Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mengungkapkan pada tahun 2019, jumlah balita yang menderita stunting (kerdil) di Riau mencapai 16....[read more] "> Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mengungkapkan pada tahun 2019, jumlah balita yang menderita stunting (kerdil) di Riau mencapai 16." />
Senin, 20 Januari 2020
Follow Us:
Sabtu, 11 Januari 2020 - 11:08 WIB
Presiden Resmikan Pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan
Jumat, 10 Januari 2020 - 22:17 WIB
Wahyu Setiawan Mundur dari KPU
Jumat, 10 Januari 2020 - 22:13 WIB
Bupati Siak Minta Para Penghulu Selaraskan Penyusunan APBKam
22:13 WIB - Media Berperan Berantas Korupsi | 22:13 WIB - Wabup inhil Silaturahmi Bersama Pengurus LBDH inhil | 22:13 WIB - Bupati Inhil Hadiri Coffe Morning Sekaligus Pisah Sambut Kepala Kantor KPPBC TMP | 22:13 WIB - Buka Rakerda LPTQ, Wardan Berharap Kemajuan Besar | 22:13 WIB - PDI Perjuangan Bentuk Tim Hukum | 22:13 WIB - Presiden Resmikan Pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan
/ Riau / Kekurangan Gizi, 16.275 Balita di Riau Alami Stunting /
Kekurangan Gizi, 16.275 Balita di Riau Alami Stunting
Jumat, 10 Januari 2020 - 21:36:10 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mengungkapkan pada tahun 2019, jumlah balita yang menderita stunting (kerdil) di Riau mencapai 16.275 balita.

Kepala Diskes Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa, jumlah jumlah balita di Riau pada tahun lalu sebanyak 601.000 jiwa. Dari jumlah tersebut, baru 149.280 balita yang melakukan pengukuran berdasarkan ukuran Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM).

"Jadi baru 24,8 persen yang baru diukur, baru seperempatnya. Hasilnya didapati ada sebanyak 16.275 balita yang mengalami stunting karena tinggi badannya tidak sesuai usia atau 10,9 persen," kata Mimi di Pekanbaru, Jumat (10/1/2020).

Melihat kenyataan ini, Mimi pun mengajak masyarakat Riau untuk lebih memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi oleh keluarga mereka, khususnya ibu hamil dan bayi.

Menurutnya, stunting terjadi diakibatkan pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur sehingga kekurangan gizi.

Selain mengajak pola makan sehat dan teratur, Mimi menganjurkan ibu hamil juga mengkonsumsi tablet tambah darah.

"Untuk menekan jumlah stunting di Riau, mari perhatikan pola makan kita," ajak Mimi. (grc)



Berita Lainnya :
  • Media Berperan Berantas Korupsi
  • Wabup inhil Silaturahmi Bersama Pengurus LBDH inhil
  • Bupati Inhil Hadiri Coffe Morning Sekaligus Pisah Sambut Kepala Kantor KPPBC TMP
  • Buka Rakerda LPTQ, Wardan Berharap Kemajuan Besar
  • PDI Perjuangan Bentuk Tim Hukum
  • Presiden Resmikan Pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan
  • Gedung Teknologi Informasi dan Komunikasi UNRI Terbakar
  • Kekurangan Gizi, 16.275 Balita di Riau Alami Stunting
  • Polda Riau Tanam 26 Ribu Pohon
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan