Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution akhirnya menanggapi masalah 'penolakan' dari anggota DPRD Riau terkait rencana penerintah provinsi...[read more] "> Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution akhirnya menanggapi masalah 'penolakan' dari anggota DPRD Riau terkait rencana penerintah provinsi" />
Rabu, 13 November 2019
Follow Us:
Selasa, 12 November 2019 - 22:45 WIB
Ketua Umum TP PKK Berganti, Kasmarni Ucapkan Selamat
Selasa, 12 November 2019 - 22:41 WIB
Kasmarni Hadiri Pelantikan Ketua Umum TP PKK di Jakarta
Selasa, 12 November 2019 - 22:10 WIB
Jampidsus Kejagung RI kagum dengan Istana Siak
22:10 WIB - Gerakan BEREH Jadi Inspirasi Pegawai di Kuta Baro | 22:10 WIB - Dyah Erti Terima Satyalancana Karya Satya | 22:10 WIB - Plt Gubernur Tinjau Proyek Otsus di Aceh Tengah dan Bener Meriah | 22:10 WIB - Kerjasama dengan BPPT, Pemerintah Aceh Ingin Hilirisasi Jadi Nafas Pembangunan | 22:10 WIB - Plt Gubernur Ajak Pemuda Aceh Perkuat Perdamaian | 22:10 WIB - Plt Gubernur Aceh Lepas Ekspor 4.900 ton CPO ke India
/ Pekanbaru / Pinjaman Daerah Jika Tidak Ada Aturan Dilanggar /
Pinjaman Daerah Jika Tidak Ada Aturan Dilanggar
Kamis, 07 November 2019 - 15:20:32 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution akhirnya menanggapi masalah 'penolakan' dari anggota DPRD Riau terkait rencana penerintah provinsi Riau melakukan peminjaman dana pada pihak ketiga sebesar Rp 4,4 triliun. Hal ini akan baru akan dilakukan jika tidak ada aturan yang dilanggar.

"Yang jelasnya semua kegiatan yang akan kita lakukan tidak ada aturan yang dilangggar. Termasuk rencana pinjaman ini, jadi kita lihat seperti apa tanggapan dari dewan karena tadi sudah kita berikan jawaban pandangan fraksi," sebutnya Rabu sore (06/11) setelah rapat paripurna penyampaian Jawaban Kepala Daerah atas Pandangan Umum Fraksi terhadab Raperda tentang APBD TA 2020.

Lebih jauh disampaikan, mengenai pinjaman daerah pada pihak ketiga ini diboleh asal tidak ada aturan yang dilanggar.

"Kalau bisa memberikan harapan untuk pembangunan kedepan, kenapa tidak kita lakukan. Tapi kita lihatlah nanti seperti apa tanggapan dari dewan terhadap jaeaban yang kita berikan tadi," katanya lagi menjelaskan.

Disampaikan juga, infrastruktur Riau nasih banyak yang belum memadai. Sementara kemampuan keuangan daerah tidak menadai, kalau hanya berpangku APBD penanganan infrastruktur tidak akan bisa diatasi dalam waktu cepat.

Maka diperlukan sumber pembiayaan lain yaitu melalui pinjaman yang berdasarkan perundang-undangan memungkinkan. (ADV)


Berita Lainnya :
  • Gerakan BEREH Jadi Inspirasi Pegawai di Kuta Baro
  • Dyah Erti Terima Satyalancana Karya Satya
  • Plt Gubernur Tinjau Proyek Otsus di Aceh Tengah dan Bener Meriah
  • Kerjasama dengan BPPT, Pemerintah Aceh Ingin Hilirisasi Jadi Nafas Pembangunan
  • Plt Gubernur Ajak Pemuda Aceh Perkuat Perdamaian
  • Plt Gubernur Aceh Lepas Ekspor 4.900 ton CPO ke India
  • Melalui Oman Aceh Megubah Citra
  • Plt Gubernur Aceh : MTQ Sarana Mencetak Generasi Qurani
  • Pemerintah Aceh Wacanakan Peleburan Dinas Pendidikan dengan Dinas Pendidikan Dayah
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan