Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Asri Auzar menilai, adalah sikap yang keliru menimpakan bencana kabut asap sepenuhnya menjadi tanggung ja...[read more] "> Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Asri Auzar menilai, adalah sikap yang keliru menimpakan bencana kabut asap sepenuhnya menjadi tanggung ja" />
Senin, 25 Mei 2020
Follow Us:
17:50 WIB - Gubri Gelar Gema Takbir Secara Virtual Dari Kediaman | 17:50 WIB - Harga Daging Sapi dan Ayam Kompak Naik | 17:50 WIB - Mahasiswa Rekam dan Gagalkan Aksi Maling di Kantor KPU Pelalawan | 17:50 WIB - Bupati Inhil Ucapkan Terima Kasih | 17:50 WIB - Malam Takbiran di Tengah Covid-19, Jalanan di Pekanbaru Malah Ramai | 17:50 WIB - Pemprov Riau Terima 2 Unit Incinerator limbah Infeksius
/ Pekanbaru / Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur /
Soal Asap,
Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur
Sabtu, 14 September 2019 - 16:14:32 WIB

PEKANBARU (BIDIKONLINE.COM)  - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Asri Auzar menilai, adalah sikap yang keliru menimpakan bencana kabut asap sepenuhnya menjadi tanggung jawab Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar. Apalagi ada opini yang sengaja “digoreng-goreng” seolah-olah kepergian Gubri ke Thailand sebagai sikap lari dari tanggung jawab.

“Janganlah menimpakan segalanya kepada Gubernur. Apalagi Gubernur ke Thailand itu juga dalam rangka memperjuangkan kepentingan Riau,” tegas Ketua DPD Partai Demokrat Riau itu, Jum’at (13/9) di Pekanbaru.

Asri menjelaskan bahwa dalam pemerintahan ada sistem yang berjalan. Bukan semata disandarkan kepada sebuah figur.

“Kan dalam pemerintahan itu ada sistem. Kalau Gubernur tidak ada, ada Wakil Gubernur. Begitu seterusnya,” jelasnya. Lagi pula di setiap kabupaten/kota ada kepala daerah, yakni bupati dan walikota. Bupati dan walikota inilah semestinya yang harus bertungkus-lumus menanggulangi bencana kabut asap. Karena yang punya wilayah itu bupati dan walikota. “Saya jadi heran, kenapa semua menyandarkan ke Gubernur. Nggak benar itu,” tegasnya lagi.

Asri juga menyinggung pernyataan tegas Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, yang menyatakan akan menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Apalagi Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau juga sudah menyampaikan permintaan kepada Presiden agar segera turun tangan.

“Mudah-mudahan beliau masih ingat dengan sikap tegasnya itu,” tandas Asri.

Asri mendesak agar Presiden Jokowi mengambil sikap tegas, termasuk mencabut izin semua perusahaan perkebunan yang arealnya terbakar. “Pusat tidak bisa lari dari masalah asap ini, karena izin-izin perkebunan ini Pusat (Kementerian LHK) yang mengeluarkan. Kalau sudah terbakar atau dibakar, kok malah Gubernur yang disalah-salahkan,” ucapnya geram.*(rtc)


Berita Lainnya :
  • Gubri Gelar Gema Takbir Secara Virtual Dari Kediaman
  • Harga Daging Sapi dan Ayam Kompak Naik
  • Mahasiswa Rekam dan Gagalkan Aksi Maling di Kantor KPU Pelalawan
  • Bupati Inhil Ucapkan Terima Kasih
  • Malam Takbiran di Tengah Covid-19, Jalanan di Pekanbaru Malah Ramai
  • Pemprov Riau Terima 2 Unit Incinerator limbah Infeksius
  • Sanksi Perbup Pelalawan PSBB Mulai Berlaku 25 Mei 2020
  • Gubri Tiadakan Open House Lebaran Idul Fitri
  • Soal Dua Website, Ini Terang Johansyah
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan