Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengembangkan perkara jual beli jabatan yang melibatkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Rom...[read more] "> Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengembangkan perkara jual beli jabatan yang melibatkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Rom" />
Kamis, 18 Juli 2019
Follow Us:
Rabu, 17 Juli 2019 - 22:28 WIB
Bupati Siak Alfedri Launching Mesin ATM Beras
Rabu, 17 Juli 2019 - 22:27 WIB
Bupati Siak Lepas 24 Jamaah Calon Haji
Rabu, 17 Juli 2019 - 22:24 WIB
Bappeda Meranti Gesa Percepatan Peningkatan Ekonomi Daerah
22:24 WIB - Bupati Siak Alfedri Launching Mesin ATM Beras | 22:24 WIB - Bupati Siak Lepas 24 Jamaah Calon Haji | 22:24 WIB - Bappeda Meranti Gesa Percepatan Peningkatan Ekonomi Daerah | 22:24 WIB - Bupati Siak Lantik 11 Penjabat Penghulu Mempura- Dayun | 22:24 WIB - Antisipasi Kecelakaan Polres Nisel Rutin Adakan Razia | 22:24 WIB - Pemkab Nisel Pertama Kali Raih Opini WDP dari BPK RI Perwakilan Sumut
/ Hukum / KPK Periksa 7 Calon Rektor UIN terkait Kasus Rommy /
KPK Periksa 7 Calon Rektor UIN terkait Kasus Rommy
Senin, 17 Juni 2019 - 14:05:39 WIB

BIDIKONLINE.COM
- Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengembangkan perkara jual beli jabatan yang melibatkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy alias Rommy. Kali ini, KPK bakal memeriksa sejumlah calon Rektor UIN sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka Rommy.

"KPK mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah calon Rektor UIN sebagai saksi hari ini. Keterangan mereka dibutuhkan dalam perkara dengan tersangka RMY," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Senin (17/6/2019).

Para calon Rektor yang dipanggil tersebut, yakni Prof. Dr. H Ali Mudlofir, Prof Masdar Hilmy, Prof, Akh. Muzakki, Dr. Syarif, Dr. H. Wajidi Sayadi, Dr. Hermansyah, dan Prof. Dr. Tgk. H. Warul Walidin.

"Ketujuhnya diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Kemenag tahun 2018-2019 dengan tersangka RMY," kata Febri.

Terkait dengan perkara ini, KPK baru menjerat tiga orang tersangka. Mereka yakni Rommy, dan dua oknum yang diduga menyuapnya, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muafaq Wirahadi.(ckp)


Berita Lainnya :
  • Bupati Siak Alfedri Launching Mesin ATM Beras
  • Bupati Siak Lepas 24 Jamaah Calon Haji
  • Bappeda Meranti Gesa Percepatan Peningkatan Ekonomi Daerah
  • Bupati Siak Lantik 11 Penjabat Penghulu Mempura- Dayun
  • Antisipasi Kecelakaan Polres Nisel Rutin Adakan Razia
  • Pemkab Nisel Pertama Kali Raih Opini WDP dari BPK RI Perwakilan Sumut
  • DPRD Riau Gelar Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi Raperda RPJMD
  • Gubri Presentasikan Ekonomi Kreatif Di Jakarta
  • Wagubri Buka Pelatihan Jurnalistik
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan