Badan Klimatologi Meteorologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan tsunami terhadap sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku U...[read more] "> Badan Klimatologi Meteorologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan tsunami terhadap sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku U" />
Senin, 18 November 2019
Follow Us:
Senin, 18 November 2019 - 13:40 WIB
Bupati Kuansing Buka Dialog Kerukunan Agama
Senin, 18 November 2019 - 13:38 WIB
Ketua DPRD Riau Terima Kunjungan GP Ansor Bengkalis
Senin, 18 November 2019 - 13:31 WIB
Pemrov Riau Gelar Apel Siaga di Kampar
13:31 WIB - Hari Ini Hujan Lebat Diprediksi Bakal Guyur Riau | 13:31 WIB - Ikut Ekspo di Bali dan Jakarta, Riau Raih Juara I | 13:31 WIB - Bupati Kuansing Buka Dialog Kerukunan Agama | 13:31 WIB - Ketua DPRD Riau Terima Kunjungan GP Ansor Bengkalis | 13:31 WIB - Pemrov Riau Gelar Apel Siaga di Kampar | 13:31 WIB - Sekda Kampar Buka Workshop Persiapan Dokumen BLUD Puskesmas
/ Lintas Nusantara / Wilayah di Malut dan Sulut yang Waspada Tsunami Pascagempa /
Wilayah di Malut dan Sulut yang Waspada Tsunami Pascagempa
Senin, 08 Juli 2019 - 07:56:43 WIB
 
BIDIKONLINE.COM - Badan Klimatologi Meteorologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan tsunami terhadap sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara pascagempa 7,1 skala richter malam ini.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari BMKG, gempa berkekuatan 7,1 SR itu terjadi pada pukul 22.08.39 WIB malam ini. Selang tiga detik kemudian, pukul 22.08.42, terjadi gempa susulan dengan kekuatan 7,0 SR.

Episentrum gempa tersebut berada sekitar 135 kilometer barat daya Ternate (Maluku Utara) atau 0.51 Lintang Utara dan 126,18 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Atas gempa tersebut, BMKG pun menyampaikan peringatan daerah-daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan yang telah dilakukan.

Untuk yang berstatus Waspada adalah Halmahera dan Tidore (Maluku Utara). Sementara di Sulawesi Utara yang berstatus Waspada tsunami adalah di Minahasa bagian selatan, Minahasa-Utara bagian selatan, Minahasa-selatan bagian selatan, dan Bolaang Mongondow bagian selatan.

Kemudian, Kota Bitung (Sulut) berstatus siaga.

Atas peringatan tsunami tersebut, masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan peringatan dini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan BMKG.

Sementara itu, seperti dilansir dari Antara, akibat gempa sejumlah warga di Kota Gorontalo berhamburan keluar rumah karena terjadi gempa bumi dengan magnitudo 7,1 SR tersebut.

"Saya kaget ada gempa yang cukup kuat dan lama, sehingga harus keluar rumah," kata Yuniar salah satu warga Kota Gorontalo.

"Kami masih berjaga-jaga jangan sampai ada gempa susulan," tambah Adi, warga lainnya di Gorontalo.

"Kami memang merasakan, tetapi yang paling kuat ada di Manado dan Bitung, Sulut. Karena ada saudara menelpon ke saya soal kuatnya goncangan gempa di wilayah itu," katanya.(ckp)


Berita Lainnya :
  • Hari Ini Hujan Lebat Diprediksi Bakal Guyur Riau
  • Ikut Ekspo di Bali dan Jakarta, Riau Raih Juara I
  • Bupati Kuansing Buka Dialog Kerukunan Agama
  • Ketua DPRD Riau Terima Kunjungan GP Ansor Bengkalis
  • Pemrov Riau Gelar Apel Siaga di Kampar
  • Sekda Kampar Buka Workshop Persiapan Dokumen BLUD Puskesmas
  • Berikut Nama-Nama Tenaga Kesehatan Teladan Kabupaten Bengkalis Tahun 2019
  • Sekda Bustami: Kesehatan Fokus Utama Pembangunan Daerah
  • Bupati Bengkalis Resmikan Pesantren Al-I'tidalussunny
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan