Pekanbaru (Bidikonline)-  Terkait pernyataan Morlan Simanjuntak, memberikan uang ke oknum pengurus DPC Kampar sebesar Rp 100 juta se...[read more] "> Pekanbaru (Bidikonline)-  Terkait pernyataan Morlan Simanjuntak, memberikan uang ke oknum pengurus DPC Kampar sebesar Rp 100 juta se" />
Jum'at, 28 Februari 2020
Follow Us:
Kamis, 27 Februari 2020 - 21:17 WIB
Sekretariat DPRD Bengkalis Rapat ke Kanwil Kemenkumham Riau
Kamis, 27 Februari 2020 - 21:00 WIB
Gubernur Syamsuar: Pangan Jadi PR Terbesar Riau
Kamis, 27 Februari 2020 - 20:45 WIB
Pemprov Riau Gelar Rapat Persiapan Haji dan MTQ
20:45 WIB - Bupati Alfedri Hampiri Lautan Manusia di MTQ ke XIX Tualang | 20:45 WIB - Sekretariat DPRD Bengkalis Rapat ke Kanwil Kemenkumham Riau | 20:45 WIB - Bupati Kampar Hadiri Pengukuhan Gelar Adat Persukuan Kampai | 20:45 WIB - Gubernur Syamsuar: Pangan Jadi PR Terbesar Riau | 20:45 WIB - Pemprov Riau Gelar Rapat Persiapan Haji dan MTQ | 20:45 WIB - Bupati Inhu Hadiri Grand Launching IPEKA
/ Pekanbaru / Ketua DPC PDIP Kampar Bantah Tudingan MS /
Ketua DPC PDIP Kampar Bantah Tudingan MS
Kamis, 13 Februari 2020 - 20:29:40 WIB
Pekanbaru (Bidikonline) -  Terkait pernyataan Morlan Simanjuntak, memberikan uang ke oknum pengurus DPC Kampar sebesar Rp 100 juta seperti yang dilansir riauone.com dibantah tegas ketua DPC PDIP Kampar, Hanafiah, kepada Bidikonline.com Kamis (13/2/2020)

Menurut Hanafi kepada Bidikonline bahwa apa yang disampaikan Morlan Simanjuntak,  sama sekali tidak benar justru dia (Morlan-red) memutar balikkan fakta, menurut Hanafi bahwa pada saa itu Morlan  minta supaya jangan dipecat jadi caleg anggota DPRD dan bersedia membuat surat pernyataan siap memberikan kontribusi terhadap kegiatan partai.

Kontribusinya,  beliau (Morlan-red) bersedia  memberikan sumbangan bantuan pembangunan kantor DPC PDIP kampar sebesar Rp 100 juta. Sejak dibuatnya surat pernyataan itu,  sampai sekarang tidak pernah diberikannya, jelas Hanafi.
“Jika ada bukti transfer uang Rp 100 juta yang disampaikan kepada kami (pengurus-red)  tolong tunjukkan bukti transfernya, jelas Hanafi dengan kesal.

Nyanyian merdu Morlan ini berawal dari kasus pidana yang menimpa dirinya berujung pemecatannya sebagai calon legeslatif (caleg) DPRD Kampar dari dapil V Siak Hulu-Pantai Raja. Tak terima dipecat dari partai dan caleg DPRD Kampar pada tanggal 2 Desember 2019 lalu, berbagai trik dilakukan namun kandas, nyanyian kecil mulai dilantunkan Morlan.

Seperti yang dilansir di portal riauone.com pada tanggal 13/2/2020, dimana Morlan Simanjuntak menyampaikan telah memberikan sejumlah uang kepada TF Yang jumlah menurut Morlan Seratus juta untuk TF  dan 15 juta ke rekening WM. (bdk-02)



Berita Lainnya :
  • Bupati Alfedri Hampiri Lautan Manusia di MTQ ke XIX Tualang
  • Sekretariat DPRD Bengkalis Rapat ke Kanwil Kemenkumham Riau
  • Bupati Kampar Hadiri Pengukuhan Gelar Adat Persukuan Kampai
  • Gubernur Syamsuar: Pangan Jadi PR Terbesar Riau
  • Pemprov Riau Gelar Rapat Persiapan Haji dan MTQ
  • Bupati Inhu Hadiri Grand Launching IPEKA
  • Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten
  • Staf Ahli Bupati Inhil Ikuti Rakernis di Balikpapan
  • Bengkalis Ikuti Sosialisasi Penegakan Hukum Karhutla
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan