Wali Kota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, ST, MT menegaskan agar pelaku usaha mematuhi besaran Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2020. M...[read more] "> Wali Kota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, ST, MT menegaskan agar pelaku usaha mematuhi besaran Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2020. M" />
Minggu, 27 09 2020
Follow Us:
19:11 WIB - Bupati Kampar Lantik Pejabat Fungsional Auditor Ahli Utama Inspektorat Kabupaten Kampar | 19:11 WIB - Wakil Bupati Syamsuddin Uti Datangi Disdik Inhil | 19:11 WIB - Sekda Kampar serahkan Spanduk Himbauan Pencegahan Covid-19 | 19:11 WIB - Sekda Meranti Terima Kunker DPRD Riau | 19:11 WIB - Pemko Dumai Gelar Apel Ikrar Netralitas ASN Hadapi Pilkada | 19:11 WIB - Akhir Oktober APBD-P Ditargetkan Sudah Bisa Digunakan
/ Pekanbaru / Wako Tegaskan Pelaku Usaha Harus Patuhi UMK 2020 /
Wako Tegaskan Pelaku Usaha Harus Patuhi UMK 2020
Senin, 25 November 2019 - 18:35:33 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Wali Kota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, ST, MT menegaskan agar pelaku usaha mematuhi besaran Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2020. Mereka harus menerapkan UMK yang sudah ditetapkan.

Gubernur Riau sudah menandatangani surat keputusan terkait upah minimum kabupaten/kota di Provinsi Riau tahun 2020. UMK Pekanbaru nyaris mencapai Rp 3 Juta.

Besaran UMK Pekanbaru tahun 2020 mencapai Rp 2.997.971. "Jadi kita tegaskan kepada pelaku usaha, agar UMK ini harus diterapkan," terangnya, Senin (25/11/2019).

Menurutnya, perusahaan yang tidak menerapkan upah sesuai UMK terancam sanksi. Para pelaku usaha harus mengikuti besaran UMK yang ditetapkan pada tahun depan.

Firdaus menilai besaran UMK Pekanbaru sudah sesuai standar. Apalagi proses pembahasan sudah dihitung bersama.

Besaran UMK ini sesuai usulan bersama perwakilan pelaku usaha, pekerja dan pemerintah kota. Jumlah UMK ini sudah dikalkulasi bersama hingga akhirnya diusulkan ke Pemerintah Provinsi Riau.

"Besaran UMK ini sudah dihitung bersama, nanti kalau terlalu besar perusahaan bisa gulung tikar,"

Firdaus juga berpesan agar kalangan pekerja bisa menjalin hubungan harmonis dengan pemberi kerja. Adanya hubungan harmonis keduanya tentu berujung pada kesejahteraan pekerja.

"Perusahaannya sehat, pasti pekerjanya sejahtera," ulasnya.(Kominfo).



Berita Lainnya :
  • Bupati Kampar Lantik Pejabat Fungsional Auditor Ahli Utama Inspektorat Kabupaten Kampar
  • Wakil Bupati Syamsuddin Uti Datangi Disdik Inhil
  • Sekda Kampar serahkan Spanduk Himbauan Pencegahan Covid-19
  • Sekda Meranti Terima Kunker DPRD Riau
  • Pemko Dumai Gelar Apel Ikrar Netralitas ASN Hadapi Pilkada
  • Akhir Oktober APBD-P Ditargetkan Sudah Bisa Digunakan
  • Bupati Siak: Ubi Racun, Bisnis yang Menjanjikan
  • Kegiatan Alfedri Setelah Cuti dari Kursi Bupati Siak
  • Wali Kota Berencana Perpanjang PSBM di Kecamatan Tampan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan