Erik Francisco masih berlumuran darah ketika dia digiring ke dalam mobil polisi. Pria berusia 46 tahun ini telah membunuh istrinya, Ingr...[read more] "> Erik Francisco masih berlumuran darah ketika dia digiring ke dalam mobil polisi. Pria berusia 46 tahun ini telah membunuh istrinya, Ingr" />
Senin, 21 09 2020
Follow Us:
Kamis, 25 September 2020 - 20:25 WIB
Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020
Kamis, 25 September 2020 - 18:02 WIB
Satlantas Polres Siak Gelar Baksos
Senin, 21 September 2020 - 13:54 WIB
Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan
13:54 WIB - Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan | 13:54 WIB - Ini Pesan Bupati Alfedri ke Para Jamaah | 13:54 WIB - Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi | 13:54 WIB - Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020 | 13:54 WIB - Satlantas Polres Siak Gelar Baksos | 13:54 WIB - Polda Riau Luncurkan Satgas Pemburu Teking Covid-19
/ Hukum / Suami Mutilasi dan Kuliti Tubuh Istrinya /
Suami Mutilasi dan Kuliti Tubuh Istrinya
Rabu, 12 Februari 2020 - 15:21:50 WIB

BIDIKONLINE.COM -
Erik Francisco masih berlumuran darah ketika dia digiring ke dalam mobil polisi. Pria berusia 46 tahun ini telah membunuh istrinya, Ingrid Escamilla.

Ia memotong-motong tubuh wanita berusia 25 tahun itu, dan mengulitinya, sehingga ia bisa membuang bukti-bukti ke saluran pembuangan.

Tapi sebelum sempat melenyapkan mayat Excamilla, ia menelpon mantan istrinya untuk mengakui pembunuhan tersebut.

Polisi mengatakan, mereka menemukan pisau dapur besar yang diduga merupakan senjata pembunuh, di sebelah tubuh korban. Itu juga berlumuran darah.

Dilansir Rakyatku.com, ketika ditangkap, Erik bertelanjang dada. Foto yang dirilis di media menunjukkan darah di wajah, leher, dada dan perutnya.

Kepada polisi, ia mengatakan bahwa dia menyesal telah membunuh istrinya, dan bahwa dia melakukan kejahatan itu karena kecemburuan.

Francisco mengatakan dia telah menggunakan narkoba dan mengoceh bahwa dia melakukan kejahatan karena "iblis telah menangkapnya".

Setelah penangkapan Erik, tetangganya mengungkapkan bahwa sejumlah orang telah mendengar gangguan keras di rumah korban pada jam-jam awal pagi, tetapi tidak ada dari mereka yang berpikir untuk memanggil polisi. (rsc)



Berita Lainnya :
  • Areal PT RPS Sudah Tidak Sesuai Peruntukan
  • Ini Pesan Bupati Alfedri ke Para Jamaah
  • Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
  • Bupati Siak Pimpin Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan 2020
  • Satlantas Polres Siak Gelar Baksos
  • Polda Riau Luncurkan Satgas Pemburu Teking Covid-19
  • Wako Firdaus Dukung Kehadiran Tim Pemburu Teking Covid-19
  • Plh Bupati Bengkalis H. Bustami Lantik 32 Orang Anggota BPD Gerbang Laksamana
  • Kapolsubsektor Pelalawan Ajak Jemaah Terapkan Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan