Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan bersama Camat Pangkalan Kerinci Dodi Asma Putra dan Lurah Kerinci Kot...[read more] "> Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan bersama Camat Pangkalan Kerinci Dodi Asma Putra dan Lurah Kerinci Kot" />
Rabu, 27 Mei 2020
Follow Us:
17:30 WIB - Bupati Sapa Camat se-Inhil | 17:30 WIB - Kabur ke Sumut, Polisi Tangkap Pembunuh Buruh Sawit di Pelalawan | 17:30 WIB - 114 Desa di Bengkalis Telah Salurkan BLTDD Tahap Pertama | 17:30 WIB - Pemprov Riau dan APH Teken MoU Pendampingan Penanganan Penanggulan Covid-19 | 17:30 WIB - Angka Kesembuhan di Provinsi Riau Termasuk Tinggi di Indonesia | 17:30 WIB - Tiga Pasien Positif Covid-19 Bengkalis Kembali Dilaporkan Sembuh
/ Pelalawan / PUPR Pelalawan Tinjau Lokasi Drainase /
PUPR Pelalawan Tinjau Lokasi Drainase
Selasa, 25 Juni 2019 - 21:36:34 WIB

PELALAWAN (Bidikonline.com) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan bersama Camat Pangkalan Kerinci Dodi Asma Putra dan Lurah Kerinci Kota meninjau langsung kondisi drainase yang berada di BTN Lama Pangkalan Kerinci Kota, Selasa (25/6/2010).

Plt Kepala Dinas PUPR Pelalawan Hardian Syahputra turun langsung ke lokasi. Hampir 2 KM drainase yang bermula di Jalan Pemda dan bermuara di Sungai Kerinci ini, ditelusuri rombongan ini.

"Kita ingin melihat kondisi di lapangan. Agar segera kita carikan solusi persoalan genangan air di sini," kata Plt Kadis PUPR Hardian kepada Riau24.com.

Dikatakan Hardian, PUPR Pelalawan akan mencari solusi untuk jangka panjang. Agar kedepan tidak ada lagi masalah genangan air di BTN Lama.

"Namun untuk saat ini kita akan mengusahakan agar genangan air bisa mengalir melalui daenase yang sudah ada ini,"imbuhnya.

Dari pantuan di lapangan, masalah genangan air dan drainase yang tidak mengalir disebabkan oleh tersumbatnya drainase oleh sampah dan bangunan warga. Ditambah lagi, tingginya timbunan pasir dan lumpur di dalam drainase utama.

"Timbunan pasir dan lumpur dalam drainase ini 1 meter lebih, sehingga air tak bisa mengalir. Solusinya harus diangkat pasir dan lumpurnya," pungkas Hardian.

Masalahnya, untuk mengangkat timbunan pasir dan lumpur didalam parit utama ini tidak bisa seluruhnya dengan alat berat, harus manual oleh pekerja manusia.

"Kamis depan kita mulai pekerjaan dengan alat berat. Sementara untuk teknis lainnya, kita akan musyawarahkan di kantor camat dengan seluruh OPD terkait, besok," tambahnya.

Sayangnya, dalam peninjauan ini tidak hadir pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan. Padahal, untuk pekerjaan pembersihan parit dan draenase ini adalah tanggung jawab DLH.(r24)


Berita Lainnya :
  • Bupati Sapa Camat se-Inhil
  • Kabur ke Sumut, Polisi Tangkap Pembunuh Buruh Sawit di Pelalawan
  • 114 Desa di Bengkalis Telah Salurkan BLTDD Tahap Pertama
  • Pemprov Riau dan APH Teken MoU Pendampingan Penanganan Penanggulan Covid-19
  • Angka Kesembuhan di Provinsi Riau Termasuk Tinggi di Indonesia
  • Tiga Pasien Positif Covid-19 Bengkalis Kembali Dilaporkan Sembuh
  • Seorang Pemulung di Pekanbaru Ditemukan Membusuk di Kolong Jembatan
  • Gubri Ingatkan Pegawai Pemprov Riau yang Bekerja Jalankan Protokol Kesehatan
  • Libur Idul Fitri, Bupati Wardan Sapa Camat Se- Inhil
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan