Malang nasib Nazwa (6 tahun), putri cilik asal Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Gadis kecil ini terpak...[read more] "> Malang nasib Nazwa (6 tahun), putri cilik asal Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Gadis kecil ini terpak" />
Minggu, 08 Desember 2019
Follow Us:
09:20 WIB - Mantan Napi Korupsi Boleh Ikut Pilkada, DPR Lihat Sisi Kemanusiaan | 09:20 WIB - Megawati Soekarnoputri : Kader Partai Jangan Lupa Diri dan Mabuk Kekuasaan | 09:20 WIB - Peminat Rumah DP 0 Rupiah Ribuan Orang, Tapi Verifikasinya Ketat | 09:20 WIB - Bupati Inhil Berolahraga Bersama Masyarakat di Area CFD | 09:20 WIB - Indonesia ke Peringkat 3 Klasemen SEA Games 2019 | 09:20 WIB - Wakil Wali Kota Minta Satgas Sampah Perluas Wilayah Pengawasan
/ Indragiri Hilir / Nazwa Butuh Biaya Dirawat di RS Pekanbaru /
Nazwa Butuh Biaya Dirawat di RS Pekanbaru
Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:23:50 WIB

INHIL (Bidikonline.com) - Malang nasib Nazwa (6 tahun), putri cilik asal Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Gadis kecil ini terpaksa harus kuat menahan derita atas penyakitnya dan hanya dapat terbaring lemah di RSUD Puri Husada Tembilahan, tanpa perawatan intensif sesuai dengan penyakit yang dideritanya.

Menurut informasi yang didapat, anak pasangan Dodi dan Yanti ini mengidap penyakit pembengkakan empedu hati. Disebabkan keterbatasan peralatan medis yang dimiliki oleh RSUD PH, pihak dokter menyarankan agar Nazwa segera dirujuk ke Pekanbaru.

"Iya pak, sakitnya sudah sangat parah. Trombosit dan HB nya sudah sangat jauh menurun. Kalau kita tahan di sini, kita khawatirkan justru akan lebih parah lagi. Makanya dokter menyarankan agar Nazwa bisa segera dibawa ke Pekanbaru yang memiliki peralatan lebih lengkap," ucap salah seorang perawat saat berbincang dengan awak media, Rabu (14/8/2019).

Diketahui, Nazwa berasal dari keluarga yang sangat kurang mampu. Dodi ayahnya, sehari-hari hanya bekerja menangkap udang di Sungai Indragiri, sepanjang desanya.

Menurut Tiar, salah seorang keluarga Nazwa, saat ini pihak keluarga tengah berembuk untuk mencari jalan keluar. Tapi menurutnya, kemungkinan Nazwa akan dibawa pulang saja, mengingat kondisi mereka sekeluarga memang rata-rata keluarga kurang mampu.

"Inilah kami akan berembuk. Tapi tak taulah bg, kami ni semue, keluarga tak mampu. Rasenye tak sanggup nak membawe anak ini ke Pekanbaru. Untuk makan sehari-hari saje, kami ni kembang kempis bang. Sekarang hanye bise berdoa, semoge ade jalan keluarnye dari Allah," ujar Tiar dengan logat Melayunya yang kental.

Menurut pantauan, Nazwa saat ini masih berada di RSUD PH Tembilahan, di ruang perawatan anak, Lantai II. Dirinya ditemani oleh kedua orang tua serta kakek nenek dan beberapa orang keluarganya. Jika ada para dermawan yang ingin membantu, silahkan menghubungi Edi, kakek kandung Nazwa di nomor 082392189238.

Keluarga Nazwa memang sangat berharap akan bantuan dari para dermawan. Sebab berbagai cara juga sudah ditempuh keluarga. Seperti mendatangi Dinas Sosial, diketahui pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang bisa menjamin pengobatan gratis memang belum dibuka kembali oleh Pemerintah Pusat sejak ditutup beberapa waktu lalu.

"Kuotanya penuh dan pusat belum membuka lagi. Tapi bantuan dari Dinas Sosial Inhil ada pak, ya cuma itu, jumlahnya hanya sekitar Rp2 juta saja," terang salah seorang pegawai Dinsos Inhil.

Sementara itu, BPJS yang baru diurus kemarin, juga baru bisa aktif 15 hari lagi. "Itulah bang, makanya kami dah pusing. Apalagi jalan yang mau kami tempuh," kata Edi, kakek yang selama ini merawat Nazwa.(hrc)



Berita Lainnya :
  • Mantan Napi Korupsi Boleh Ikut Pilkada, DPR Lihat Sisi Kemanusiaan
  • Megawati Soekarnoputri : Kader Partai Jangan Lupa Diri dan Mabuk Kekuasaan
  • Peminat Rumah DP 0 Rupiah Ribuan Orang, Tapi Verifikasinya Ketat
  • Bupati Inhil Berolahraga Bersama Masyarakat di Area CFD
  • Indonesia ke Peringkat 3 Klasemen SEA Games 2019
  • Wakil Wali Kota Minta Satgas Sampah Perluas Wilayah Pengawasan
  • Bupati Bengkalis Buka Sosialisasi Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Kawasan Hutan
  • Panmun Fraksi Terhadap Raperda Penyelenggaraan Kearsipan
  • Paripurna Revisi Perda No. 10/2015
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan