Erik Francisco masih berlumuran darah ketika dia digiring ke dalam mobil polisi. Pria berusia 46 tahun ini telah membunuh istrinya, Ingr...[read more] "> Erik Francisco masih berlumuran darah ketika dia digiring ke dalam mobil polisi. Pria berusia 46 tahun ini telah membunuh istrinya, Ingr" />
Jum'at, 28 Februari 2020
Follow Us:
Kamis, 27 Februari 2020 - 21:17 WIB
Sekretariat DPRD Bengkalis Rapat ke Kanwil Kemenkumham Riau
Kamis, 27 Februari 2020 - 21:00 WIB
Gubernur Syamsuar: Pangan Jadi PR Terbesar Riau
Kamis, 27 Februari 2020 - 20:45 WIB
Pemprov Riau Gelar Rapat Persiapan Haji dan MTQ
20:45 WIB - Bupati Alfedri Hampiri Lautan Manusia di MTQ ke XIX Tualang | 20:45 WIB - Sekretariat DPRD Bengkalis Rapat ke Kanwil Kemenkumham Riau | 20:45 WIB - Bupati Kampar Hadiri Pengukuhan Gelar Adat Persukuan Kampai | 20:45 WIB - Gubernur Syamsuar: Pangan Jadi PR Terbesar Riau | 20:45 WIB - Pemprov Riau Gelar Rapat Persiapan Haji dan MTQ | 20:45 WIB - Bupati Inhu Hadiri Grand Launching IPEKA
/ Hukum / Suami Mutilasi dan Kuliti Tubuh Istrinya /
Suami Mutilasi dan Kuliti Tubuh Istrinya
Rabu, 12 Februari 2020 - 15:21:50 WIB

BIDIKONLINE.COM -
Erik Francisco masih berlumuran darah ketika dia digiring ke dalam mobil polisi. Pria berusia 46 tahun ini telah membunuh istrinya, Ingrid Escamilla.

Ia memotong-motong tubuh wanita berusia 25 tahun itu, dan mengulitinya, sehingga ia bisa membuang bukti-bukti ke saluran pembuangan.

Tapi sebelum sempat melenyapkan mayat Excamilla, ia menelpon mantan istrinya untuk mengakui pembunuhan tersebut.

Polisi mengatakan, mereka menemukan pisau dapur besar yang diduga merupakan senjata pembunuh, di sebelah tubuh korban. Itu juga berlumuran darah.

Dilansir Rakyatku.com, ketika ditangkap, Erik bertelanjang dada. Foto yang dirilis di media menunjukkan darah di wajah, leher, dada dan perutnya.

Kepada polisi, ia mengatakan bahwa dia menyesal telah membunuh istrinya, dan bahwa dia melakukan kejahatan itu karena kecemburuan.

Francisco mengatakan dia telah menggunakan narkoba dan mengoceh bahwa dia melakukan kejahatan karena "iblis telah menangkapnya".

Setelah penangkapan Erik, tetangganya mengungkapkan bahwa sejumlah orang telah mendengar gangguan keras di rumah korban pada jam-jam awal pagi, tetapi tidak ada dari mereka yang berpikir untuk memanggil polisi. (rsc)



Berita Lainnya :
  • Bupati Alfedri Hampiri Lautan Manusia di MTQ ke XIX Tualang
  • Sekretariat DPRD Bengkalis Rapat ke Kanwil Kemenkumham Riau
  • Bupati Kampar Hadiri Pengukuhan Gelar Adat Persukuan Kampai
  • Gubernur Syamsuar: Pangan Jadi PR Terbesar Riau
  • Pemprov Riau Gelar Rapat Persiapan Haji dan MTQ
  • Bupati Inhu Hadiri Grand Launching IPEKA
  • Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten
  • Staf Ahli Bupati Inhil Ikuti Rakernis di Balikpapan
  • Bengkalis Ikuti Sosialisasi Penegakan Hukum Karhutla
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan