Program Gerakan Rumah Tahfidz Pemerintah Kabupaten Inhil resmi diluncurkan. Pencanangan salah satu program prioritas ini, menurut Bupat...[read more] "> Program Gerakan Rumah Tahfidz Pemerintah Kabupaten Inhil resmi diluncurkan. Pencanangan salah satu program prioritas ini, menurut Bupat" />
Jum'at, 20 09 2019
Follow Us:
Kamis, 19 September 2019 - 20:33 WIB
Gubri Sebut Karhutla Riau Sengaja Dibakar
Kamis, 19 September 2019 - 20:27 WIB
Gubernur Riau Buka Event TdSi
Kamis, 19 September 2019 - 16:38 WIB
Bupati Kampar ; Jalinan Silaturrahmi untuk Ciptakan Persatuan Bangsa
16:38 WIB - DPP Partai Nasdem Rekomendasikan Fa'atulo Sarumaha Jadi Wakil Ketua DPRD Nisel | 16:38 WIB - Ayat Cahyadi Ingatkan Orang Tua Awasi Anak-anak | 16:38 WIB - Gubri Sebut Karhutla Riau Sengaja Dibakar | 16:38 WIB - Gubernur Riau Buka Event TdSi | 16:38 WIB - Bupati Kampar ; Jalinan Silaturrahmi untuk Ciptakan Persatuan Bangsa | 16:38 WIB - 78 Majelis Hakim Ikuti Kegiatan Pemantapan dari LPTQ Bengkalis
/ Indragiri Hilir / Bupati Inhil Luncurkan Gerakan Rumah Tahfidz /
Bupati Inhil Luncurkan Gerakan Rumah Tahfidz
Sabtu, 31 Agustus 2019 - 14:34:08 WIB
 
INHIL (BIDIKONLINE.COM) - Program Gerakan Rumah Tahfidz Pemerintah Kabupaten Inhil resmi diluncurkan. Pencanangan salah satu program prioritas ini, menurut Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan merupakan sebuah konsep untuk memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia berbasis pengembangan keimanan dan ketakwaan.

Peluncuran program Gerakan Rumah Tahfidz atau yang dikenal dengan program 1 Desa / Kelurahan 1 Rumah Tahfidz ini dilaksanakan, Jumat (30/8/2019) di Venue Futsal, Tembilahan. Peluncuran dilakukan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr Muhammadiyah Amin MAg.

"Dasar pemikiran program 1 Desa / Kelurahan 1 Rumah Tahfidz sekaligus bisa menjadi ide kebijakan dan program pembangunan di daerah dan bisa pula menjadi semangat gerakan sosial yang dapat kita kembangkan bersama-sama kedepan," kata Bupati dalam sambutannya.

Program yang masuk dalam program Desa Maju Inhil Jaya Plus Terintegrasi ini, dikatakan Bupati, merupakan sebuah keniscayaan di Indragiri Hilir, jika dilihat dari antusias masyarakat di daerah yang haus akan belajar Islam, terutama dalam hal mempelajari dan menghafal Al-quran.

"Dengan berdirinya rumah tahfidz di Indragiri Hilir, Insya Allah akan melahirkan generasi dan masyarakat yang berbasiskan Islam dan Indragiri Hilir menjadi Baldatun Tayyibatun Warrabun Ghafur," papar Bupati.

Pelaksanaan program 1 Desa / Kelurahan 1 Rumah Tahfidz akan membawa setidaknya 5 misi yang akan dicapai nantinya. Kelima misi tersebut, ialah Melahirkan Para Musrif/Musrifah Al-quran di Indragiri Hilir, Menciptakan Satu Desa Satu Rumah Tahfidz Al-quran, Melahirkan Sumber Daya Manusia di Indragiri Hilir Berbasis Nilai-nilai Al-quran, Melahirkan Hafidz/Hafidzah Al-quran di setiap Desa di Seluruh Indragiri Hilir dan Terkelolanya Rumah Tahfidz Al-quran secara profesional di Indragiri Hilir.

Secara konseptual, Bupati menjelaskan, program 1 Desa / Kelurahan 1 Rumah Tahfidz merupakan program yang dicanangkan untuk melahirkan para penghafal Al-qur'an yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Untuk menggapai itu semua, dikatakan Bupati, perlu diwujudkan beberapa sub-program, yakni setiap kecamatan memiliki Rumah Tahfidz, satu desa / kelurahan satu Rumah Tahfidz, training atau daurah pengelolaan rumah tahfidz Al-quran dan berdirinya Ma'had Qur'ani sebagai pusat kajian Al-quran.

"Besar harapan kami, dengan adanya program 1 Desa / Kelurahan 1 Rumah Tahfidz ini, masyarakat terutama generasi muda di Kabupaten Indragiri Hilir juga semakin termotivasi untuk membaca dan menghafal Al-quran dengan baik dan benar sesuai dengan ilmu tajwid," kata Bupati berucap.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerin Agama Republik Indonesia, Prof Dr Muhammadiyah Amin MAg menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran program 1 Desa / Kelurahan 1 Rumah Tahfidz ini.

Dia mengaku, baru pertama kali mengikuti peluncuran program 1 Desa / Kelurahan 1 Rumah Tahfidz. Sebelumnya, menurut Muhammadiyah Amin, yang ada hanya 1 Provinsi 1 Rumah Tahfid atau paling tidak 1 Kabupaten 1 Rumah Tahfidz.

"Dan memang kekihatannya gejala untuk rumah tahfidz ini berkembang sejak 5 tahun terakhir. Boleh jadi setelah peluncuran program Gemar Mengaji oleh Menteri Agama. Hasilnya luar biasa, Saya menjadi penanggung jawab Musabaqah Hafalan Haditz Raja Arab Saudi yang penelitiannya di Kementerian Agama. Orang yang mendaftar menjadi tahfidz luar biasa," ungkapnya.

Dalam acara peluncuran program 1 Desa / Kelurahan 1 Rumah Tahfidz yang dirangkai dengan kegiatan Lomba Tulis Al-quran bagi Siswa/siswi, Santriawan/Santriwati ini turut hadir Sekjen Bimas Islam Kemenag RI, H Tarmizi Tohor, Direktur Penerangan Agama Islam, Kakanwil Kemenag Provinsi Riau dan Kabid Urais dan Binsyar Kemenag Provinsi Riau. (Adv)


Berita Lainnya :
  • DPP Partai Nasdem Rekomendasikan Fa'atulo Sarumaha Jadi Wakil Ketua DPRD Nisel
  • Ayat Cahyadi Ingatkan Orang Tua Awasi Anak-anak
  • Gubri Sebut Karhutla Riau Sengaja Dibakar
  • Gubernur Riau Buka Event TdSi
  • Bupati Kampar ; Jalinan Silaturrahmi untuk Ciptakan Persatuan Bangsa
  • 78 Majelis Hakim Ikuti Kegiatan Pemantapan dari LPTQ Bengkalis
  • Bengkalis Masuk Nominasi Inovasi Government Award 2019
  • Bayi Bermata Satu dan Tanpa Hidung Lahir di Siak
  • Zulaikhah Wardan Resmikan PAUD Bunda Kasih Ibu
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan