Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Asri Auzar menilai, adalah sikap yang keliru menimpakan bencana kabut asap sepenuhnya menjadi tanggung ja...[read more] "> Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Asri Auzar menilai, adalah sikap yang keliru menimpakan bencana kabut asap sepenuhnya menjadi tanggung ja" />
Minggu, 20 Oktober 2019
Follow Us:
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:18 WIB
Cara Pemkab Inhil Gali Potensi Motif Batik Daerah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:15 WIB
Pemerintah Buka 197.117 Formasi CPNS 2019
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:10 WIB
Bupati Kampar Buka Turnamen LSN 2019
17:10 WIB - Wakil Gubernur Riau Melakukan Sidak ke Beberapa Kedai Kopi | 17:10 WIB - Gubri Mengajak Seluruh Pihak Menjaga Kedaulatan Negara | 17:10 WIB - Cara Pemkab Inhil Gali Potensi Motif Batik Daerah | 17:10 WIB - Pemerintah Buka 197.117 Formasi CPNS 2019 | 17:10 WIB - Bupati Kampar Buka Turnamen LSN 2019 | 17:10 WIB - Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto Sidak Beberapa OPD
/ Pekanbaru / Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur /
Soal Asap,
Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur
Sabtu, 14 September 2019 - 16:14:32 WIB

PEKANBARU (BIDIKONLINE.COM)  - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Asri Auzar menilai, adalah sikap yang keliru menimpakan bencana kabut asap sepenuhnya menjadi tanggung jawab Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar. Apalagi ada opini yang sengaja “digoreng-goreng” seolah-olah kepergian Gubri ke Thailand sebagai sikap lari dari tanggung jawab.

“Janganlah menimpakan segalanya kepada Gubernur. Apalagi Gubernur ke Thailand itu juga dalam rangka memperjuangkan kepentingan Riau,” tegas Ketua DPD Partai Demokrat Riau itu, Jum’at (13/9) di Pekanbaru.

Asri menjelaskan bahwa dalam pemerintahan ada sistem yang berjalan. Bukan semata disandarkan kepada sebuah figur.

“Kan dalam pemerintahan itu ada sistem. Kalau Gubernur tidak ada, ada Wakil Gubernur. Begitu seterusnya,” jelasnya. Lagi pula di setiap kabupaten/kota ada kepala daerah, yakni bupati dan walikota. Bupati dan walikota inilah semestinya yang harus bertungkus-lumus menanggulangi bencana kabut asap. Karena yang punya wilayah itu bupati dan walikota. “Saya jadi heran, kenapa semua menyandarkan ke Gubernur. Nggak benar itu,” tegasnya lagi.

Asri juga menyinggung pernyataan tegas Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, yang menyatakan akan menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Apalagi Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau juga sudah menyampaikan permintaan kepada Presiden agar segera turun tangan.

“Mudah-mudahan beliau masih ingat dengan sikap tegasnya itu,” tandas Asri.

Asri mendesak agar Presiden Jokowi mengambil sikap tegas, termasuk mencabut izin semua perusahaan perkebunan yang arealnya terbakar. “Pusat tidak bisa lari dari masalah asap ini, karena izin-izin perkebunan ini Pusat (Kementerian LHK) yang mengeluarkan. Kalau sudah terbakar atau dibakar, kok malah Gubernur yang disalah-salahkan,” ucapnya geram.*(rtc)


Berita Lainnya :
  • Wakil Gubernur Riau Melakukan Sidak ke Beberapa Kedai Kopi
  • Gubri Mengajak Seluruh Pihak Menjaga Kedaulatan Negara
  • Cara Pemkab Inhil Gali Potensi Motif Batik Daerah
  • Pemerintah Buka 197.117 Formasi CPNS 2019
  • Bupati Kampar Buka Turnamen LSN 2019
  • Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto Sidak Beberapa OPD
  • Bupati Amril Mukminin Keluarkan SE Hari Libur Nasional
  • Bengkalis Partisipasi dan Siap Sukseskan Karnaval Kebudayaan Riau 2019
  • Pengurus Pusat Muslimat NU Apresiasi PCMNU Inhil
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan