ton beras dari Pemerintah Pusat untuk dibagikan secara gratis kepada warga. Bantuan itu akan dibagikan kepada warga yang terdaftar di Da...[read more] "> ton beras dari Pemerintah Pusat untuk dibagikan secara gratis kepada warga. Bantuan itu akan dibagikan kepada warga yang terdaftar di Da" />
Senin, 01 Juni 2020
Follow Us:
21:40 WIB - Gubri Tinjau Mall Bagan Batu dan Pasar Tradisional Pajak Lama | 21:40 WIB - Pemkab Rohil Tegaskan Siap Jalankan New Normal Covid-19 | 21:40 WIB - Bupati Kampar Sisir Masyarakat Miskin Kota Garo yang belum Terima Sembako | 21:40 WIB - Bupati Kampar ; Sinergitas dan Kebersamaan Lalui Cobaan | 21:40 WIB - Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil | 21:40 WIB - Pemko Pekanbaru Targetkan Bantuan Tahap II Disalurkan Pekan Depan
/ Pekanbaru / Pemko Pekanbaru akan Salurkan Bantuan Beras dari Pusat ke Warga Terdata DTKS /
Pemko Pekanbaru akan Salurkan Bantuan Beras dari Pusat ke Warga Terdata DTKS
Senin, 06 April 2020 - 11:40:57 WIB
PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menerima bantuan 100 ton beras dari Pemerintah Pusat untuk dibagikan secara gratis kepada warga. Bantuan itu akan dibagikan kepada warga yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Ada bantuan pemerintah pusat gratis, beras 100 ton. Sedang kita hitung, cuma data yang dipakai adalah dari Kementerian Sosial, yang di DTKS," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru Chairani, Minggu (5/4/2020).

Ia mengakui, dalam aturannya, sebenarnya untuk di luar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Namun, Walikota Pekanbaru, kata Chairani, ingin bantuan itu dibagikan semua, baik STKS, BPNT juga PKH.

"Tadi pak wali ingin kalau bisa semuanya. Cuma kan ini apakah cukup atau tidak. Ini sedang dihitung-hitung dengan bantuan Pemko bagaimana. Nah kalau dalam aturan kita berarti kan data DTKS, di luar non bansos," jelasnya.

Artinya, jika hanya memakai DTKS ada sebanyak 19.523 Kepala Keluarga, dengan jumlah 82.080 jiwa yang akan mendapatkan bantuan itu. Namun, tidak menutup kemungkinan, penerima bantuan itu akan bertambah. Sebab, Dinsos saat ini masih mendata warga yang berhak menerima bantuan di tengah wabah virus Corona atau Covid-19.

"Tunggu (pembagian), nanti semuanya, kalau memang arahan pak wali dibagi, akan kita bagi. Yang jelas kita sudah mengajukan ke Bulog," jelasnya.

Chairani menambahkan, jatah kabupaten kota se-Indonesia sama, yaitu 100 ton beras. Sedangkan provinsi mendapatkan jatah 200 ton.

"Beras saja. Inilah stimulan pemerintah untuk membantu masyarakat. Semua kabupaten kota se-Indonesia jatahnya 100 ton, provinsi 200 ton. Ketika nanti kabupaten kota tidak mencukupi, boleh minta ke provinsi," jelasnya. (MCR)


Berita Lainnya :
  • Gubri Tinjau Mall Bagan Batu dan Pasar Tradisional Pajak Lama
  • Pemkab Rohil Tegaskan Siap Jalankan New Normal Covid-19
  • Bupati Kampar Sisir Masyarakat Miskin Kota Garo yang belum Terima Sembako
  • Bupati Kampar ; Sinergitas dan Kebersamaan Lalui Cobaan
  • Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil
  • Pemko Pekanbaru Targetkan Bantuan Tahap II Disalurkan Pekan Depan
  • DPRD Pekanbaru Minta Dana Sertifikasi Guru Segera Dicairkan
  • Gubri Tinjau Posko Check Point Perbatasan Riau-Sumut di Rohil
  • Rapid Test Massal, 10 Warga Tenayan Raya Reaktif
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan