Virus corona atau Covid-19 ditemukan betah berlama-lama mengudara di dalam ruangan yang penuh sesak ataupun ruangan yang minim ventilasi....[read more] "> Virus corona atau Covid-19 ditemukan betah berlama-lama mengudara di dalam ruangan yang penuh sesak ataupun ruangan yang minim ventilasi." />
Senin, 21 09 2020
Follow Us:
Kamis, 25 September 2020 - 20:25 WIB
Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020
Kamis, 25 September 2020 - 18:02 WIB
Satlantas Polres Siak Gelar Baksos
Senin, 21 September 2020 - 13:54 WIB
Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan
13:54 WIB - Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan | 13:54 WIB - Ini Pesan Bupati Alfedri ke Para Jamaah | 13:54 WIB - Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi | 13:54 WIB - Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020 | 13:54 WIB - Satlantas Polres Siak Gelar Baksos | 13:54 WIB - Polda Riau Luncurkan Satgas Pemburu Teking Covid-19
/ Entertainment / Hasil Penelitian, Virus Corona Betah di Ruangan Minim Ventilasi /
Hasil Penelitian, Virus Corona Betah di Ruangan Minim Ventilasi
Senin, 27 April 2020 - 20:30:11 WIB

BIDIKONLINE.COM - Virus corona atau Covid-19 ditemukan betah berlama-lama mengudara di dalam ruangan yang penuh sesak ataupun ruangan yang minim ventilasi.

Penelitian baru menemukan potongan-potongan materi genetik virus tersebut melayang di udara toilet rumah sakit, bagian dalam ruangan yang dijejali banyak orang, dan kamar-kamar di mana staf medis melepas alat pelindung.

Dalam melakukan penelitiannya, para peneliti, yang dipimpin oleh Ke Lan dari Wuhan Universitas, membuat semacam 'perangkap' aerosol (partikel yang tertahan di udara) di dua rumah sakit di Wuhan, Cina, kota asal virus corona jenis baru penyebab Covid-19.

Mereka lalu menemukan aerosol di ruang-ruang perawatan, supermarket, dan bangunan tempat tinggal. Ada pula yang terdeteksi di toilet dan dua daerah yang dilewati banyak orang, termasuk ruang tertutup di dekat salah satu rumah sakit.

Konsentrasi yang tinggi utamanya muncul di ruangan-ruangan di mana staf medis melepas alat pelindung. Hal ini dapat menunjukkan bahwa partikel yang mencemari peralatan mereka kembali mengudara ketika masker, sarung tangan, dan pakaian mereka dilepas.

“Temuan ini menyoroti pentingnya ventilasi, membatasi keramaian, dan upaya sanitasi yang cermat,” ungkap para peneliti.

Pertanyaan tentang seberapa mudah virus corona dapat menyebar di udara telah menjadi bahan perdebatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan risiko itu terbatas pada keadaan-keadaan tertentu.

Namun, seiring dengan bertambahnya jumlah kasus terinfeksi di seluruh dunia hingga menembus total 3 juta kasus per hari ini, para ilmuwan berusaha memahami dengan tepat bagaimana kontaminasi virus corona dapat terjadi.

Setiap orang diketahui mengeluarkan dua jenis droplet atau percikan cairan tubuh ketika mereka bernapas, batuk, atau berbicara.

Droplet yang lebih besar jatuh ke tanah sebelum menguap, sehingga menyebabkan kontaminasi sebagian besar melalui benda-benda di mana percikan itu mengendap. Adapun droplet lebih kecil, yang kemudian membentuk aerosol, bisa bertahan di udara selama berjam-jam.

Meski demikian, penelitian tersebut, yang diterbitkan di jurnal Nature Research pada Senin 27 April 2020, tidak berupaya memastikan apakah partikel-partikel yang ada di udara itu dapat menyebabkan infeksi.(r1)

 


Berita Lainnya :
  • Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan
  • Ini Pesan Bupati Alfedri ke Para Jamaah
  • Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
  • Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020
  • Satlantas Polres Siak Gelar Baksos
  • Polda Riau Luncurkan Satgas Pemburu Teking Covid-19
  • Wako Firdaus Dukung Kehadiran Tim Pemburu Teking Covid-19
  • Plh Bupati Bengkalis H. Bustami Lantik 32 Orang Anggota BPD Gerbang Laksamana
  • Kapolsubsektor Pelalawan Ajak Jemaah Terapkan Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan