Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mengungkapkan pada tahun 2019, jumlah balita yang menderita stunting (kerdil) di Riau mencapai 16....[read more] "> Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mengungkapkan pada tahun 2019, jumlah balita yang menderita stunting (kerdil) di Riau mencapai 16." />
Jum'at, 28 Februari 2020
Follow Us:
Kamis, 27 Februari 2020 - 21:17 WIB
Sekretariat DPRD Bengkalis Rapat ke Kanwil Kemenkumham Riau
Kamis, 27 Februari 2020 - 21:00 WIB
Gubernur Syamsuar: Pangan Jadi PR Terbesar Riau
Kamis, 27 Februari 2020 - 20:45 WIB
Pemprov Riau Gelar Rapat Persiapan Haji dan MTQ
20:45 WIB - Bupati Alfedri Hampiri Lautan Manusia di MTQ ke XIX Tualang | 20:45 WIB - Sekretariat DPRD Bengkalis Rapat ke Kanwil Kemenkumham Riau | 20:45 WIB - Bupati Kampar Hadiri Pengukuhan Gelar Adat Persukuan Kampai | 20:45 WIB - Gubernur Syamsuar: Pangan Jadi PR Terbesar Riau | 20:45 WIB - Pemprov Riau Gelar Rapat Persiapan Haji dan MTQ | 20:45 WIB - Bupati Inhu Hadiri Grand Launching IPEKA
/ Riau / Kekurangan Gizi, 16.275 Balita di Riau Alami Stunting /
Kekurangan Gizi, 16.275 Balita di Riau Alami Stunting
Jumat, 10 Januari 2020 - 21:36:10 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mengungkapkan pada tahun 2019, jumlah balita yang menderita stunting (kerdil) di Riau mencapai 16.275 balita.

Kepala Diskes Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa, jumlah jumlah balita di Riau pada tahun lalu sebanyak 601.000 jiwa. Dari jumlah tersebut, baru 149.280 balita yang melakukan pengukuran berdasarkan ukuran Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM).

"Jadi baru 24,8 persen yang baru diukur, baru seperempatnya. Hasilnya didapati ada sebanyak 16.275 balita yang mengalami stunting karena tinggi badannya tidak sesuai usia atau 10,9 persen," kata Mimi di Pekanbaru, Jumat (10/1/2020).

Melihat kenyataan ini, Mimi pun mengajak masyarakat Riau untuk lebih memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi oleh keluarga mereka, khususnya ibu hamil dan bayi.

Menurutnya, stunting terjadi diakibatkan pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur sehingga kekurangan gizi.

Selain mengajak pola makan sehat dan teratur, Mimi menganjurkan ibu hamil juga mengkonsumsi tablet tambah darah.

"Untuk menekan jumlah stunting di Riau, mari perhatikan pola makan kita," ajak Mimi. (grc)



Berita Lainnya :
  • Bupati Alfedri Hampiri Lautan Manusia di MTQ ke XIX Tualang
  • Sekretariat DPRD Bengkalis Rapat ke Kanwil Kemenkumham Riau
  • Bupati Kampar Hadiri Pengukuhan Gelar Adat Persukuan Kampai
  • Gubernur Syamsuar: Pangan Jadi PR Terbesar Riau
  • Pemprov Riau Gelar Rapat Persiapan Haji dan MTQ
  • Bupati Inhu Hadiri Grand Launching IPEKA
  • Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten
  • Staf Ahli Bupati Inhil Ikuti Rakernis di Balikpapan
  • Bengkalis Ikuti Sosialisasi Penegakan Hukum Karhutla
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan