Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupten Kepulauan Meranti guna membahas dua desa...[read more] "> Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupten Kepulauan Meranti guna membahas dua desa" />
Rabu, 05 08 2020
Follow Us:
17:48 WIB - Miris,Satu Keluarga Masyarakat Desa Balefadorotuho di Keluarkan dari Kependudukan | 17:48 WIB - Warga Diingatkan Harus Jaga Jarak | 17:48 WIB - Gubri Syamsuar Sebut Swab Massal Solusi Putus Penyebaran Covid-19 | 17:48 WIB - Diskes Riau Dorong Pemkab Rohil Tingkatkan Tracing Kontak Pasien Covid-19 | 17:48 WIB - Fauzar Resmi Gantikan Said Syarifuddin Sebagai Penjabat Sekda Inhil | 17:48 WIB - Pemprov Riau Gelar Tes Swab Massal PNS dan THL
/ Meranti / Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa /
Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:26:40 WIB

MERANTI (BIDIKONLINE.COM) - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupten Kepulauan Meranti guna membahas dua desa persiapan yang akan diusulkan menjadi desa definitif, bertempat di Kantor BNPP baru-baru ini di Jakarta.

Rombongan Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepulauan Meranti Syamsuddin SH MH, langsung diterima oleh Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris BNPP, Suhajar Diantoro, dan jajaran pejabat BNPP.

Turut dalam rombongan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Meranti Drs Azza Fahroni, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerinyahan Desa Drs Ihkwani, Kabag Perbatasan Sekdakab Meranti Widodo, Camat Merbau Drs Wan Fahriarmi Kabid Desa Darwis SIp M.Si, Para Kepala Desa terkait, Kasubag Perbatasan Bagian Perbatasan Sekda Meranti Yusril dan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Asisten meminta rekomendasi terkait pemekaran Desa Persiapan Bina Sempian yang merupakan pemekaran dari Desa Kedabu Rapat Kecamatan Rangsang Pesisir dan Desa Persiapan Bumi Asri yang merupakan pemekaran dari Desa Lukit Kecamatan Merbau.

"Kedatangan kami disini mungkin sederhana, kami meminta rekomendasi atau katakanlah meminta sebuah dukungan dalam hal pemekaran dua desa tersebut," ujar Syamsuddin.

Syamsuddin menyampaikan dua desa tersebut merupakan desa terluar dan berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.

"Wilayah atau desa kami ini langsung berhadapan dengan negara tetangga yakni Malaysia," lanjutnya.

Plt Sekretaris BNPP, Suhajar Diantoro, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan rekomendasi secara objektif untuk disampaikan ke Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri.

"Nanti kami siapkan rekomendasinya secara objektif untuk diberikan ke Dirjen Pemdes," kata Suhajar.(rlc)


Berita Lainnya :
  • Miris,Satu Keluarga Masyarakat Desa Balefadorotuho di Keluarkan dari Kependudukan
  • Warga Diingatkan Harus Jaga Jarak
  • Gubri Syamsuar Sebut Swab Massal Solusi Putus Penyebaran Covid-19
  • Diskes Riau Dorong Pemkab Rohil Tingkatkan Tracing Kontak Pasien Covid-19
  • Fauzar Resmi Gantikan Said Syarifuddin Sebagai Penjabat Sekda Inhil
  • Pemprov Riau Gelar Tes Swab Massal PNS dan THL
  • Masyarakat Minta Polda Riau Seret Pelaku Karhutla di Merbau
  • Budi Yuwono: 9 orang Terkonfirmasi Positif Covid 19, 2 Orang Sembuh
  • Koramil 03/Siak, Polsek Kerinci Kanan dan Upika Siaga di Pos
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan