Pasangan suami istri asal Aceh Barat Daya (Abdya) Aceh kompak mencuri handphone di 12 lokasi di Banda Aceh. Gawai curian itu dipakai untu...[read more] "> Pasangan suami istri asal Aceh Barat Daya (Abdya) Aceh kompak mencuri handphone di 12 lokasi di Banda Aceh. Gawai curian itu dipakai untu" />
Minggu, 18 08 2019
Follow Us:
18:03 WIB - Jadilah Generasi Pejuang, Generasi Yang Menjaga Persatuan RI | 18:03 WIB - Momentum Kemerdekaan Perkokoh Tali Silaturahmi Bangsa Indonesia | 18:03 WIB - Bupati Alfedri Inspektur Upacara Detik-detik Proklamasi | 18:03 WIB - Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke -74 Kecamatan Siak Kecil Berjalan Penuh Khidmat | 18:03 WIB - Camat Telukdalam Jadi Inspektur Upacara, Anggota DPRD Baca Proklamasi | 18:03 WIB - Posyandu Berkah Bekerjasama Dengan Dinas Kesehatan Kota
/ Hukum / Pasutri Kompak Nyuri HP di 12 Lokasi /
Pasutri Kompak Nyuri HP di 12 Lokasi
Jumat, 26 Juli 2019 - 18:23:22 WIB

ACEH (BIDIKONLINE.COM)  - Pasangan suami istri asal Aceh Barat Daya (Abdya) Aceh kompak mencuri handphone di 12 lokasi di Banda Aceh. Gawai curian itu dipakai untuk berjudi.

Kedua tersangka berinisial IA dan istrinya Mar. Pasutri ini dihadirkan dalam konferensi pers lengkap dengan telepon seluler curian. Mereka ditangkap pada Sabtu (20/7/2019) lalu di kawasan Ulee Kareng, Banda Aceh.

"Dalam pemeriksaan terungkap pasutri ini melakukan tindak pidana pencurian sebanyak 12 kali. Tapi yang ada laporan 10 lokasi. Semuahya yang diambil handphone," kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto dalam konferensi pers di Mapolresta, Jumat (26/7).

Menurut Trisno, pasutri ini sudah melancarkan aksinya sejak 2017 lalu. Mereka mendatangi konter handphone dan berpura-pura sebagai pembeli.

Ketika penjual sibuk melayani dan mengambil barang, salah seorang tersangka mengambil gawai yang ada di kasir. Aksi mereka terekam kamera CCTV.

Pengungkapan kasus ini berawal dari sejumlah korban melapor ke Polresta Banda Aceh. Penyelidikan dilakukan termasuk melihat rekaman CCTV. Wajah mereka terekam jelas sehingga memudahkan polisi menangkap keduanya.

"HP yang diambil ini dari pengembangan dari pemeriksaan dipakai untuk bermain judi. Ini yang kita ungkap dari pengungkapan ini. Jadi motifnya untuk bermain judi," jelas Trisno didampingi Kanit Jatanras Polresta Banda Aceh Ipda Krisna Nanda Aufa.

Trisno mengungkapkan, pasangan suami istri ini sehari-hari bekerja sebagai petani. Usai diciduk, Mar kini ditahan di Rutan Lhoknga di Aceh Besar.

"Hasil pemeriksaan dia ambil HP semua. Dia kita jerat dengan pasal 362 tentang pencurian dengan pemberatan," ungkap Trisno. (rgc)



Berita Lainnya :
  • Jadilah Generasi Pejuang, Generasi Yang Menjaga Persatuan RI
  • Momentum Kemerdekaan Perkokoh Tali Silaturahmi Bangsa Indonesia
  • Bupati Alfedri Inspektur Upacara Detik-detik Proklamasi
  • Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke -74 Kecamatan Siak Kecil Berjalan Penuh Khidmat
  • Camat Telukdalam Jadi Inspektur Upacara, Anggota DPRD Baca Proklamasi
  • Posyandu Berkah Bekerjasama Dengan Dinas Kesehatan Kota
  • Jambore Kader PKK 2019 Tingkat Kota Segera Dimulai
  • Bupati Amril Hadiri Acara Pengukuhan Paskibra Bengkalis 2019
  • Bupati Bengkalis Nonton Bareng Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan