Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di 5 kabupaten/kota di Riau harus bisa...[read more] "> Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di 5 kabupaten/kota di Riau harus bisa" />
Sabtu, 30 Mei 2020
Follow Us:
Jumat, 29 Mei 2020 - 17:55 WIB
Bupati Kampar Pimpin Rapat PSBB menuju New Normal
Jumat, 29 Mei 2020 - 17:50 WIB
Bupati Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Salo
Jumat, 29 Mei 2020 - 17:40 WIB
MPP Terapkan Protokol Kesehatan
17:40 WIB - PPDB Masih Terapkan Sistim Zonasi | 17:40 WIB - KPK Luncurkan Aplikasi Jaga Bansos Awasi Bantuan Covid-19 | 17:40 WIB - Sosok Pria Tercantik di Dunia, Bagaimana Tanggapanmu? | 17:40 WIB - Bupati Rohil Suyatno Tanam Bibit Jagung | 17:40 WIB - Bupati Rohil H Suyatno Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Kecamatan Sinaboi | 17:40 WIB - Tingkatkan Imunitas Tubuh Selama Covid-19, Bupati Inhil Ajak Kosumsi VCO
/ Riau / Kapolda Riau Siapkan Tiga Strategi Pelaksanaan PSBB di Lima Daerah /
Kapolda Riau Siapkan Tiga Strategi Pelaksanaan PSBB di Lima Daerah
Selasa, 19 Mei 2020 - 20:11:22 WIB

PEKANBARU (Bidikonlinecom)  - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di 5 kabupaten/kota di Riau harus bisa terlaksana dengan baik.

"Kita sudah melakukan konsolidasi untuk menyamakan persepsi dan pemikiran dalam pelaksanaan PSBB. Semoga penerapan PSBB di 5 kabupaten/kota ini bisa berjalan dengan baik sebagaimana di Kota Pekanbaru yang sudah mulai berjalan baik," jelas Agung, Senin (18/5/2020).

Ada tiga hal utama yang menjadi fokus dalam PSBB, pertama yaitu bagaimana kita bersama mampu untuk memutuskan penyebaran Covid-19, dengan mematuhi protokol kesehatan, SOP pencegahan.

Kedua, intervensi kesehatan dari pasien yang ODP maupun PDP hingga sembuh dan sehat kembali.

Ketiga adalah dampak sosial di masyarakat dari Covid-19 ini, untuk meningkatkan ekonomi dengan cara bertani dan bertenak ikan sebagaimana yang telah dilakukan di Pelalawan.

"Informasi menjadi sangat penting karena pencanangan stay at home ataupun work from home, masyarakat mencari informasi baik dari medsos maupun secara online. Saya mengajak media untuk memberikan informasi yang positif untuk menguatkan masyarakat," tukasnya.

Selain itu Agung juga menjelaskan bahwa pelaksanaan PSBB di 5 kabupaten/kota memiliki karakter masyarakatnya yang berbeda-beda dan cara penanganannya juga berbeda

"Pertama akan mengkluster mana daerah merah dan daerah kuning. Daerah merah akan menjadi tinjauan langsung oleh Polres setempat. Selanjutnya di daerah yang lain akan di back up oleh Polda untuk penguatan dan penebalan daerah zona kuning," pungkasnya.

Disinggung perlunya tindakan tegas oleh petugas, Kapolda Riau menerangkan bahwa petugas tetap melakukan imbauan kepada masyarakat.

"Sedangkan penegakan hukum seperti yang sudah kita lakukan di Pekanbaru, bahwa penegakan hukum adalah upaya terakhir setelah semua langkah dilakukan," pungkasnya.(rlc)


Berita Lainnya :
  • PPDB Masih Terapkan Sistim Zonasi
  • KPK Luncurkan Aplikasi Jaga Bansos Awasi Bantuan Covid-19
  • Sosok Pria Tercantik di Dunia, Bagaimana Tanggapanmu?
  • Bupati Rohil Suyatno Tanam Bibit Jagung
  • Bupati Rohil H Suyatno Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Kecamatan Sinaboi
  • Tingkatkan Imunitas Tubuh Selama Covid-19, Bupati Inhil Ajak Kosumsi VCO
  • Bupati Kampar Pimpin Rapat PSBB menuju New Normal
  • Bupati Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Salo
  • MPP Terapkan Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan