Wali Kota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, ST, MT menegaskan agar pelaku usaha mematuhi besaran Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2020. M...[read more] "> Wali Kota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, ST, MT menegaskan agar pelaku usaha mematuhi besaran Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2020. M" />
Jum'at, 24 Januari 2020
Follow Us:
06:13 WIB - Ketua DPRD Riau Hadiri Peresmian Kantor Kejati Riau | 06:13 WIB - Tim Pendamping Hukum Franki Manalu Lanjutkan Kasasi ke Mahkamah Agung | 06:13 WIB - Sutarno Resmi Gantikan Herry Suhasmin Sebagai Kalapas Kelas II A Bangkinang | 06:13 WIB - Sardiyono Hadiri Rakor Bersama Gubri dan Forkopimda | 06:13 WIB - Rapat Banmus Perdana DPRD Riau Periode 2019-2024 | 06:13 WIB - Anggota DPRD Riau Terima Aksi Unras di Depan Kantor DPRD Riau
/ Pekanbaru / Wako Tegaskan Pelaku Usaha Harus Patuhi UMK 2020 /
Wako Tegaskan Pelaku Usaha Harus Patuhi UMK 2020
Senin, 25 November 2019 - 18:35:33 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Wali Kota Pekanbaru, DR. H. Firdaus, ST, MT menegaskan agar pelaku usaha mematuhi besaran Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2020. Mereka harus menerapkan UMK yang sudah ditetapkan.

Gubernur Riau sudah menandatangani surat keputusan terkait upah minimum kabupaten/kota di Provinsi Riau tahun 2020. UMK Pekanbaru nyaris mencapai Rp 3 Juta.

Besaran UMK Pekanbaru tahun 2020 mencapai Rp 2.997.971. "Jadi kita tegaskan kepada pelaku usaha, agar UMK ini harus diterapkan," terangnya, Senin (25/11/2019).

Menurutnya, perusahaan yang tidak menerapkan upah sesuai UMK terancam sanksi. Para pelaku usaha harus mengikuti besaran UMK yang ditetapkan pada tahun depan.

Firdaus menilai besaran UMK Pekanbaru sudah sesuai standar. Apalagi proses pembahasan sudah dihitung bersama.

Besaran UMK ini sesuai usulan bersama perwakilan pelaku usaha, pekerja dan pemerintah kota. Jumlah UMK ini sudah dikalkulasi bersama hingga akhirnya diusulkan ke Pemerintah Provinsi Riau.

"Besaran UMK ini sudah dihitung bersama, nanti kalau terlalu besar perusahaan bisa gulung tikar,"

Firdaus juga berpesan agar kalangan pekerja bisa menjalin hubungan harmonis dengan pemberi kerja. Adanya hubungan harmonis keduanya tentu berujung pada kesejahteraan pekerja.

"Perusahaannya sehat, pasti pekerjanya sejahtera," ulasnya.(Kominfo).



Berita Lainnya :
  • Ketua DPRD Riau Hadiri Peresmian Kantor Kejati Riau
  • Tim Pendamping Hukum Franki Manalu Lanjutkan Kasasi ke Mahkamah Agung
  • Sutarno Resmi Gantikan Herry Suhasmin Sebagai Kalapas Kelas II A Bangkinang
  • Sardiyono Hadiri Rakor Bersama Gubri dan Forkopimda
  • Rapat Banmus Perdana DPRD Riau Periode 2019-2024
  • Anggota DPRD Riau Terima Aksi Unras di Depan Kantor DPRD Riau
  • Pelantikan Pimpinan DPRD Riau Masa Jabatan 2019-2024
  • Bupati Kampar : Prioritaskan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
  • Bupati Tinjau Pembangunan Jembatan dan Jalan Interpretasi Kampar Kiri Hulu
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan