Pekanbaru (Bidikonline)-  Terkait pernyataan Morlan Simanjuntak, memberikan uang ke oknum pengurus DPC Kampar sebesar Rp 100 juta se...[read more] "> Pekanbaru (Bidikonline)-  Terkait pernyataan Morlan Simanjuntak, memberikan uang ke oknum pengurus DPC Kampar sebesar Rp 100 juta se" />
Senin, 21 09 2020
Follow Us:
Kamis, 25 September 2020 - 20:25 WIB
Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020
Kamis, 25 September 2020 - 18:02 WIB
Satlantas Polres Siak Gelar Baksos
Senin, 21 September 2020 - 13:54 WIB
Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan
13:54 WIB - Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan | 13:54 WIB - Ini Pesan Bupati Alfedri ke Para Jamaah | 13:54 WIB - Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi | 13:54 WIB - Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020 | 13:54 WIB - Satlantas Polres Siak Gelar Baksos | 13:54 WIB - Polda Riau Luncurkan Satgas Pemburu Teking Covid-19
/ Pekanbaru / Ketua DPC PDIP Kampar Bantah Tudingan MS /
Ketua DPC PDIP Kampar Bantah Tudingan MS
Kamis, 13 Februari 2020 - 20:29:40 WIB
Pekanbaru (Bidikonline) -  Terkait pernyataan Morlan Simanjuntak, memberikan uang ke oknum pengurus DPC Kampar sebesar Rp 100 juta seperti yang dilansir riauone.com dibantah tegas ketua DPC PDIP Kampar, Hanafiah, kepada Bidikonline.com Kamis (13/2/2020)

Menurut Hanafi kepada Bidikonline bahwa apa yang disampaikan Morlan Simanjuntak,  sama sekali tidak benar justru dia (Morlan-red) memutar balikkan fakta, menurut Hanafi bahwa pada saa itu Morlan  minta supaya jangan dipecat jadi caleg anggota DPRD dan bersedia membuat surat pernyataan siap memberikan kontribusi terhadap kegiatan partai.

Kontribusinya,  beliau (Morlan-red) bersedia  memberikan sumbangan bantuan pembangunan kantor DPC PDIP kampar sebesar Rp 100 juta. Sejak dibuatnya surat pernyataan itu,  sampai sekarang tidak pernah diberikannya, jelas Hanafi.
“Jika ada bukti transfer uang Rp 100 juta yang disampaikan kepada kami (pengurus-red)  tolong tunjukkan bukti transfernya, jelas Hanafi dengan kesal.

Nyanyian merdu Morlan ini berawal dari kasus pidana yang menimpa dirinya berujung pemecatannya sebagai calon legeslatif (caleg) DPRD Kampar dari dapil V Siak Hulu-Pantai Raja. Tak terima dipecat dari partai dan caleg DPRD Kampar pada tanggal 2 Desember 2019 lalu, berbagai trik dilakukan namun kandas, nyanyian kecil mulai dilantunkan Morlan.

Seperti yang dilansir di portal riauone.com pada tanggal 13/2/2020, dimana Morlan Simanjuntak menyampaikan telah memberikan sejumlah uang kepada TF Yang jumlah menurut Morlan Seratus juta untuk TF  dan 15 juta ke rekening WM. (bdk-02)



Berita Lainnya :
  • Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan
  • Ini Pesan Bupati Alfedri ke Para Jamaah
  • Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
  • Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020
  • Satlantas Polres Siak Gelar Baksos
  • Polda Riau Luncurkan Satgas Pemburu Teking Covid-19
  • Wako Firdaus Dukung Kehadiran Tim Pemburu Teking Covid-19
  • Plh Bupati Bengkalis H. Bustami Lantik 32 Orang Anggota BPD Gerbang Laksamana
  • Kapolsubsektor Pelalawan Ajak Jemaah Terapkan Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan