Terdakwa yang berinisial Sy (49) tertunduk lemas setelah mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru yan...[read more] "> Terdakwa yang berinisial Sy (49) tertunduk lemas setelah mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru yan" />
Senin, 22 Juli 2019
Follow Us:
Senin, 22 Juli 2019 - 08:47 WIB
Pemkab Gandeng IKKS Pekanbaru
Senin, 22 Juli 2019 - 08:44 WIB
65 Peserta Festival Layang-layang Meriahkan Hari Adhiyaksa
Senin, 22 Juli 2019 - 08:41 WIB
Bupati Rohul Dukung Budaya Melayu Riau
08:41 WIB - Ketua DPRD Meranti Hadiri Pawai Ta'aruf MTQ ke-XI | 08:41 WIB - MTQ ke-XI Resmi Dibuka Wabup Said Hasyim | 08:41 WIB - Pemkab Gandeng IKKS Pekanbaru | 08:41 WIB - 65 Peserta Festival Layang-layang Meriahkan Hari Adhiyaksa | 08:41 WIB - Bupati Rohul Dukung Budaya Melayu Riau | 08:41 WIB - Gubri Buka Liga Berjenjang U-16 Menpora 2019 Seri Provinsi Riau di Rohul
/ Hukum / Dituntut Hukuman Mati, Pengedar Narkoba Ini Tertunduk Lemas /
Dituntut Hukuman Mati, Pengedar Narkoba Ini Tertunduk Lemas
Selasa, 09 Juli 2019 - 21:13:22 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Terdakwa yang berinisial Sy (49) tertunduk lemas setelah mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru yang membacakan tuntutan atas dirinya di muka persidangan. Dimana, JPU menuntut hukuman mati terhadap terdakwa pengedar 98 kilogram sabu itu.

Sy dinilai melanggar pasal 144 ayat 2 juncto pasal 133 undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Menuntut terdakwa dengan hukuman mati," ujar JPU Tengku Harli dan Aulia Rahman di hadapan majelis hakim Pengadilan Negri Pekanbaru, Senin (8/7/2019).

Majelis hakim yang diketuai Nurul Hidayah, memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyampaikan langkah hukum yang akan dilakukan selanjutnya.

"Saudara dituntut jaksa dengan hukuman mati. Apakah saudara ingin mengajukan pledoi (pembelaan) ," tanya hakim Nurul Hidayah di muka persidangan.

Setelah berkoordinasi dengan penasehat hukumnya, terdakwa akan mengajukan pledoi (pembelaan) atas tuntutan jaksa tersebut.

Untuk diketahui, Sy telah menjadi buron selama dua tahun setelah penangkapan ER dan IE. Yang mana, kedua rekan Sy ini sudah divonis pengadilan.

Atas pengakuan ER dan IE di persidangan, mereka bersama Sy diperintahkan Iw (DPO) menjemput narkoba di sebuah pelabuhan tikus di Batu Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Saat melakukan penangkapan terhadap ER dan IE, petugas mengamankan 73 kilogram sabu-sabu dan puluhan ribu butir pil ekstasi seberat 25 kilogram dengan total barang bukti 98 kilogram. Saat itu Sy berhasil kabur dan jadi target Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau.

Kemudian Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, meringkus Sy serta mengamankan 29 gram sabu di ruko (rumah toko) yang berada di Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tampan pada 18 November 2018 lalu.(grc)


Berita Lainnya :
  • Ketua DPRD Meranti Hadiri Pawai Ta'aruf MTQ ke-XI
  • MTQ ke-XI Resmi Dibuka Wabup Said Hasyim
  • Pemkab Gandeng IKKS Pekanbaru
  • 65 Peserta Festival Layang-layang Meriahkan Hari Adhiyaksa
  • Bupati Rohul Dukung Budaya Melayu Riau
  • Gubri Buka Liga Berjenjang U-16 Menpora 2019 Seri Provinsi Riau di Rohul
  • Bupati Meranti Lepas Pawai Ta'ruf MTQ Ke-XI
  • Wabup Meranti Lantik Dewan Hakim MTQ Ke-XI
  • Marcus/Kevin Jumpa Ahsan/Hendra di Final
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan