Ratusan jemaah serta organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ikuti salat minta hujan atau ...[read more] "> Ratusan jemaah serta organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ikuti salat minta hujan atau " />
Minggu, 20 Oktober 2019
Follow Us:
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:18 WIB
Cara Pemkab Inhil Gali Potensi Motif Batik Daerah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:15 WIB
Pemerintah Buka 197.117 Formasi CPNS 2019
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:10 WIB
Bupati Kampar Buka Turnamen LSN 2019
17:10 WIB - Wakil Gubernur Riau Melakukan Sidak ke Beberapa Kedai Kopi | 17:10 WIB - Gubri Mengajak Seluruh Pihak Menjaga Kedaulatan Negara | 17:10 WIB - Cara Pemkab Inhil Gali Potensi Motif Batik Daerah | 17:10 WIB - Pemerintah Buka 197.117 Formasi CPNS 2019 | 17:10 WIB - Bupati Kampar Buka Turnamen LSN 2019 | 17:10 WIB - Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto Sidak Beberapa OPD
/ Rokan Hulu / Ratusan Jemaah dan Ormas Ikuti Salat Istisqa /
Ratusan Jemaah dan Ormas Ikuti Salat Istisqa
Rabu, 18 September 2019 - 16:00:49 WIB

PASIR PANGARAIAN (Bidikonline.com) - Ratusan jemaah serta organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ikuti salat minta hujan atau Salat Istisqa, Rabu (18/9/2019).‎

Salat Istisqa di lapangan MTQ Pematang Baih Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah diprakarsai Sapma PP, Gerakan Salat Subuh Berjemaah (GSSB), Front Pembela Islam (FPI), dan BEM ISQ‎.‎

Asisten III Setda Rohul Dr. H. Dipendri berharap, asap kiriman dari daerah lain bisa berkurang di daerahnya. Walau kondisi asap tidak separah di daerah lain, perlu dibentengi dengan dilaksanakan Salat Istisqa.‎

"Berharap ke depannya kita mendapat amar Allah," harap Dipendri, dan mengaku Bupati Rokan Hulu H. Sukiman tidak bisa mengikuti salat ini karena ada agenda kerja di Pekanbaru.‎

Dipendri  juga ucapkan terima kasih kepada lintas organisasi yang telah memprakarsai Salat Istisqa tersebut. Ia menilai, salat ini sangat membantu usaha pemerintah dalam penanggulangan asap.‎

Dipendri mengaku dalam penanggulangan asap, Pemkab Rokan Hulu bersama TNI dan Polri terus memantau titik api atau hotspot yang ada di 16 kecamatan.‎

"Untuk Rohul tidak ada titik api yang begitu bergejolak. Bupati juga mengatakan untuk Rokan Hulu‎ tidak ada titik api, kita aman. Yang ada di Rohuk adalah kabut kiriman dari daerah lain," ujarnya.‎

‎Ditanya minimnya pejabat Pemkab Rohul yang mengikuti shalat istisqa ini, Dipendri mengaku karena panitia bukan dari pemerintah daerah, sehingga tidak banyak dinas yang tahu adanya shalat ini.

"Tidak diumumkan secara menyeluruh, hanya pejabat-pejabat tertentu, kebetulan pada hari ini ada beberapa agenda rapat yang tidak bisa ditinggalkan," kata Dipendri dan mengaku Pemkab Rohul sangat mendukung Salat Istisqa.

Di tempat sama, Kakan Kemenag Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy, mengatakan pihaknya ikut bersama masyarakat melaksanakan shalat istisqa, untuk memohon kepada Allah agar kabut asap yang menyelimuti Riau, khususnya Rohul, tidak adalagi, sebab sudah mengganggu pernafasan.‎

"‎Dengan adanya shalat istisqa ini mudah-mudahan Allah menurunkan hujan, sehingga tentunya asap semakain berkurang. Kita harapkan semua bersih kembali seperti semula," harap Syahrudin.

Carataker FPI Rohul, Zainal, mengatakan mahasiswa bersama Ormas Islam ini awal mulanya akan melaksanakan demontrasi, namun ia menyarankan mahasiswa shalat istiswa, sebab pusat asap bukan di Kabupaten Rohull, melainkan berada di daerah lain‎.

‎Juga diakui Zainal, peran serta pemerintah daerah dalam penanggulangan asap di Kabupaten Rohul dinilainya akselerasi masih sangat lambat.‎

"Kami cenderung mengatakan tidak ada gerakan kalau di Rohul, sampai hari ini ya kami belum nampak gerakan pemerintah untuk gerakan ini," kata Zainal.‎

‎"Seharusnya mereka lebih aktif dari kami, bentuk kepedulian kami tentang negeri ini kami adakan Salat Istisqa, salah satu cara untuk mengetuk pintu langit supaya turun hujan, dan bencana ini segera berlalu," tambahnya.‎

Zainal juga mengharapkan,  pemerintah segera menuntaskan masalah asap di Provinsi Riau, sehingga masyarakat kembali bisa menghirup udara segar seperti sebelumnya.‎

"Jelasnya, ini adalah kerja kita bersama‎ kita Ormas Islam dengan mahasiswa," pungkas Zainal, dan mengaku Ormas Islam bersama mahasiswa siap audensi dengan Pemkab Rohul.(hrc)


Berita Lainnya :
  • Wakil Gubernur Riau Melakukan Sidak ke Beberapa Kedai Kopi
  • Gubri Mengajak Seluruh Pihak Menjaga Kedaulatan Negara
  • Cara Pemkab Inhil Gali Potensi Motif Batik Daerah
  • Pemerintah Buka 197.117 Formasi CPNS 2019
  • Bupati Kampar Buka Turnamen LSN 2019
  • Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto Sidak Beberapa OPD
  • Bupati Amril Mukminin Keluarkan SE Hari Libur Nasional
  • Bengkalis Partisipasi dan Siap Sukseskan Karnaval Kebudayaan Riau 2019
  • Pengurus Pusat Muslimat NU Apresiasi PCMNU Inhil
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan