Setelah dilakukan visum, pihak Polsek Siak memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi malang yang ditemukan warga Kelur...[read more] "> Setelah dilakukan visum, pihak Polsek Siak memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi malang yang ditemukan warga Kelur" />
Rabu, 24 Juli 2019
Follow Us:
17:05 WIB - Pekanbaru Kembali Menjadi Perhatian Nasional | 17:05 WIB - Pertemuan Pemantapan Pelaksanaan Kegiatan Sail Nias 2019 Di Gelar | 17:05 WIB - Pelalawan Targetkan APBD Perubahan Disahkan | 17:05 WIB - Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota Legislatif | 17:05 WIB - Bupati Alfedri Lantik 7 Pejabat | 17:05 WIB - Bupati Inhil Datangi PN Tembilahan
/ Hukum / Polisi Buru Orangtua Pembuang Bayi Dalam Kantong Plastik di Siak /
Polisi Buru Orangtua Pembuang Bayi Dalam Kantong Plastik di Siak
Senin, 24 Juni 2019 - 21:25:56 WIB

BIDIKONLINE.COM - Setelah dilakukan visum, pihak Polsek Siak memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi malang yang ditemukan warga Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu 22 Juni 2019 lalu.

Kapolsek Siak, Kompol Abdul Rahman menuturkan, pihaknya masih akan memburu orangtua bayi malang yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dalam kantong kresek tersebut.

"Bayi itu meninggal pagi ini, dan kita telah lakukan visum terhadap bayi tersebut. Walaubagaimanapun, orangtua korban akan tetap kita buru dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum yang berlaku," tegasnya.

Bayi berjenis kelamin perempuan, yang sebelumnya ditemukan di Gang Petai Kelurahan Kampung Dalam, Kabupaten Siak - Riau akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Senin 24 Juni 2019 pagi.

Seperti yang diketahui, bayi berjenis kelamin perempuan, yang sebelumnya ditemukan di Gang Petai, Kelurahan Kampung Dalam, Kabupaten Siak, Riau menghembuskan nafas terakhir, Senin 24 Juni 2019 pagi.

dr Wilson SPa menuturkan, bayi tersebut menghembuskan nafas terakhirnya Senin 24 Juni 2019 pagi, sekitar pukul 07.50 WIB akibat sesak nafas.

"Kondisi bayi tersebut lahir premature dengan berat 1,6 kilogram, ditambah paru-parunya belum terbentuk sempurna," kata dr Wilson SPa kepada Riau1.com, Senin siang.

"Saat ditemukan, bayi tersebut menangis karena sesak nafas dan terasa dingin dibagian dadanya dengan suhu tubuh sekitar 35,7 celcius. Tapi ia tidak bisa bertahan lama dan meninggal pagi tadi," tukasnya.

Setelah dinyatakan meninggal, bayi yang ditemukan warga dalam kantong kresek hitam tersebut langsung dkebumikan di Taman Pemakaman Umum (TPU) yang berada tidak jauh dari Rutan Klas IIB Siak, oleh Dinas Sosial (Dinsos) Siak.(r1)


Berita Lainnya :
  • Pekanbaru Kembali Menjadi Perhatian Nasional
  • Pertemuan Pemantapan Pelaksanaan Kegiatan Sail Nias 2019 Di Gelar
  • Pelalawan Targetkan APBD Perubahan Disahkan
  • Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota Legislatif
  • Bupati Alfedri Lantik 7 Pejabat
  • Bupati Inhil Datangi PN Tembilahan
  • Wardan: Doakan Inhil Aman, Subur dan Makmur
  • Bupati Inhil Lepas 119 Calon Jamaah Haji
  • Meranti Dapat Apresiasi dari Dirjen BAK Kemendagri
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan