Nasib mengenaskan dialami Muharianto (52), Seorang guru yang bertugas di Kabupaten Sumbawa Barat, NTB. Dari rumah, ia pamit untuk mengaja...[read more] "> Nasib mengenaskan dialami Muharianto (52), Seorang guru yang bertugas di Kabupaten Sumbawa Barat, NTB. Dari rumah, ia pamit untuk mengaja" />
Selasa, 07 April 2020
Follow Us:
20:37 WIB - Bupati Siak Bagikan 1400 Paket Sembako untuk ODP Covid-19 | 20:37 WIB - Bupati Inhil Imbau Masyarakat Tetap Tenang | 20:37 WIB - Bupati Tinjau Rencana Lokasi Isolasi di Taman Rekreasi Stanum | 20:37 WIB - Keterangan Plh Bupati Bengkalis Soal Anggaran Penanganan Covid-19 | 20:37 WIB - Pemda Kampar Naikkan Status Siaga Jadi Tanggap Darurat Covid-19 | 20:37 WIB - Badria Rikasari Jabat Plt Sekwan Pekanbaru
/ Lintas Nusantara / Guru Tewas dengan Tubuh Tertancap Tombak /
Guru Tewas dengan Tubuh Tertancap Tombak
Selasa, 25 Februari 2020 - 12:44:37 WIB

BIDIKONLINE.COM  -  Nasib mengenaskan dialami Muharianto (52), Seorang guru yang bertugas di Kabupaten Sumbawa Barat, NTB. Dari rumah, ia pamit untuk mengajar ke sekolah.  Namun rupanya itu adalah kali terakhir ia bisa bertemu keluarganya dalam kondisi hidup.

Muharianto tak pernah sampai ke sekolah seperti yang dikatakannya. Di tengah jalan, ia malah meregang nyawa dan akhirnya tewas bersimbah darah. Saat pertama kali ditemukan, di tubuhnya masih tertancap tombak panjang. Dia diduga dibunuh salah seorang warga yang merasa sakit hati kepadanya.

Baca Juga: Alami Depresi, Pria Asal Bangkok Ini Membunuh dan Memutilasi Ibunya, Sebelum Akhirnya Bunuh Diri Dengan Cara Mengerikan

Mayatnya  ditemukan tergeletak di bendungan Bangkat Monteh Kecamatan Brang Rea, KSB Senin (25/2/2020) kemarin. Dari hasil olah TKP dan penyelidikan, korban diduga dibunuh Ruslan (34), yang merupakan warga di desa yang sama.

Dilansir detik, Selasa 25 Februari 2020, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suryono mengatakan, sebelum dibunuh, korban pamit kepada keluarga untuk pergi mengajar.

"Korban berangkat dari rumahnya menuju Desa Bangkat Monteh Kecamatan Brang Rea untuk mengajar. Pada saat melewati TKP, korban dan pelaku saling bertemu. Ketika itu korban sempat mengatakan kalimat tidak enak kepada pelaku, sehingga pelaku tidak terima dan akhirnya mengejar korban," ungkapnya.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Sesampainya di TKP di Bendungan Bangkat Monteh, pelaku melempar tombak dan mengenai lengan kiri korban.

"Korban yang sempat melarikan diri akhirnya gagal dan pelaku langsung melayangkan tombak ke arah tubuh korban dan langsung menebas bagian leher dan tangan kiri korban menggunakan parang," tambahnya.

Baca Juga: Mengerikan, Tiga Kaki Anak-Anak yang Terpotong Ditemukan di Sebuah Gudang di Malaysia Setelah Dibawa Oleh Sekawanan Anjing

Tak lama setelah peristiwa itu terungkap, Ruslan menyerahkan diri ke Polres Sumbawa. "Pelaku datang ke Mapolres Sumbawa Barat dan mengaku telah menghabiskan nyawa seorang laki-laki dengan membawa satu bilah parang yang masih disarungkan. Parang tersebut diduga digunakan untuk menghabisi korban di bendungan Bangkat Monteh Kecamatan Brang Rea KSB," terang Herman lagi. (r24)
 



Berita Lainnya :
  • Bupati Siak Bagikan 1400 Paket Sembako untuk ODP Covid-19
  • Bupati Inhil Imbau Masyarakat Tetap Tenang
  • Bupati Tinjau Rencana Lokasi Isolasi di Taman Rekreasi Stanum
  • Keterangan Plh Bupati Bengkalis Soal Anggaran Penanganan Covid-19
  • Pemda Kampar Naikkan Status Siaga Jadi Tanggap Darurat Covid-19
  • Badria Rikasari Jabat Plt Sekwan Pekanbaru
  • Gubri Gelar Pertemuan Bersama IDI dan PPNI Riau
  • Pemko Pekanbaru akan Salurkan Bantuan Beras dari Pusat ke Warga Terdata DTKS
  • Gubri Semangati Tim Medis Covid-19 Awal Bros
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan