Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menerima penghargaan‎ sebagai Kota Sehat Swasti Saba Padapa tahun 2019 dari Menteri Dalam Neger...[read more] "> Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menerima penghargaan‎ sebagai Kota Sehat Swasti Saba Padapa tahun 2019 dari Menteri Dalam Neger" />
Sabtu, 04 April 2020
Follow Us:
Sabtu, 04 April 2020 - 14:21 WIB
Tujuh Hotspot Ada di Inhil
Sabtu, 04 April 2020 - 14:09 WIB
2 Dokter Meninggal Terkait Corona: 1 Positif, 1 PDP
Sabtu, 04 April 2020 - 13:57 WIB
Tangani Karhutla, DPRD Bengkalis Apresiasi PT SRL
13:57 WIB - Ketua DPRD Pimpin Rakor Penyuluhan Covid-19 Bersama Lintas Komisi dan Pemda Bengkalis | 13:57 WIB - Bupati Kampar Dampingi Pertemuan Gubernur Riau dan Sumbar di Perbatasan | 13:57 WIB - Tujuh Hotspot Ada di Inhil | 13:57 WIB - 2 Dokter Meninggal Terkait Corona: 1 Positif, 1 PDP | 13:57 WIB - Tangani Karhutla, DPRD Bengkalis Apresiasi PT SRL | 13:57 WIB - Mayat Mengambang Tanpa Identitas Gegerkan Warga Kuba Rengat
/ Rokan Hulu / Pemkab Rohul Terima Penghargaan Swasti Saba Padapa 2019 /
Pemkab Rohul Terima Penghargaan Swasti Saba Padapa 2019
Rabu, 20 November 2019 - 15:58:42 WIB

PASIRPANGARAIAN (Bidikonline.com) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menerima penghargaan‎ sebagai Kota Sehat Swasti Saba Padapa tahun 2019 dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Kesehatan (Menkes).

Penghargaan Kota Sehat Swasti Saba Padapa dari Mendagri dan Menkes ini diberikan langsung oleh Mendagri Tito Karnavian kepada Pemerintah Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2019 di Indonesia yang diwakili pimpinan daerah masing-masing.

Penghargaan tahun ini diberikan kepada 6 Gubernur, 177 Bupati dan Wali Kota, serta 3 motivator dari tim pembina yang aktif mengoordinasi dan membina seluruh forum kabupaten/kota di wilayah provinsinya untuk mewujudkan kawasan sehat.

Penghargaan diterima Pemkab Rohul diterima dan diwakili oleh Bupati‎ Rohul H Sukiman, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rohul dr Bambang Triono, di acara Penganugerahan Swasti Saba untuk Kabupaten/Kota Sehat 2019 di Ruang Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, pada Selasa (19/11/2019).

Penghargaan Kota Sehat Swasti Saba Padapa Kota Sehat tahun 2019 ini adalah penghargaan atas keberhasilan dalam menyelenggarakan kabupaten/kota sehat tahun 2019 untuk klasifikasi taraf pemantapan.

Menurut Bupati Rohul Sukiman penghargaan ini merupakan wujud kerja sama masyarakat Rohul dalam hal mewujudkan program Kabupaten Sehat tahun 2019, sesuai indikator penilaian dilakukan tim penilai dari bulan September lalu.

Penilaian Pelaksanaan KKS yang dilakukan terhadap pemerintah daerah sendiri mulai bedah dokumen, verifikasi lapangan, hingga menetapkan hasil bagi daerah yang akan mendapat penghargaan.‎

Penghargaan KKS dari Mendagri dan Kemenkes Republik Indonesia dilaksanakan dua tahun sekali, terdiri dari tiga tingkatan seperti Swasti Saba yaitu Pengembangan (Wistara), Pembinaan (Wiwerda), dan Pemantapan (Padapa).

Penilaian Kabupaten Kota Sehat dihelat setiap dua tahun sekali secara Nasional. Pada tahun 2019 ini Rohul meraih piala Swasti Saba Padapa (taraf pemantapan).

Diakuinya, keberhasilan Kabupaten Rohul meraih Penghargaan Swasti Saba Padapa pada 2019 menunjukkan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan lingkungan.

"Kita berharap hal ini terus dipertahankan masyarakat, bahwa pentingnya menjaga kesehatan lingkungan masing-masing," kata Bupati Rohul, Sukiman.‎

"Semoga momentum penghargaan Swasti Saba ini memberikan manfaat dan pemahaman yang sama akan arah dan kebijakan pembangunan kesehatan di kabupaten Rokan Hulu ini," pungkas Sukiman.‎

‎Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian mengatakan penghargaan Swasti Saba merupakan wujud apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang telah berdedikasi dalam menyelenggarakan KKS, sesuai Peraturan Bersama Mendagri dan Menkes Nomor 34 tahun 2005 dan Nomor /Menkes/PB/VIII/2005.

Tito mengungkapkan penyelenggaraan kabupaten/kota sehat merupakan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat secara harmonis, integrasi antar sektor untuk memenuhi kepentingan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif.

‎ Program KKS bertujuan, sambung Tito, mendorong terwujudnya kabupaten/kota yang bersih, aman, nyaman, dan sehat untuk dihuni serta sebagai tempat bekerja bagi warganya dengan melaksanakan berbagai program kesehatan dan sektor lain, sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakatnya.‎

Penyelenggaraan Program KKS sendiri melibatkan banyak lintas sektor dan lintas program melalui tujuh tatanan dalam KKS yaitu Kawasan Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum, Kawasan Sarana Lalu Lintas Tertib dan Pelayanan Transportasi.

Selanjutnya, Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat, Kawasan Pariwisata Sehat, Kawasan Pangan dan Gizi, Kehidupan Masyarakat Sehat yang Mandiri, serta Kehidupan Sosial yang Sehat.(rls)





Berita Lainnya :
  • Ketua DPRD Pimpin Rakor Penyuluhan Covid-19 Bersama Lintas Komisi dan Pemda Bengkalis
  • Bupati Kampar Dampingi Pertemuan Gubernur Riau dan Sumbar di Perbatasan
  • Tujuh Hotspot Ada di Inhil
  • 2 Dokter Meninggal Terkait Corona: 1 Positif, 1 PDP
  • Tangani Karhutla, DPRD Bengkalis Apresiasi PT SRL
  • Mayat Mengambang Tanpa Identitas Gegerkan Warga Kuba Rengat
  • Cegah Virus Corona, Diskominfotik Pajang Baliho Imbauan
  • Gubri Tetapkan Status Tanggap Darurat Akibat Covid-19 di Provinsi Riau
  • Kesal Tak Diberi Uang, Seorang Pemuda Bakar Rumah Orangtuanya
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan