Sebanyak 508 dari 8.041 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang absen pada hari pertama kerja kemarin, masih dilakukan penyisiran untuk menentuk...[read more] "> Sebanyak 508 dari 8.041 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang absen pada hari pertama kerja kemarin, masih dilakukan penyisiran untuk menentuk" />
Kamis, 20 Juni 2019
Follow Us:
21:30 WIB - Misteri Lembaran-lembaran 'Bukti' yang Dibawa Saksi Prabowo-Sandi | 21:30 WIB - DPRD Bengkalis Gelar Rapat Paripurna Peenyampaian Laporan Pansus | 21:30 WIB - Tim Hukum 02 Tarik Bukti yang Belum Terdaftar di MK | 21:30 WIB - Gubri Tinjau Proyek Pembangunan Durolis di Rohil | 21:30 WIB - Gubernur Riau Akan Bantu Pemko Atasi Persoalan Banjir | 21:30 WIB - Bupati Alfedri Lantik Bapekam Sabak Auh
/ Riau / 508 ASN Bakal Disanksi Sesuai Arahan Gubri /
Bolos Usai Libur Lrbaran,
508 ASN Bakal Disanksi Sesuai Arahan Gubri
Rabu, 12 Juni 2019 - 20:29:30 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Sebanyak 508 dari 8.041 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang absen pada hari pertama kerja kemarin, masih dilakukan penyisiran untuk menentukan tingkat kesalahan.

Namun Gubernur Riau Syamsuar dan Wakilnya Edy Afrizal Natar Nasution sudah mengingatkan sebelumnya, sekecil apa pun bentuk kesalaham, wajib diberi sanksi.

"Dari total 508 ASN yang absen kemarin, kita hari ini masih melakukan konfirmasi, apakah ada karena telat tak ikut apel tapi masuk kerja atau karena sesutu hal. Berbeda, dengan tak ada laporan sama sekali. Karena nanti kita ingin kelompokan. Tapi pesan pimpinan prinsipnya, sekecil apa pun kesalahan wajib diberi sanksi," kata Kabid Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai, BKD Riau, Trimo Setiono, Selasa (11/6/19).

Jika diantara 508 ASN yang absen tersebut hanya diberikan sanksi ringan, maka cukup hanya berupa teguran oleh pimpinan OPD masing-masing. Sedangkan berat hingga sedang, menjadi kewajiban BKD sebagai pembina kepegawaian menyelesaikannya.

Diantara sanksi sedang hingga berat tersebut mulai penundaan kenaikan gaji, penundaan kenaikan pangkat hingga pemberhentian sebagai ASN.

"Makanya kita konfirmasi lagi kesetiap OPD, kalau sudah jelas tingkat kesalahannya maka sanksi sudah bisa diberikan," ungkap Trimo.

Ada pun sebanyak 27 ASN yang tak hadir namun karena alasan tugas belajar, tidak ada masalah. Karena status mereka dibebas tugaskan dari kedinasan. Kemudian ada juga dua ASN lainnya cuti melahirkan.

"Jika dipersentasekan ada 93,69 persen tingkat kehadiran atausebanyak 6,74 persen yang tidak hadir," papar Trimo.(rtc)


Berita Lainnya :
  • Misteri Lembaran-lembaran 'Bukti' yang Dibawa Saksi Prabowo-Sandi
  • DPRD Bengkalis Gelar Rapat Paripurna Peenyampaian Laporan Pansus
  • Tim Hukum 02 Tarik Bukti yang Belum Terdaftar di MK
  • Gubri Tinjau Proyek Pembangunan Durolis di Rohil
  • Gubernur Riau Akan Bantu Pemko Atasi Persoalan Banjir
  • Bupati Alfedri Lantik Bapekam Sabak Auh
  • BKSDA Riau Tandatangani Kesepahaman Bersama Damkar
  • Kemenpar RI Gelar Bimtek Pengembangan Pariwisata
  • Besok Pemko Pekanbaru Bagikan 2.000 Bibit Pohon
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan