Menyusul tidak ada indikasi penyakit Cacar Monyet (Monkeypox) masuk ke Bengkalis, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis secara res...[read more] "> Menyusul tidak ada indikasi penyakit Cacar Monyet (Monkeypox) masuk ke Bengkalis, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis secara res" />
Senin, 16 09 2019
Follow Us:
Sabtu, 14 September 2019 - 16:21 WIB
Pesan Bupati: Terus Giat Belajar
Sabtu, 14 September 2019 - 16:17 WIB
KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun
Sabtu, 14 September 2019 - 16:14 WIB
Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur
16:14 WIB - Bupati Inhil Turun Padamkan Api | 16:14 WIB - Wako : Asap Dumai Merupakan Kiriman Daerah Tetangga | 16:14 WIB - Pesan Bupati: Terus Giat Belajar | 16:14 WIB - KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun | 16:14 WIB - Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur | 16:14 WIB - Diguyur Hujan Ringan, Kabut Asap Masih Selimuti Riau
/ Bengkalis / Bengkalis Bebas Indikasi Penyakit Cacar Monyet /
Bengkalis Bebas Indikasi Penyakit Cacar Monyet
Rabu, 12 Juni 2019 - 19:18:44 WIB
 
BENGKALIS (Bidikonline.com) - Menyusul tidak ada indikasi penyakit Cacar Monyet (Monkeypox) masuk ke Bengkalis, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis secara resmi menghentikan upaya surveilans ketat di pintu masuk pelabuhan.

“Sejak beberapa hari ini, kita telah melakukan pemantauan di pintu masuk. Hasilnya tidak ditemukan indikasi penyakit Cacar Monyet masuk ke Bengkalis. Kita langsung menghentikan surveilans di pelabuhan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan dr Ersan Saputra TH melalui Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Alwizar SKM, Selasa (11/6/2019).

Dikatakan Alwizar, penghentian pengawasan terhadap penyakit Cacar Monyet ini antara lain didasari indikasi, bahwa tidak ada peningkatan jumlah penderita di Singapura. Kemudian, tidak ada masyarakat Batam sebagai buffer area dari Singapura yang tertular Monkeypox.

“Kemudian, dari laporan subveilans aktif oleh seluruh Puskesmas tidak ada pasien yang menunjukkan gejala Monkeypox,” sambung Alwizar.

Dikatakan pria yang akrab disapa Awi ini, sejak tersebar berita penularan penyakit Cacar Monyet di Singapura, Dinas Kesehatan Bengkalis bersama instansi terkait langsung melakukan pengawasan ketat.

Pihak-pihak yang terlibat dalam pengawasan itu adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan Wilayah Kerja (KKPWiker) Bengkalis dan Sungai Pakning, pihak Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), UPT Puskesmas serta pihak terkait lainanya.

Dari informasi yang disampaikan oleh Ministry Of Health Singapura (Menteri Kesehatan Singapura, red) tidak ada peningkatan jumlah penderita Monkeypox dari jumlah awal yang terpapar sebanyak 23 orang.

Hal ini disebabkan karena pemerintah Singapura melakukan tindakan karantina (isolasi) yang sangat ketat terhadap 23 penderita tersebut, sehingga penularan kepada yang lain menjadi terputus.

Pada saat kejadian, Pemerintah Kota Batam langsung mengaktifkan alat pemindai suhu tubuh (thermo scanner) di pelabuhan dan juga bandara Sekupang. Demikian juga bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

“Alat tersebut memang wajib ada di Pelabuhan dan Bandara berskala internasional, karena jika terjadi wabah penyakit menular di negara asal penumpang, maka thermo scanner ini menjadi alat deteksi dini kepada penumpang, apakah terinfeksi penyakit menular di negara asalnya atau tidak,” jelas Alwizar.

Sementara itu, berdasarkan infromasi dari KKP Wiker Bengkalis thermo scaner di pelabuhan internasional Bandar Sri Seta Raja di Selatbaru mengalami kerusakan. Terkait dengan hal itu, Dinas Kesehatan akan koordinasi lebih lanjut dengan KKP Kelas III Dumai, agar alat tersebut segera diperbaiki.(ckp)


Berita Lainnya :
  • Bupati Inhil Turun Padamkan Api
  • Wako : Asap Dumai Merupakan Kiriman Daerah Tetangga
  • Pesan Bupati: Terus Giat Belajar
  • KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun
  • Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur
  • Diguyur Hujan Ringan, Kabut Asap Masih Selimuti Riau
  • F-BPD Kampar Gelar Bimtek
  • Sekda Inhil dan Sekda Bengkalis Ikut Seleksi Terbuka Calon Sekdaprov Riau
  • 19-22 September, Tour de Siak Digelar 4 Etape Sejauh 542 Km
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan