Festival Perahu Baghanduang yang dilaksanakan setiap tahunnya, pada 4 Syawal di Tepian Sungai Batang Kuantan, Lubuk Jambi Kecamatan Kuant...[read more] "> Festival Perahu Baghanduang yang dilaksanakan setiap tahunnya, pada 4 Syawal di Tepian Sungai Batang Kuantan, Lubuk Jambi Kecamatan Kuant" />
Selasa, 25 Juni 2019
Follow Us:
21:16 WIB - HUT KOTA PEKANBARU KE - 235, DPRD GELAR SIDANG ISTIMEWA | 21:16 WIB - 100 Raja dan Sultan Se-Nusantara Berkumpul | 21:16 WIB - Polisi Buru Orangtua Pembuang Bayi Dalam Kantong Plastik di Siak | 21:16 WIB - 2 Jambret Dihajar Massa di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru | 21:16 WIB - MK Percepat Pembacaan Putusan Jadi 27 Juni | 21:16 WIB - Jawaban Pemprov Riau Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Perubahan Perda OPD
/ Kuantan Singingi / Bisa Tarik Kunjungan Wisatawan ke Kuansing /
Festival Perahu Baghanduang,
Bisa Tarik Kunjungan Wisatawan ke Kuansing
Sabtu, 08 Juni 2019 - 11:16:02 WIB

TELUK KUANTAN (Bidikonline.com) - Festival Perahu Baghanduang yang dilaksanakan setiap tahunnya, pada 4 Syawal di Tepian Sungai Batang Kuantan, Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau diharapkan dapat menarik minat wisatawan ke Kuansing.

Sebab, saat ini Festival Perahu Baghanduang, baru sekedar Upacara Seremonial. Hal tersebut diungkapkan Pengamat dan Tokoh Budayawan Riau Indonesia asal Kabupaten Kuantan Singingi, Epi Martison ketika dimintai tanggapannya oleh Riau24.Com, Jumat (7/6).

Menurutnya, seharusnya penyelenggaraan tradisi Perahu Baghanduang Lubuk Jambi Kuantan Mudik Kuansing, bukan hanya sekedar tradisi, akan tetapi bagaimana bisa menarik kunjungan para wisatawan sebanyak banyaknya.

" Tradisi Budaya Perahu Baghanduang di Lubuk Jambi Kuantan Mudik ini, sudah berusia lebih dari seabad, harusnya sudah dapat dikembangkan menjadi asset wisata," ujarnya.

"Jadi kami menilai, Ya sepertinya hanya berjalan skedar upacara seremonian saja. Dan belum di kembang sebagai aset wisata yang berfungsi ganda," ujarnya lagi.

Ketika ditanyakan lebih jauh, kalau hanya sekedar seremonial, berarti menghilangkan tradisi budaya itu sendiri. Menurutnya, Ya yang terjadi bertahun tahun yang saya lihat ya begitu begitu saja.

"Memang tradisinya tidak hilang, tapi yang saya lihat ada sedikit pergeseran saja," tambahnya.

Namun, katanya, Kalau untuk mengembangkn tradisi Budaya Perahu Baghanduang tersebut, perlu keberanian dari pemda dan  dukungan masyarakat, untuk menjadikannya sebagai suatu yang berfungsi ganda.

Perahu Baghanduang merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, yang telah berusia ratusan tahun (diperkirakan abad ke-17 Masehi). Dalam tradisi ini syarat dengan nilai nilai adat dan budaya.(r24)





Berita Lainnya :
  • HUT KOTA PEKANBARU KE - 235, DPRD GELAR SIDANG ISTIMEWA
  • 100 Raja dan Sultan Se-Nusantara Berkumpul
  • Polisi Buru Orangtua Pembuang Bayi Dalam Kantong Plastik di Siak
  • 2 Jambret Dihajar Massa di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru
  • MK Percepat Pembacaan Putusan Jadi 27 Juni
  • Jawaban Pemprov Riau Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Perubahan Perda OPD
  • 35 Pelajar SMA Jadi Anggota Paskibraka Pelalawan 2019
  • DPRD Riau Bentuk Pansus Perubahan OPD
  • Pemko Pekanbaru Rangkai Beragam Kegiatan Menarik
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan