Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT menegaskan, bahwa dua kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di antaranya Kaca Mayang dan Tunjuk Ajar ...[read more] "> Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT menegaskan, bahwa dua kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di antaranya Kaca Mayang dan Tunjuk Ajar " />
Jum'at, 20 09 2019
Follow Us:
Kamis, 19 September 2019 - 20:27 WIB
Gubernur Riau Buka Event TdSi
Kamis, 19 September 2019 - 16:38 WIB
Bupati Kampar ; Jalinan Silaturrahmi untuk Ciptakan Persatuan Bangsa
Kamis, 19 September 2019 - 15:53 WIB
78 Majelis Hakim Ikuti Kegiatan Pemantapan dari LPTQ Bengkalis
15:53 WIB - Ayat Cahyadi Ingatkan Orang Tua Awasi Anak-anak | 15:53 WIB - Gubri Sebut Karhutla Riau Sengaja Dibakar | 15:53 WIB - Gubernur Riau Buka Event TdSi | 15:53 WIB - Bupati Kampar ; Jalinan Silaturrahmi untuk Ciptakan Persatuan Bangsa | 15:53 WIB - 78 Majelis Hakim Ikuti Kegiatan Pemantapan dari LPTQ Bengkalis | 15:53 WIB - Bengkalis Masuk Nominasi Inovasi Government Award 2019
/ Pekanbaru / Wako Firdaus : RTH Mesti Steril dari Aktivitas PKL /
Wako Firdaus : RTH Mesti Steril dari Aktivitas PKL
Kamis, 05 September 2019 - 15:40:13 WIB

PEKANBARU (BIDIKONLINE.COM) - Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT menegaskan, bahwa dua kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di antaranya Kaca Mayang dan Tunjuk Ajar Integritas mesti steril dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL).

"Karena RTH ini bukan tempat berjualan bagi pedagang. Jadi tidak boleh ada pedagang makanan di dalam taman," ungkap walikota Kamis (5/9/2019).

Selain bebas dari PKL, sebut walikota, RTH Kaca Mayang di Jalan Jenderal Sudirman dan RTH Tunjuk Ajar Integritas di Jalan A Yani juga harus bebas dari keberadaan pengelola permainan anak-anak

"Permainan anak yang dikomersialkan juga tidak boleh beroperasi di RTH,"  ujar walikota.

Di samping itu, walikota juga menginginkan jam kunjung di RTH tetap berpatokan pada jadwal yang ditetapkan yakni hingga pukul 22.00 WIB. "Jam kunjungan juga harus disesuaikan," tutur walikota.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pertamanan Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, pembatasan jam kunjung di RTH itu sesuai kesepakatan bersama antara Dinas PUPR, Satpol PP, Dinas Perhubungan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP).

"Pembatasan jam kunjung ini karena banyaknya pedagang yang berjualan. Padahal, RTH ini dibangun untuk tempat santai sejenak oleh masyarakat, bukan tempat berdagang," ucap Edward. (kominfo)


Berita Lainnya :
  • Ayat Cahyadi Ingatkan Orang Tua Awasi Anak-anak
  • Gubri Sebut Karhutla Riau Sengaja Dibakar
  • Gubernur Riau Buka Event TdSi
  • Bupati Kampar ; Jalinan Silaturrahmi untuk Ciptakan Persatuan Bangsa
  • 78 Majelis Hakim Ikuti Kegiatan Pemantapan dari LPTQ Bengkalis
  • Bengkalis Masuk Nominasi Inovasi Government Award 2019
  • Bayi Bermata Satu dan Tanpa Hidung Lahir di Siak
  • Zulaikhah Wardan Resmikan PAUD Bunda Kasih Ibu
  • Bupati Wardan Resmikan Rumah Tahfidz Al-falah
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan