Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Jumat (26/6) inisiatif global mempercepat pengembangan dan produksi tes Covid-19, vaksi...[read more] "> Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Jumat (26/6) inisiatif global mempercepat pengembangan dan produksi tes Covid-19, vaksi" />
Jum'at, 14 08 2020
Follow Us:
21:40 WIB - PDIP Rekomendasikan Dukungan nya Kepada Pasangan M.Ingati Nazara Amd dan Jaya Putra Zega | 21:40 WIB - Hari Ini Empat Pasien Covid-19 di Siak, Sembuh | 21:40 WIB - Protokol Kesehatan Diperketat, Sanksi Bagi Pelanggar Menanti | 21:40 WIB - Masyarakat Diminta Utamakan Protokol Kesehatan Saat Pendistribusian Zakat Pola Konsumtif Tahap lll | 21:40 WIB - Satgas Terpadu Percepatan Penanganan Covid-19 Terus Melakukan Patroli dan Penindakan | 21:40 WIB - Posko Cegah Covid-19 Di Wilayah Perbatasan Kabupaten Terus Disiagakan
/ Nasional / WHO : Program Vaksin Covid-19 Butuh Dana Rp425 Triliun /
WHO : Program Vaksin Covid-19 Butuh Dana Rp425 Triliun
Sabtu, 27 Juni 2020 - 18:39:52 WIB

Bidikonline.com  - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Jumat (26/6) inisiatif global mempercepat pengembangan dan produksi tes Covid-19, vaksin, dan perawatan lainnya membutuhkan dana lebih dari US$30 miliar (Rp425,7 triliun, kurs US$1 = Rp14.191) tahun depan.

WHO menjelaskan rencana yang dibuat sekarang pada program yang dinamakan ACT (Access to Covid-19 Tools) Accelerator membutuhkan dana US$31,3 miliar.

Sejauh ini US$3,4 miliar telah disalurkan. WHO menyoroti tambahan dana US27,9 miliar dibutuhkan selama 12 bulan ke depan, termasuk US$14 miliar untuk kebutuhan urgen saat ini.

"Ini adalah investasi yang layak dilakukan. Jika kita tidak bergerak sekarang, biaya dan kesulitan ekonomi akan semakin dalam," kata Ngozi Okonjo-Iweala, utusan khusus ACT Accelerator dalam rapat virtual, disitat dari AFP.

Menurut dia angka yang dikemukakan bisa dianggap terlalu besar, namun dikatakan tidak demikian bila berpikir sebagai alternatif. Kata dia jika miliaran dikeluarkan sekarang bisa menghemat triliunan pada masa depan.

Dana yang diminta ditargetkan mampu mengirimkan 500 juta tes dan 245 juta program pengobatan ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah pada pertengahan 2021.

Selain itu mengirimkan dua miliar vaksin pada akhir 2021 yang setengahnya ditujukan untuk negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

"Jelas untuk mengontrol Covid-19, dan menyelamatkan nyawa, kita perlu vaksin yang efektif, diagnosa, dan terapi, dalam jumlah yang belum pernah terjadi dan kecepatan yang belum pernah dilakukan," ucap Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (ckp)


Berita Lainnya :
  • PDIP Rekomendasikan Dukungan nya Kepada Pasangan M.Ingati Nazara Amd dan Jaya Putra Zega
  • Hari Ini Empat Pasien Covid-19 di Siak, Sembuh
  • Protokol Kesehatan Diperketat, Sanksi Bagi Pelanggar Menanti
  • Masyarakat Diminta Utamakan Protokol Kesehatan Saat Pendistribusian Zakat Pola Konsumtif Tahap lll
  • Satgas Terpadu Percepatan Penanganan Covid-19 Terus Melakukan Patroli dan Penindakan
  • Posko Cegah Covid-19 Di Wilayah Perbatasan Kabupaten Terus Disiagakan
  • Polsek Siak dan Satpol PP Siaga 24 Jam di Posko Covid-19
  • Hasil Rapid Tes, Personil Bawaslu Nias Utara Empat Orang Dinyatakan Reaktif
  • Dukungan Pasangan Amizaro Waruwu dan Yusman Zega 'AMAN' Terus Mengalir
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan