jikalahari Okto Yugo Setiyo yang dikonfirmasi media ini, Selasa (4 Agustus 2020) mengatakan bahwa pihak telah melapor kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kepolda Riau.

"Ya, kita  resmi melaporkan PT Arara Abadi (PT AA) Distrik Sorek ke Polda Riau terkait dugaan tindak pidana lingkungan hidup dan kehutanan karena telah melanggar Pasal 98 Ayat (1) UU No 32/2019 tentang Perlindungan dan Pengelolaan. Laporan ini kami lengkapi dengan bukti temuan lapangan, baik foto dan koordinat lokasi kebakaran serta citra satelit," urainya.

Dari laporan tersebut, Info terakhir, PT AA sudah penyelidikan oleh Polres Pelalawan dan Direskrimsus Polda Riau supervisi penyidik Polres Pelalawan.

"Mestinya Polda Riau segera mengumumkan status dari PT AA ke publik," ucapnya.

Sayangnya,  hingga kini Jikalahari belum menerima perkembangan hasil penyelidikan kasus tersebut.

Sampai berita ini naik, pihak media belum berhasil mengkonfirmasi kasus karhutla yang diduga melibatkan PT Arara Abadi ke Polda Riau. (rsc)


Berita Lainnya :
  • Personil Polsek Kerinci Kanan Laksanakan Operasi Yustisi di Wilayah Hukumnya
  • Personil Polsek Siak Terus Lakukan Operasi Yustisi Penerapan Prokes
  • Eed Engah silahturahmi dengan Masyarakat Siak Kecil
  • Menkumham Yasonna Laoly Kembali Tegaskan Kesiapan Indonesia
  • Gubri Teken Nota Kesepakatan KUA – PPAS
  • Bupati Alfedri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ruang Belajar Santri
  • Walikota Dumai Hadiri Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama
  • Gubri Hadiri Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020
  • Sekda Kampar Pimpin Rapat Realisasi Renaksi Korsupgah KPK
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan