Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perkotaan mendominasi pajak daerah di Kota Pekanbaru. Capaian PBB hingga 8 November 2019 mencapai Rp...[read more] "> Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perkotaan mendominasi pajak daerah di Kota Pekanbaru. Capaian PBB hingga 8 November 2019 mencapai Rp" />
Jum'at, 14 08 2020
Follow Us:
11:36 WIB - Hari Ini Empat Pasien Covid-19 di Siak, Sembuh | 11:36 WIB - Protokol Kesehatan Diperketat, Sanksi Bagi Pelanggar Menanti | 11:36 WIB - Masyarakat Diminta Utamakan Protokol Kesehatan Saat Pendistribusian Zakat Pola Konsumtif Tahap lll | 11:36 WIB - Satgas Terpadu Percepatan Penanganan Covid-19 Terus Melakukan Patroli dan Penindakan | 11:36 WIB - Posko Cegah Covid-19 Di Wilayah Perbatasan Kabupaten Terus Disiagakan | 11:36 WIB - Polsek Siak dan Satpol PP Siaga 24 Jam di Posko Covid-19
/ Pelalawan / PAD Pekanbaru Terbanyak dari PBB /
PAD Pekanbaru Terbanyak dari PBB
Rabu, 13 November 2019 - 15:20:11 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perkotaan mendominasi pajak daerah di Kota Pekanbaru. Capaian PBB hingga 8 November 2019 mencapai Rp 121, 2 miliar.

Data dari Bapenda Kota Pekanbaru, ada dua sektor pajak daerah lainnya juga mencapai ratusan miliar rupiah. Kedua sektor yakni BPHTB dan Pajak Restoran.

BPHTB pada awal November 2019 tercatat Rp 113,8 Miliar. Sedangkan Pajak Restoran pada periode tersebut mencapai Rp 100,7 Miliar.

Ada juga capaian pajak daerah yang masih rendah. Pajak sarang burung walet yang terhimpun baru Rp 128 juta.

Secara keseluruhan total pajak daerah di Kota Pekanbaru mencapai Rp 524, 9 miliar. Jumlah ini lebih tinggi dari periode yang sama pada tahun 2018.

Saat itu capaian pajak daerah hanya Rp 423,6 miliar. "Jadi ada tren kenaikan secara keseluruhan dibanding periode yang sama pada tahun lalu," jelas Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Selasa (12/11/2019).

Menurutnya, pajak daerah ini bersumber dari sebelas sektor. Capaian ini belum termasuk denda pajak daerah yang terkumpul sebesar Rp 4,9 miliar.

Bapenda Kota Pekanbaru sudah mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 529 miliar pajak daerah. Termasuk denda Rp 4,9 miliar.

Pria disapa Ami menyebut bahwa dirinya optimis bisa mencapai target pajak daerah sebesar Rp 800 miliar tahun 2019. Bapenda berupaya menggenjot pajak daerah hingga akhir tahun nanti. (Kominfo)


Berita Lainnya :
  • Hari Ini Empat Pasien Covid-19 di Siak, Sembuh
  • Protokol Kesehatan Diperketat, Sanksi Bagi Pelanggar Menanti
  • Masyarakat Diminta Utamakan Protokol Kesehatan Saat Pendistribusian Zakat Pola Konsumtif Tahap lll
  • Satgas Terpadu Percepatan Penanganan Covid-19 Terus Melakukan Patroli dan Penindakan
  • Posko Cegah Covid-19 Di Wilayah Perbatasan Kabupaten Terus Disiagakan
  • Polsek Siak dan Satpol PP Siaga 24 Jam di Posko Covid-19
  • Hasil Rapid Tes, Personil Bawaslu Nias Utara Empat Orang Dinyatakan Reaktif
  • Dukungan Pasangan Amizaro Waruwu dan Yusman Zega 'AMAN' Terus Mengalir
  • ASN Bawaslu Kabupaten Nias Utara Reaktif Covid - 19
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan