Pekanbaru (Bidikonline.com)  - Dalam rangka haru ulang tahun ( HUT) ke 235 Kota Pekanbaru, DPRD  Kota Pekanbaru menggelar rapat...[read more] "> Pekanbaru (Bidikonline.com)  - Dalam rangka haru ulang tahun ( HUT) ke 235 Kota Pekanbaru, DPRD  Kota Pekanbaru menggelar rapat" />
Senin, 22 Juli 2019
Follow Us:
Senin, 22 Juli 2019 - 08:47 WIB
Pemkab Gandeng IKKS Pekanbaru
Senin, 22 Juli 2019 - 08:44 WIB
65 Peserta Festival Layang-layang Meriahkan Hari Adhiyaksa
Senin, 22 Juli 2019 - 08:41 WIB
Bupati Rohul Dukung Budaya Melayu Riau
08:41 WIB - Ketua DPRD Meranti Hadiri Pawai Ta'aruf MTQ ke-XI | 08:41 WIB - MTQ ke-XI Resmi Dibuka Wabup Said Hasyim | 08:41 WIB - Pemkab Gandeng IKKS Pekanbaru | 08:41 WIB - 65 Peserta Festival Layang-layang Meriahkan Hari Adhiyaksa | 08:41 WIB - Bupati Rohul Dukung Budaya Melayu Riau | 08:41 WIB - Gubri Buka Liga Berjenjang U-16 Menpora 2019 Seri Provinsi Riau di Rohul
/ Pekanbaru / HUT KOTA PEKANBARU KE - 235, DPRD GELAR SIDANG ISTIMEWA /
HUT KOTA PEKANBARU KE - 235, DPRD GELAR SIDANG ISTIMEWA
Minggu, 23 Juni 2019 - 22:10:15 WIB
Pekanbaru (Bidikonline.com)  - Dalam rangka haru ulang tahun ( HUT) ke
235 Kota Pekanbaru, DPRD  Kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna,
Minggu (23/6/2019).

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono, dihadiri Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Asisten I Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie, Forkompinda, dan para anggota DPRD Kota Pekanbaru.

Paripurna diawali  dengan menyanyikan lagu Indonedia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Sigit Yuwono membuka paripurna istimewa dengan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri.

"Masih suasana Syawal, kami segenap DPRD mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, semoga amal ibadah kita diterima Allah Subhanahu wata'ala," ucap Sigit.

Kemudian Sigit membacakan sejarah singkat kota Pekanbaru, bahwa Pekanbaru dulu dikenal Senapelan, kemudian menjadi Payung Sekaki di muara Sungai Siak.


Dalam pidato HUT Kota Pekanbaru ke- 235, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi menyampaikan beberapa tentang keberhasilan tentang pemerintahan kota Pekanbaru selama ini, terutama keberhasilan kota Pekanbaru sebagai kota Investasi, meningkatkannya sistem pelayanan masyarakat, keberhasilan di bidang pembangunan seperti dengan adanya pembangunan kantor pemerintah kota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya serta pembangunan di bidang lainnya.

"Untuk pencapaian target APBD Kota Pekanbaru sebesar Rp2,6 Triliun, hal ini menjadi kerja keras pemerintah kota Pekanbaru untuk pencapaian target APBD tersebut. Selain itu, kota Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi Riau tentunya tidak terlepas dari perhatian dan bantuan serta kerjasama Pemerintah Provinsi Riau terutama dalam penanggulangan banjir yang terjadi dikota Pekanbaru Ke depannya," ungkap Ayat Cahyadi.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintah Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie dalam sambutannya turut menyampaikan Takniah HUT Kota Pekanbaru ke-235 tahun.

"Semoga Kota Pekanbaru semakin maju dan berkembang. Sejalan Visi Riau 2020 yakni Riau sebagai pusat Kebudayaan Melayu di Asia Tenggara hal ini juga sejalan dengan terwujudnya Kota Pekanbaru sebagai pusat ekonomi maka Pemerintah Provinsi Riau selalu mendukung dalam pencapaian tujuan Visi dan Misi pembangunan kota Pekanbaru, yakni dalam bentuk kerjasama yang solid sehingga pencapaian tersebut dapat terlaksana dengan baik," ungkapnya.

Wakil DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono ST usai paripurna menyampaikan tahniah dan harapan untuk Kota Pekanbaru yang jauh lebih baik.

"Di momen HUT Kota Pekanbaru ini masih banyak capaian yang kita inginkan untuk Pekanbaru lebih baik. Salah satu persoalan yang harus kita evaluasi setiap tahunnya yakni persoalan banjir, harus duduk bersama semua pihak untuk mencarikan solusi," ungkap Sigit Yuwono.

Menurut Politisi Demokrat ini lagi, persoalan banjir tidak bisa diserahkan semata tanggungjawabnya kepada Walikota Pekanbaru, tapi juga perlu peran pihak terkait lainnya termasuk pihak lurah, camat dan instansi terkait.

"Kita minta setiap kelurahan membuat masterplan masalah banjir, mana yang kawasan kota mana yang kawasan provinsi, mana yang punya kawasan pusat tujuannya agar persoalan banjir jelas penanganannya," pungkasnya.