Perayaan Natal 2019, merupakan berkah yang tiada tara bagi umat kristiani. Tidak terkecuali, bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ...[read more] "> Perayaan Natal 2019, merupakan berkah yang tiada tara bagi umat kristiani. Tidak terkecuali, bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) " />
Minggu, 12 Juli 2020
Follow Us:
19:30 WIB - Bupati Inhil Sorot Ekonomi Seberang Tembilahan dan Akses Transportasi Pasca Longsor | 19:30 WIB - Bupati Alfedri Ingatkan Masyarakat Patuhi Prorokol Kesehatan Pandemi Covid-19 | 19:30 WIB - Sejak 2015 WN Prancis ini Cabuli 305 Anak Dibawah Umur di Indonesia | 19:30 WIB - Gubri Ingin BPKP Kawal Kinerja Pemprov Riau | 19:30 WIB - Gubri Sebut Aplikasi Mata Bansos Solusi Penyaluran Bantuan | 19:30 WIB - Bupati Siak Tandatangani Dana Hibah Pilkada 2020
/ Indragiri Hulu / Natal 2019, Puluhan Napi Rutan Rengat Terima Pengampunan /
Natal 2019, Puluhan Napi Rutan Rengat Terima Pengampunan
Kamis, 26 Desember 2019 - 17:59:10 WIB

INDRAGIRI HULU (Bidikonline.com)  - Perayaan Natal 2019, merupakan berkah yang tiada tara bagi umat kristiani. Tidak terkecuali, bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapina yang saat ini tengah menjalani hukuman.

Seperti di Kabupaten Indragiri Hulu Riau, 26 Narapidana penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat, menerima remisi khusus Natal tahun 2019.

Dan Surat Keputusan (SK) remisi dengan Nomor: W4.PAS.12.PK.02.03-1466 itu, diserahkan lansung Kepala Rutan Kelas II B Rengat, Bejo Sukirman SH MH atas nama Kanwil Kementetian Hukum dan HAM Riau, Rabu (25/12/2019).

Kepala Rutan Kelas IIB Rengat, Bejo Sukirman, membenarkan jumlah tersebut. "Ada 26 narapidana yang kita usulkan sebagai penerima remisi, dan semuanya disetujui oleh Kanwil Kemenkum HAM Riau," kata Bejo menjawab RiauLink.com, Rabu (25/12/2019).

Dikatakan Bejo, remisi atau pengurangan hukuman ini, diberikan khusus kepada narapidana yang beragama kristen, bertepatan dengan perayaan Natal 2019.

Remisi ini tidak serta merta diberikan, melainkan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh masing-masing narapidana, yaitu berupa kelengkapan administratif dan substantif sesuai ketentuan dan perundangan yang berlaku.

"Ada dua syarat utama yang harus dipenuhi oleh narapidana sebelum diajukan untuk mendapatkan remisi, yakni berkelakuan baik selama menjalani masa pidana, dan telah menjalani masa pidana lebih dari 6 (enam) bulan," tutur Bejo.

Masih kata Bejo, berdasarkan usulan pemberian remisi yang diajukan kepada, Kanwil Kemenkum HAM, masa remisi yang diterima 26 narapidana itu bervariasi yakni, remisi selama 15 hari diterima 8 orang,
remisi selama 1 bulan diterima oleh 16 orang, dan remisi selama 1 Bulan 15 hari diterima oleh 6 orang.

"Dengan demikian, melalui pemberian remisi khusus Natal ini, diharapkan dapat memotivasi Narapidana untuk menjadi pribadi yang lebih baik, baik selama menjalani pidana, maupun saat bebas nanti," tutup Bejo. (rlc)


Berita Lainnya :
  • Bupati Inhil Sorot Ekonomi Seberang Tembilahan dan Akses Transportasi Pasca Longsor
  • Bupati Alfedri Ingatkan Masyarakat Patuhi Prorokol Kesehatan Pandemi Covid-19
  • Sejak 2015 WN Prancis ini Cabuli 305 Anak Dibawah Umur di Indonesia
  • Gubri Ingin BPKP Kawal Kinerja Pemprov Riau
  • Gubri Sebut Aplikasi Mata Bansos Solusi Penyaluran Bantuan
  • Bupati Siak Tandatangani Dana Hibah Pilkada 2020
  • Diresmikan Bupati Wardan , Kecamatan Kempas Juga Punya Kampung Tangguh
  • Sekdaprov Riau Tinjau Swab Massal di Rohul
  • Masyarakat Apresiasi Pejuang Pemadam Karhutla Riau
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan