Jumlah dokter yang meninggal di masa pandemi coronavirus diseases (Covid-19) kembali bertambah. Teranyar, ada dua dokter lagi yang meni...[read more] "> Jumlah dokter yang meninggal di masa pandemi coronavirus diseases (Covid-19) kembali bertambah. Teranyar, ada dua dokter lagi yang meni" />
Selasa, 26 Mei 2020
Follow Us:
17:12 WIB - Hari Raya Idul Fitri, Hotspot Terdeteksi di Dumai dan Siak | 17:12 WIB - 307.193 Pelanggan PLN Riau Dapat Stimulus Listrik Gratis | 17:12 WIB - Vaksin Corona yang Dikembangkan China Hasilnya Menjanjikan | 17:12 WIB - BMKG: Hari Ini Sebagian Wilayah Riau akan Diguyur Hujan | 17:12 WIB - Pria Ini Tikam Anggota BPD Hingga Tewas | 17:12 WIB - 376 Warga Binaan Lapas Kelas II A Tembilahan Terima Remisi Idul Fitri
/ Nasional / 2 Dokter Meninggal Terkait Corona: 1 Positif, 1 PDP /
2 Dokter Meninggal Terkait Corona: 1 Positif, 1 PDP
Sabtu, 04 April 2020 - 14:09:46 WIB

Jakarta (Bidikonline.com) - Jumlah dokter yang meninggal di masa pandemi coronavirus diseases (Covid-19) kembali bertambah. Teranyar, ada dua dokter lagi yang meninggal dunia. Satu dokter telah terkonfirmasi positif Corona, sementara satu lainnya meninggal dalam status sebagai pasien dalam pemantauan (PDP).

Kedua dokter tersebut adalah Dokter Bernadette Albertine Francisca dan Dokter Ketty Herawati Sultana. Sebelum kedua dokter tersebut sakit, mereka berdua terus aktif berpraktek di rumah sakit masing-masing.

"Informasi yang kami peroleh sampai hari ini dokter Bernadette di Makasar itu statusnya PDP. Sudah dilakukan rapid tes positif, swab tes dijadwalkan hari ini atau belum dilakukan sampai beliau wafat semalam," kata humas PB IDI Halik Malik saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Halik selain 15 dokter tersebut, masih ada beberapa dokter lainnya yang diduga meninggal dunia akibat COVID-19. Namun pihak IDI masih belum mendapat konfirmasi terkait laporan tersebut.

"Ada beberapa dokter lagi yang dikabarkan meninggal, namun belum berhasil ditelusuri lebih jauh. Semoga pengorbanan mereka menjadi api semangat bagi kita semua untuk bersama-sama mengatasi pandemi ini lebih cepat," ujar Halik.

Halik berharap faktor penularan COVID-19 yang menimpa para tenaga medis dapat dikurangi. Pihak IDI ingin agar ada penelusuran lebih jauh terkait risiko penularan COVID-19 terhadap para tenaga medis.

"Banyaknya petugas medis yang terpapar virus Corona selama pandemi COVID-19 di Indonesia menjadi concern tersendiri di internal IDI untuk dilakukan penelusuran lebih jauh terkait faktor risiko dan antisipasinya," tutur Halik.(detik)


Berita Lainnya :
  • Hari Raya Idul Fitri, Hotspot Terdeteksi di Dumai dan Siak
  • 307.193 Pelanggan PLN Riau Dapat Stimulus Listrik Gratis
  • Vaksin Corona yang Dikembangkan China Hasilnya Menjanjikan
  • BMKG: Hari Ini Sebagian Wilayah Riau akan Diguyur Hujan
  • Pria Ini Tikam Anggota BPD Hingga Tewas
  • 376 Warga Binaan Lapas Kelas II A Tembilahan Terima Remisi Idul Fitri
  • 373 Warga Binaan Lapas Kelas II B Pasirpengaraian Dapat Remisi
  • Gubri Minta ASN dan THL Pemprov Riau Kembali Kerja Besok
  • Gubri Rayakan Ulang Tahun Rumah Sakit Arifin Achmad ke 44
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan