Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan bersama Camat Pangkalan Kerinci Dodi Asma Putra dan Lurah Kerinci Kot...[read more] "> Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan bersama Camat Pangkalan Kerinci Dodi Asma Putra dan Lurah Kerinci Kot" />
Senin, 18 November 2019
Follow Us:
Senin, 18 November 2019 - 13:40 WIB
Bupati Kuansing Buka Dialog Kerukunan Agama
Senin, 18 November 2019 - 13:38 WIB
Ketua DPRD Riau Terima Kunjungan GP Ansor Bengkalis
Senin, 18 November 2019 - 13:31 WIB
Pemrov Riau Gelar Apel Siaga di Kampar
13:31 WIB - Hari Ini Hujan Lebat Diprediksi Bakal Guyur Riau | 13:31 WIB - Ikut Ekspo di Bali dan Jakarta, Riau Raih Juara I | 13:31 WIB - Bupati Kuansing Buka Dialog Kerukunan Agama | 13:31 WIB - Ketua DPRD Riau Terima Kunjungan GP Ansor Bengkalis | 13:31 WIB - Pemrov Riau Gelar Apel Siaga di Kampar | 13:31 WIB - Sekda Kampar Buka Workshop Persiapan Dokumen BLUD Puskesmas
/ Pelalawan / PUPR Pelalawan Tinjau Lokasi Drainase /
PUPR Pelalawan Tinjau Lokasi Drainase
Selasa, 25 Juni 2019 - 21:36:34 WIB

PELALAWAN (Bidikonline.com) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan bersama Camat Pangkalan Kerinci Dodi Asma Putra dan Lurah Kerinci Kota meninjau langsung kondisi drainase yang berada di BTN Lama Pangkalan Kerinci Kota, Selasa (25/6/2010).

Plt Kepala Dinas PUPR Pelalawan Hardian Syahputra turun langsung ke lokasi. Hampir 2 KM drainase yang bermula di Jalan Pemda dan bermuara di Sungai Kerinci ini, ditelusuri rombongan ini.

"Kita ingin melihat kondisi di lapangan. Agar segera kita carikan solusi persoalan genangan air di sini," kata Plt Kadis PUPR Hardian kepada Riau24.com.

Dikatakan Hardian, PUPR Pelalawan akan mencari solusi untuk jangka panjang. Agar kedepan tidak ada lagi masalah genangan air di BTN Lama.

"Namun untuk saat ini kita akan mengusahakan agar genangan air bisa mengalir melalui daenase yang sudah ada ini,"imbuhnya.

Dari pantuan di lapangan, masalah genangan air dan drainase yang tidak mengalir disebabkan oleh tersumbatnya drainase oleh sampah dan bangunan warga. Ditambah lagi, tingginya timbunan pasir dan lumpur di dalam drainase utama.

"Timbunan pasir dan lumpur dalam drainase ini 1 meter lebih, sehingga air tak bisa mengalir. Solusinya harus diangkat pasir dan lumpurnya," pungkas Hardian.

Masalahnya, untuk mengangkat timbunan pasir dan lumpur didalam parit utama ini tidak bisa seluruhnya dengan alat berat, harus manual oleh pekerja manusia.

"Kamis depan kita mulai pekerjaan dengan alat berat. Sementara untuk teknis lainnya, kita akan musyawarahkan di kantor camat dengan seluruh OPD terkait, besok," tambahnya.

Sayangnya, dalam peninjauan ini tidak hadir pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan. Padahal, untuk pekerjaan pembersihan parit dan draenase ini adalah tanggung jawab DLH.(r24)


Berita Lainnya :
  • Hari Ini Hujan Lebat Diprediksi Bakal Guyur Riau
  • Ikut Ekspo di Bali dan Jakarta, Riau Raih Juara I
  • Bupati Kuansing Buka Dialog Kerukunan Agama
  • Ketua DPRD Riau Terima Kunjungan GP Ansor Bengkalis
  • Pemrov Riau Gelar Apel Siaga di Kampar
  • Sekda Kampar Buka Workshop Persiapan Dokumen BLUD Puskesmas
  • Berikut Nama-Nama Tenaga Kesehatan Teladan Kabupaten Bengkalis Tahun 2019
  • Sekda Bustami: Kesehatan Fokus Utama Pembangunan Daerah
  • Bupati Bengkalis Resmikan Pesantren Al-I'tidalussunny
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan