Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim memimpin Focus Group Discussion Percepatan Peningkatan Ekonomi Meranti Tahun 2019 dalam rangka men...[read more] "> Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim memimpin Focus Group Discussion Percepatan Peningkatan Ekonomi Meranti Tahun 2019 dalam rangka men" />
Jum'at, 23 08 2019
Follow Us:
20:25 WIB - Bupati Pelalawan Hadiri Acara Focus Group Disscussion (FGD) | 20:25 WIB - APBD-P 2019, Desa-desa di Riau Dapat Rp 200 juta | 20:25 WIB - Bupati Rohil Harapkan Semua Pihak Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama | 20:25 WIB - Pesan Wapres JK untuk Ustaz Abdul Somad: Beri Khotbah Harus Adem | 20:25 WIB - Pekanbaru akan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata | 20:25 WIB - Polres Dumai Musnahkan Narkoba Paket Besar
/ Meranti / Bappeda Meranti Gesa Percepatan Peningkatan Ekonomi Daerah /
Bappeda Meranti Gesa Percepatan Peningkatan Ekonomi Daerah
Rabu, 17 Juli 2019 - 22:24:55 WIB

MERANTI (Bidikonline.com) - Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim memimpin Focus Group Discussion Percepatan Peningkatan Ekonomi Meranti Tahun 2019 dalam rangka menyalurkan pemikiran bernas untuk mencari solusi dan rekomedasi percepatan peningkatan kemajuan Meranti, di Aula Bappeda, Rabu (17/7/2019).

Turut hadir dalam kegaitan ini, Kepala Dinas Perikanan Meranti H. Anwar Zainal, Kepala Dinas Perkebunan T. Effendi, Sekretaris Bappeda Meranti Agusyanto M.Si, Kabag Humas Hery Putra SH, Kabag Hukum Sekda Meranti Sudandri SH, Kabag Ekonomi Sekda Meranti Afifuddin, Kabag Adpem Sekda Padli, Sekretaris Dinas Perindag Meranti Rudi S.Ag MH, Prof. Dr. M. Bintoro, Prof. Azharuddin, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Ir. Jaka Insita, Perwakilan Dinas PU, dan lainnya.

Seperti disampaikan Kepala Bappeda Meranti yang diwakili Sekretaris Bappeda Agusyanto, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antar lembaga teknis di lingkungan Pemkab Meranti sehingga tercipta persepsi yang sama dalam hal pelaksanaan program peningkatan perekonomian di Meranti.

Menyikapi kegiatan itu, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, menegaskan kegiatan ini sangat penting dalam rangka menghimpun pemikiran bernas dari para tokoh yang nantinya akan menghasilkan rekomendasi yang menjadi dasar bagi OPD sesuai tugas dan fungsinya untuk menjalankan program strategis.

"Semoga kegiatan ini mamou menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi bagi Bapppeda untuk menyusun rencana pembangunan yang diiplementasikan oleh OPD terkait dalam uoaya mendorong percepatan ekonomi di Meranti," harap Wabup.

Dijelaskan Wabup, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkolerasi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dibutuhkan potensi sumber daya alam namun sumber daya alam tanpa didukung oleh manusia yang berpengetahuan dan berkualitas tidak akan ada gunanya.

Dicontohkan Wabup, seperti yang terjadi saat ini pada potensi perkebunan Kelapa Meranti, yang dihargai sangat murah karena masyarakat tidak mampu mengolahnya, padahal mulai dari buah, sabut, batok hingga daun kelapa jika diolah memiliki nilai ekonomi. Begitu juga Sagu, Hasil Perikanan dan lainnya.

Menurut Wabup, Meranti memilki  potensi yang cukup besar khususnya Sumber Daya Alam tapi tidak bisa dimanfaatkan artinya Meranti tidak bisa memanfaatkan sumber dayanya karena kurang pengetahuan untuk itu peningkatan SDM merupajan faktor penentu keberhasilan pembangunan disuatu daerah.

"Intinya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia dulu, sebab kualitas SDM menjadi indikator dari keberhasilan pembangunan," tegasnya.

Selanjutnya Wabup meminta kepada OPD terkait tidak terus menjalankan program yang gagal tanpa mengevaluasi penyebab kegagalan itu dan mendapatkan solusi untuk mengatasinya.

OPD harus dapat mengevaluasi kegagalan dari program yang dilaksanakan sehingga kedepan tidak terjadi lagi. Caranya dengan mencari pokok persoalan yang harus dituntaskan. Misal masalah gagal panen. Wabup menyerankan agar OPD mencari tahu penyebabnya dulu sebelum program kembali dilaksanakan.

"Misal gagal panen, apa yang kurang dan harus dilakukan jangan sampai tiap tahun terus berulang tanpa ada perubahan," jelasnya.

Untuk suksesnya perencanaan pembangunan, Wabup kembali menekankan peran aktif dari Bappeda sebagai ujung tombak perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya Bappeda jangan lagi berperan sebagai penampung perencanaan dari OPD tapi kembali pada fungsinya yakni sebagai perencana yang diaplikasikan melalui program ditiap OPD.

"Bappeda bukan tukang kumpul program OPD, tapi yang merencanakan pembangunan, OPD sebagai pihak pelaksana teknis," tukasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wabup berharap kegiatan ini dapat melahirkan rekomendasi yang bernas untuk ditindaklanjuti dalam upaya percepatan peningkatan ekonomi Meranti.

"Kegiatan ini jangan sampai hanya melahirkan rekomendasi tanpa tindak lanjut dan aksi nyata dari Bappeda yang diimplementasikan oleh OPD terkait," ucapnya mengakhiri.

Sekedar informasi, seperti dipaparkan Prof. Azharuddin, tingkat kemiskinan Meranti jauh menurun dari 43 Persen sejak awal berdiri menjadi 27.79 Persen. Meski jauh menurun dan berhasil memperkecil Gep, namun angka itu masih menjadi yang terbesar di Riau.

Penyebabnya adalah rendahnya harapan hidup, rendahnya pendapatan perkapita dan lama sekolah yang menjadi penentu nilai IPM.

Dalam diskusi itu dipaparkan Azharuddin berbagai hal terkait upaya peningkatan ekonomi Meranti melalui arah kebijakan yang harus dilakukan dalam menggesa peningkatan ekonomi Meranti.

Arah kebijakan itu Pertama penanggulangan kemiskinan, Kedua meningkatkan program perlindungan sosial, Ketiga peningkatan akses rumah tangga pada pelayanan dasar, Keemoat pemberdayaan masyarakat, Kelima pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif.

Lebih jauh dijelaskan Azharuddin, penyebab turunya ekonomi di Meranti disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya turunnya harga produksi perkebunan misalnya Kelapa, Karet dan lainnya. Hal ini menyebabkan petani menjadi malas yang berdampak pada turunya kekuatan ekonomi keluarga.

"Jadi yang harus dilakukan oleh Pemerintah adalah bagaina cara agar harga komoditi tetap stabil sehingga para petani tetap bersemangat," ujarnya.

Penyebab selanjutnya adalah, kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengelola potensi yang SDA yang ada, yang ditandai dengan banyaknya potensi yang terbuang seperti dicontohkan oleh Wakil Bupati diawal sambutannya.

Solusinya menurut Azharruddin, diperlukan pelatihan dan pendidikan kepada masyarakat yang didukung dengan teknologi tepat guna seperti pembangunan Industri hilir.

"Sebab potensi SDA saja tidak cukup tanpa didukung oleh potensi SDM yang berkualitas agar seluruh potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal," pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Prof. Bintoro yang memaparkan cara peningkatan ekonomi Meranti dengan memanfaatkan potensi perkebunan khususnya Sagu yang diolah menjadi berbagai komoditi yang mampu mendongkrak ekonomi masyarakat yang otomatis meningkatkan ekonomi Meranti secara keseluruhan.

Dalam kegiatan itu tampak terjadi tanya jawab antara peserta dan pembicara tentang berbagai hal yang harus dilakukan dalam upaya peningkatan ekonomi Meranti. Semua pemikiran bernas dicatat dan disimpulkan oleh Bappeda Meranti sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun rencana pembangunan daerah kedepan.(rmc)




Berita Lainnya :
  • Bupati Pelalawan Hadiri Acara Focus Group Disscussion (FGD)
  • APBD-P 2019, Desa-desa di Riau Dapat Rp 200 juta
  • Bupati Rohil Harapkan Semua Pihak Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama
  • Pesan Wapres JK untuk Ustaz Abdul Somad: Beri Khotbah Harus Adem
  • Pekanbaru akan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata
  • Polres Dumai Musnahkan Narkoba Paket Besar
  • 4 Perusahaan di Riau Ini Disegel KLHK
  • Wakil Bupati Inhil Lantik Kepala Desa Karya Tunas Jaya
  • Bupati Siak Hadiri Rakernas Apkasi
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan