Segelas air sudah sangat berharga bagi sebuah keluarga ini. Itu satu-satunya menu berbuka puasa yang mereka miliki. Sudah lima hari me...[read more] "> Segelas air sudah sangat berharga bagi sebuah keluarga ini. Itu satu-satunya menu berbuka puasa yang mereka miliki. Sudah lima hari me" />
Senin, 21 09 2020
Follow Us:
Kamis, 25 September 2020 - 20:25 WIB
Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020
Kamis, 25 September 2020 - 18:02 WIB
Satlantas Polres Siak Gelar Baksos
Senin, 21 September 2020 - 13:54 WIB
Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan
13:54 WIB - Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan | 13:54 WIB - Ini Pesan Bupati Alfedri ke Para Jamaah | 13:54 WIB - Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi | 13:54 WIB - Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020 | 13:54 WIB - Satlantas Polres Siak Gelar Baksos | 13:54 WIB - Polda Riau Luncurkan Satgas Pemburu Teking Covid-19
/ Lintas Nusantara / Ayah Bunuh Diri dengan Minum Racun /
Anaknya Hanya Berbuka Puasa dengan Air Putih,
Ayah Bunuh Diri dengan Minum Racun
jumat, 15 Mei 2020 - 18:45:33 WIB

BIDIKONLINE.COM - Segelas air sudah sangat berharga bagi sebuah keluarga ini. Itu satu-satunya menu berbuka puasa yang mereka miliki. Sudah lima hari mereka tidak makan.

Sang ayah tidak tahan melihat kondisi anak-anaknya. Dia akhirnya mengakhiri hidupnya. Insiden tragis ini menggambarkan perjuangan yang dihadapi kaum miskin di negara itu di tengah pandemi virus corona.

Istri lelaki itu, Amna Bibi, menggambarkan kejadian itu saat wawancara langsung di televisi di Samaa TV, sebuah jaringan televisi berita dan hiburan Pakistan.

Dia mengatakan, suaminya tidak dapat menyediakan makanan untuk keluarga. Malam itu, dia minum pil dan mengakhiri hidupnya.

Bibi menambahkan bahwa pada hari suaminya bunuh diri, keluarganya telah kelaparan selama lima hari. Namun, lokasi pasti dan hari di mana insiden itu terjadi tidak jelas.

Dilansir dari Rakyatku.com, laporan baru menjadi viral online dengan banyak tweep dari Pakistan berbagi tangkapan layar itu. "Berita paling menyakitkan," tulis pemilik akun @Mustafa_Memon5.

"Baru saja melihat tweet tentang wanita Amna Bibi yang suaminya makan (racun) karena anak-anaknya kelaparan. Siapa pun dari Anda yang tahu alamat atau kontak di mana kami dapat menyumbang untuknya tolong beri tahu saya. DM (pesan langsung) beri komentar rt (retweet) apapun yang saya butuhkan untuk mendapatkannya," sahut pemilik akun @Saraahahahaha.

Selama pandemi Covid-19, banyak warga miskin yang menderita di Pakistan. Baru-baru ini, video pengemudi becak Karachi yang tidak mampu membayar sewa atau membeli makanan dibagikan secara online. (rsc)


Berita Lainnya :
  • Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan
  • Ini Pesan Bupati Alfedri ke Para Jamaah
  • Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
  • Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020
  • Satlantas Polres Siak Gelar Baksos
  • Polda Riau Luncurkan Satgas Pemburu Teking Covid-19
  • Wako Firdaus Dukung Kehadiran Tim Pemburu Teking Covid-19
  • Plh Bupati Bengkalis H. Bustami Lantik 32 Orang Anggota BPD Gerbang Laksamana
  • Kapolsubsektor Pelalawan Ajak Jemaah Terapkan Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan