Bupati Kabupaten Pelalawan  HM Harris telah mengeluarkan peraturan bupati (perbup) tentang aturan dan sanksi  pemberlakuan Pemb...[read more] "> Bupati Kabupaten Pelalawan  HM Harris telah mengeluarkan peraturan bupati (perbup) tentang aturan dan sanksi  pemberlakuan Pemb" />
Senin, 01 Juni 2020
Follow Us:
21:40 WIB - Gubri Tinjau Mall Bagan Batu dan Pasar Tradisional Pajak Lama | 21:40 WIB - Pemkab Rohil Tegaskan Siap Jalankan New Normal Covid-19 | 21:40 WIB - Bupati Kampar Sisir Masyarakat Miskin Kota Garo yang belum Terima Sembako | 21:40 WIB - Bupati Kampar ; Sinergitas dan Kebersamaan Lalui Cobaan | 21:40 WIB - Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil | 21:40 WIB - Pemko Pekanbaru Targetkan Bantuan Tahap II Disalurkan Pekan Depan
/ Pelalawan / Sanksi Perbup Pelalawan PSBB Mulai Berlaku 25 Mei 2020 /
Sanksi Perbup Pelalawan PSBB Mulai Berlaku 25 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020 - 19:14:22 WIB

PELALAWAN (Bidikonline.com)  -  Bupati Kabupaten Pelalawan  HM Harris telah mengeluarkan peraturan bupati (perbup) tentang aturan dan sanksi  pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dikabupaten Pelalawan.

Setelah PSBB dimulai 15 Mei 2020 dan masa sosialisasi 10 hari.

Final pada Senin 25 Mei 2020 secara resmi diterapkan juga dengan sanksinya.

 Petugas telah berhak menindak para pelanggar PSBB. Demikian disampaikan Henri Gunawan MSi, Kadis Kominfo Pelalawan Sabtu (23/05/2020).

Setelah ditetapkan sebagai salah satu daerah yang harus melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Kementerian Kesehatan RI, pemerintah Kabupaten Pelalawan langsung melakukan rapat koordinasi bersama Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Pelalawan membahas peraturan bupati (perbup).

 Setelah masa PSBB selama 10 sebagai sosialisasi, sanksi hukum akan berlaku.

“Benar, bupati telah mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 42 Tahun 2020 tentang pedoman PSBB, tertanggal 20 Mei 2020,” ujar  Henri Gunawan.

Dijelaskannya lagi, didalam Perbup yang diterbitkan ini terdapat pasal 31 terkait penindakan dan pasal 32, 33 dan 34 soal sanksi bagi pelanggar penerapan PSBB.

“Penerbitan perbup ini, agar ada dasar hukum saat penindakan dilakukan sehingga aparat memiliki pegangan yang kuat. Sanksi akan diterapkan kepada pelanggar PSBB,” terangnya.

Perbup yang mengatur soal adanya penindakan dan sanksi PSBB akan membuat masyarakat semakin disiplin.

“Tentunya warga akan mematuhi penerapan PSBB karena didalam imbauan itu ada sanksi yang telah disiapkan” jelasnya.

Hendri menyampaikan ketentuan PSBB penting untuk dipatuhi semua masyarakat untuk memutus mata rantai penularan. Dengan adanya Perbup maka penularan virus corona COVID-19 akan dapat segera dikendalikan.

“Dengan mematuhi dan disiplin, niscaya mata rantai penularan akan dapat terputus. Masyarakat segera dapat beraktifitas normal kembali, "harapnya.(urc)



Berita Lainnya :
  • Gubri Tinjau Mall Bagan Batu dan Pasar Tradisional Pajak Lama
  • Pemkab Rohil Tegaskan Siap Jalankan New Normal Covid-19
  • Bupati Kampar Sisir Masyarakat Miskin Kota Garo yang belum Terima Sembako
  • Bupati Kampar ; Sinergitas dan Kebersamaan Lalui Cobaan
  • Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil
  • Pemko Pekanbaru Targetkan Bantuan Tahap II Disalurkan Pekan Depan
  • DPRD Pekanbaru Minta Dana Sertifikasi Guru Segera Dicairkan
  • Gubri Tinjau Posko Check Point Perbatasan Riau-Sumut di Rohil
  • Rapid Test Massal, 10 Warga Tenayan Raya Reaktif
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan