Kisah ini sungguh tragis. Bukannya mendapatkan kasih sayang, Muhammad Ibrahim Ramadhan alias Akil  tewas mengenaskan di tangan ayah ...[read more] "> Kisah ini sungguh tragis. Bukannya mendapatkan kasih sayang, Muhammad Ibrahim Ramadhan alias Akil  tewas mengenaskan di tangan ayah " />
Jum'at, 15 November 2019
Follow Us:
Rabu, 13 November 2019 - 15:50 WIB
Pemprov Riau Lelang Kendaraan Dinas Secara Online
Rabu, 13 November 2019 - 15:20 WIB
PAD Pekanbaru Terbanyak dari PBB
Selasa, 12 November 2019 - 22:51 WIB
Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Kesepakatan Bersama dengan DJP Riau
22:51 WIB - Pj Sekdaprov Riau Hadiri Dialog Pentahelix | 22:51 WIB - Kadiskes Pekanbaru Imbau Masyarakat Waspada DBD | 22:51 WIB - Pemprov Riau Lelang Kendaraan Dinas Secara Online | 22:51 WIB - PAD Pekanbaru Terbanyak dari PBB | 22:51 WIB - Bapenda Pekanbaru Bakal Gelar Pekanbaru Property Expo | 22:51 WIB - Gerakan BEREH Jadi Inspirasi Pegawai di Kuta Baro
/ Hukum / Bayi 2 Tahun Tewas di Tangan Ayah Tirinya /
Bayi 2 Tahun Tewas di Tangan Ayah Tirinya
Jumat, 06 September 2019 - 19:30:11 WIB

LANGKAT (BIDIKONLINE.COM)– Kisah ini sungguh tragis. Bukannya mendapatkan kasih sayang, Muhammad Ibrahim Ramadhan alias Akil  tewas mengenaskan di tangan ayah tirinya, Ricky Sitepu(30).

Bocah dua tahun asal Dusun I Desa Panco Warno, Kecamatan Salapian, Langkat yang berbicarapun belum bisa itu tewas dengan cara memilukan. Tubuhnya yang masih sangat mungil dipukuli lalu disundut dengan api rokok pada bagian tangan, telinga dan bahunya.

Situasi yang sudah demikian lemah itu ternyata tak cukup membuat ayah tiri korban yang konon peristiwa ini juga diketahui ibu korban menjadi kasihan dan iba.

Dalam kondisi kesakitan yang amat sangat, tubuh Ibrahim Ramadhan lantas dimasukkan ke dalam karung goni lalu digantung di luar rumah hingga meninggal dunia.

Tak cukup hanya hingga meninggal dunia, kedua orang tuanya bahkan tega menguburkannya di areal perkebunan masih di desa tersebut.

Aksi busuk pelaku terbongkar setelah warga mencurigai bau busuk yang muncul di sekitar kebun milik warga bernama Sinar Tarigan.

Bau yang menyengat itu menimbulkan kecurigaan sehingga warga melaporkannya kepada personel Polsek Salapian, Polres Langkat, Sumatera Utara.

“Informasi dari warga, ada bau menyengat dari salah satu gundukan tanah di sekitar kebun karet,” kata Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Teuku Fathir dalam keterangannya kepada awak media, Kamis (5/9/2019) seperti dilansir dari metro24jam.com.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas dan dilakukan pembongkaran, ternyata bau tersebut berasal dari mayat terkubur. Dari sana, polisi langsung melakukan penelusuran hingga ditemukan kalau korban adalah Muhammad Ibrahim Ramadhan alias Akil, bocah yang baru berusia 27 bulan.

''Saat ditemukan, jenazah korban yang terbungkus kain,'' kata dia.
 
Selanjutnya, jenazah bocah tersebut dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

Dari keterangan beberapa saksi, polisi kemudian menduga bahwa pelaku pembunuhan adalah orangtua korban sendiri.

Petugas pun langsung melakukan pengejaran untuk mencari keduanya.

“Rabu 4 September 2019 sekitar pikul 24.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap pasangan suami istri Riki Ramadhan Sitepu dan istrinya Sri Astuti di sekitar jalan umum Binjai-Bukit Lawang,” jelasnya.

Setelah diinterogasi, suami istri tersebut akhirnya mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap bocah tersebut.

Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sandal anak-anak, KTP atas Sri Astuti, gelang, cincin, HP merk Mito, dompet, sepatu merk Adidas serta baju dan celana anak-anak.

“Tersangka dijerat dengan pasal 340 juncto pasal 338 KUHPidana sub pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya.(rsc)


Berita Lainnya :
  • Pj Sekdaprov Riau Hadiri Dialog Pentahelix
  • Kadiskes Pekanbaru Imbau Masyarakat Waspada DBD
  • Pemprov Riau Lelang Kendaraan Dinas Secara Online
  • PAD Pekanbaru Terbanyak dari PBB
  • Bapenda Pekanbaru Bakal Gelar Pekanbaru Property Expo
  • Gerakan BEREH Jadi Inspirasi Pegawai di Kuta Baro
  • Dyah Erti Terima Satyalancana Karya Satya
  • Plt Gubernur Tinjau Proyek Otsus di Aceh Tengah dan Bener Meriah
  • Kerjasama dengan BPPT, Pemerintah Aceh Ingin Hilirisasi Jadi Nafas Pembangunan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan