Mengingat menjamurnya penangkaran burung walet, Pemerintah Kabupaten Kampar berencana akan menerbitkan Peraturan Bupati guna mendukung ...[read more] "> Mengingat menjamurnya penangkaran burung walet, Pemerintah Kabupaten Kampar berencana akan menerbitkan Peraturan Bupati guna mendukung " />
Kamis, 18 Juli 2019
Follow Us:
18:52 WIB - Kampar Art Festival 2019 Resmi di Buka | 18:52 WIB - RS Madani Ditargetkan Berakreditasi Baik Tahun 2020 | 18:52 WIB - Program Prioritas Yang Dilakukan Pemko Tahun Depan | 18:52 WIB - Kapolres Nias Selatan Bantu Anak Penderita Tumor Di Wajah | 18:52 WIB - Anotona : Tidak Ada Pencemaran Nama Baik | 18:52 WIB - Tangani Inflasi Daerah, HLM TPID Adakan Pertemuan
/ Kampar / Pemkab Kampar Targetkan Peningkatan PAD dari Penangkaran Walet /
Pemkab Kampar Targetkan Peningkatan PAD dari Penangkaran Walet
Sabtu, 15 Juni 2019 - 09:56:25 WIB
 
BANGKINANG (Bidikonline.com) - Mengingat menjamurnya penangkaran burung walet, Pemerintah Kabupaten Kampar berencana akan menerbitkan Peraturan Bupati guna mendukung Peraturan Daerah tentang Perpajakan Burung Walet. Dengan adanya upaya ini diharapkan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penertiban usaha burung walet.

Rencana ini disampaikan Bupati Kampar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri saat memimpin rapat wacana penerbitan dan pembuatan peraturan daerah terkait penangkara walet ruang rapat kantor Bupati Kampar, Jumat (14/6/2019).

Dalam rapat ini Sekda Kampar didampingi Kapolres Kampar Andri Ananta Yudhistira, Kajari Bangkinang Unggul Triesti Muljono, Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar dan Kepala OPD terkait.

Menurut Sekda, saat ini banyak masyarakat menggeluti usaha budidaya burung walet bahkan sebagian berada di lingkungan masyarakat.

"Sehingga banyak diantara usaha tersebut tidak sesuai dengan peruntukannya maupun terhadap kenyamanan masyarakat sekitar, ini juga perlu pengkajian," kata Yusri.

Sekda meminta Badan Pendapatan Daerah Kampar (Bapenda) untuk segera merancang Peraturan Bupati tentang Pajak Sarang Burung Walet yang beroperasi di daerah Kabupaten Kampar.

“Diharapkan Bapenda dalam sepuluh hari sejak hari ini untuk membuat peraturan Bupati tentang Pajak Rumah Burung Walet yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kampar,” ucap Yusri.

Selain itu Yusri mengatakan manfaat yang diterima dari pungutan pajak tersebut adalah dapat menambah pemasukan kas daerah yang nantinya dapat dipergunakan sebagai tambahan kas Pemkab dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampar.

Kepada Dinas Perkebunan ia meminta untuk segera mendata tempat-tempat penangkaran walet yang ada di Kabupaten Kampar. Kerjasama juga diharapkan dari tim Yustisi untuk aktif dalam merapikan sistem perpajakan tentang walet.

Ia menyebutkan, Perda tentang Perpajakan Walet ini telah selasai pada tahun 2010 yang lalu, namun hingga kini masih tinggal menunggu Perbupnya saja.(ckp)


Berita Lainnya :
  • Kampar Art Festival 2019 Resmi di Buka
  • RS Madani Ditargetkan Berakreditasi Baik Tahun 2020
  • Program Prioritas Yang Dilakukan Pemko Tahun Depan
  • Kapolres Nias Selatan Bantu Anak Penderita Tumor Di Wajah
  • Anotona : Tidak Ada Pencemaran Nama Baik
  • Tangani Inflasi Daerah, HLM TPID Adakan Pertemuan
  • Sekda Bengkalis Pimpin Rapat Finishing Hari Jadi Bengkalis Ke-507
  • Pembuatan SKCK Di Polres Nisel Meningkat Saat Cakades
  • Walikota Pekanbaru Terima Penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan