Guna mengetahui kondisi masyarakat seutuhnya, Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto secara langsung terjun ke lapangan. Hal...[read more] "> Guna mengetahui kondisi masyarakat seutuhnya, Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto secara langsung terjun ke lapangan. Hal" />
Selasa, 11 08 2020
Follow Us:
20:28 WIB - Polisi Periksa Anji soal Video Obat Corona Hari Ini | 20:28 WIB - Pemkab Bengkalis Ikuti Vidcon Hari Jadi Provinsi Riau Ke–63 | 20:28 WIB - Sekda Siak Vidcon Bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan RI | 20:28 WIB - Klaster Update Covid-19, Penjelasan Sekretariat Gugus Covid-19 | 20:28 WIB - Hadapi Covid-19, Pemkab Siak Perkuat Cadangan Pangan | 20:28 WIB - DPRD Kota Pekanbaru Usulkan Ranperda Inisiatif Pendidikan Diniyah Non-Formal
/ Indragiri Hulu / Tinjau Kondisi Masyarakat, Bupati Yopi Kunjungi Desa Marjinal /
Tinjau Kondisi Masyarakat, Bupati Yopi Kunjungi Desa Marjinal
Selasa, 07 Juli 2020 - 14:02:26 WIB

RENGAT (Bidikonline.com) - Guna mengetahui kondisi masyarakat seutuhnya, Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto secara langsung terjun ke lapangan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan masyarakat, baik infrastruktur maupun sarana publik lainya.

Dengan menunggangi motor trail bupati energik ini mengunjungi desa marjinal yang dihuni mayoritas masyarakat suku Talang Mamak yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT). Desa tersebut bernama Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, dusun tersebut merupakan daerah terpencil yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi.

Untuk mencapai lokasi pedesaan tersebut, Bupati Yopi harus menempuh perjalanan selama kurang lebih lima jam, dimana akses jalan menuju Dusun Datai sangatlah ekstrim, dengan kondisi jalan yang kecil, berkelok-kelok dan naik turun yang cukup curam, hingga membuat Bupati Inhu dua kali terjatuh dari sepeda motornya.

Kondisi jalan yang ekstrim dan cukup melelahkan tersebut tidak menyurutkan langkah Bupati Yopi untuk bertemu secara langsung dengan masyarakat Suku Talang Mamak di Dusun Datai, Desa Rantau Langsat. Momen kedatangan Bupati Yopi menjadi sejarah bagi warga Datai, sebab Bupati Yopi adalah bupati kedua yang menginjakkan kaki di dusun Datai, setelah sebelumnya Bupati Inhu periode tahun 1989 -1999 Ruchiyat Saefudin menjadi bupati Inhu yang pertama kali menginjakan kaki di desa marjinal tersebut.

"Perjalanan saya mengasyikan, dan saya gembira setibanya di sini melihat warga sehat-sehat semua," ujar Bupati Yopi saat melihat kegembiraan warga yang menyambut kehadirannya.

Dalam kunjungan yang dilakukan dengan menggunakan sepeda motor trail tersebut, dimanfaatkan Bupati Yopi beserta rombongan untuk melihat secara langsung kondisi warga Desa Datai dengan berkeliling dari rumah ke rumah. Sekaligus berbincang dengan warga tentang kebutuhan dan persoalan yang dihadapi.

Warga Desa Datai saat berdialog dengan Bupati Inhu Yopi Arianto mengungkapkan bahwa warga menghadapi akses jalan yang sulit menuju Dusun Datai dan Desa Rantau Langsat. Hal ini dikarenakan lokasi desa yang sebagian besar berada di areal TNBT, sehingga banyak aturan yang mengikat soal pembangunan di desa tersebut.

"Kalau melihat situasi dan kondisi, tanpa dukungan pemerintah, Dusun Datai agak sulit untuk maju, karena akses jalan menjadi persoalan utama," tegas Jelita Saripudin Kepala Desa Rantau Langsat.

Pembukaan akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga. Harapannya apabila akses jalan sudah baik, maka hasil pertanian warga bisa dengan mudah dipasarkan. Selain itu, akses jalan juga menyulitkan warga Datai untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Sebagaimana diketahui di Dusun Datai hanya ada Polindes, namun tidak memiliki tenaga kesehatan yang tetap, sehingga warga terpaksa harus berobat ke luar dusun. Namun sekali lagi, kondisi jalan yang sulit membuat warga mengurungkan niat untuk berobat ke luar.

Menyikapi keluhan warga tersebut, Bupati Inhu Yopi Arianto menegaskan semua aspirasi warga tersebut diterimanya untuk kemudian nantinya dibahas di tingkat kabupaten. Namun sesuai dengan tujuan awal kedatangannya ke Datai, Yopi berniat untuk memajukan masyarakat yang tinggal di daerah marjinal tersebut.

Niat untuk memajukan masyarakat tersebut dibuktikannya dengan memberikan bantuan beasiswa kepada salah satu anak Talang Mamak dari pedalaman TNBT yang kini sedang menempuh pendidikan kebidanan di Pekanbaru.

"Saya salut karena setelah lulus dia ingin mengabdi di kampungnya, ini sebenarnya yang saya harapkan. Karena itu, Pemda memberikan beasiswa kepada anak tersebut. Pemda Inhu juga membuka peluang beasiswa bagi anak-anak dari pedalaman TNBT untuk menggapai pendidikan yang lebih baik guna meraih cita-citanya. Doa kita bagaimana anak-anak kita berguna bagi bangsa dan agama, peluang itu tetap ada," tegasnya.

Sementara itu Fifin A Jogaswara Kepala Balai TNBT yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan dirinya tidak dapat memungkiri persoalan yang disampaikan oleh perangkat desa dan kecamatan tersebut. Terkait sulitnya akses jalan menuju dusun dan desa tersebut. Namun perbaikan jalan dimaksud juga harus sesuai aturan pelestarian taman nasional, mengingat Dusun Datai dan Desa Rantau Langsat berada di dalam kawasan TNBT.

"Kami tidak menutup mata, kami juga ingin akses yang lebih bagus, oleh karena itu, pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk perbaikan jalan tersebut. Pihaknya juga berharap agar warga turut menjaga pelestarian taman nasional, jangan sampai menebang pohon, kalau ada orang di luar yang ada niatan mohon dicegah. Mari sama-sama kita menjaga kawasan," ucapnya.

Ditambahkanya, Balai TNBT juga sudah melakukan berbagai program pembinaan masyarakat di sekitar areal TNBT, salah satunya adalah pembinaan kelompok tani budidaya lebah kelulut. Jelasnya.

Perjalanan lima jam yang cukup melelahkan menuju Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, dilakukan Bupati Yopi Arianto pada Sabtu 5 Juli 2020 dengan didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Inhu, Riswidiantoro, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Syahrudin, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Nursisman, Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu, Ergusfian, Kabag Protokoler Supandi, dan Camat Batang Gansal Elinaryon. (rtc)


Berita Lainnya :
  • Polisi Periksa Anji soal Video Obat Corona Hari Ini
  • Pemkab Bengkalis Ikuti Vidcon Hari Jadi Provinsi Riau Ke–63
  • Sekda Siak Vidcon Bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan RI
  • Klaster Update Covid-19, Penjelasan Sekretariat Gugus Covid-19
  • Hadapi Covid-19, Pemkab Siak Perkuat Cadangan Pangan
  • DPRD Kota Pekanbaru Usulkan Ranperda Inisiatif Pendidikan Diniyah Non-Formal
  • Gelapkan Motor, Wartawan Gadungan Digulung Polisi
  • 20 Pasien di Siak Dinyatakan Sembuh Covid-19
  • Kecelakaan Beruntun di Tugu Zapin, 4 Mobil Rusak Parah
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan