Kampar (Bidikonline.com) - Sesuai dengan program yang dibuat oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tentang pembuatan secara gratis...[read more] "> Kampar (Bidikonline.com) - Sesuai dengan program yang dibuat oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tentang pembuatan secara gratis" />
Senin, 16 09 2019
Follow Us:
Sabtu, 14 September 2019 - 16:21 WIB
Pesan Bupati: Terus Giat Belajar
Sabtu, 14 September 2019 - 16:17 WIB
KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun
Sabtu, 14 September 2019 - 16:14 WIB
Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur
16:14 WIB - Bupati Inhil Turun Padamkan Api | 16:14 WIB - Wako : Asap Dumai Merupakan Kiriman Daerah Tetangga | 16:14 WIB - Pesan Bupati: Terus Giat Belajar | 16:14 WIB - KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun | 16:14 WIB - Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur | 16:14 WIB - Diguyur Hujan Ringan, Kabut Asap Masih Selimuti Riau
/ Kampar / Gubernur Riau Serahkan 2500 Sertifikat Tanah Untuk Warga Koto Kampar Hulu /
Gubernur Riau Serahkan 2500 Sertifikat Tanah Untuk Warga Koto Kampar Hulu
Minggu, 26 Mei 2019 - 08:10:12 WIB
Kampar (Bidikonline.com) - Sesuai dengan program yang dibuat oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tentang pembuatan secara gratis Sertifikat Redistribusi Tanah Objek  Reforma Agraria (Tora), maka Gubernur Riau Drs Syamsuar MSi menyerahkan sebanyak 2500 paket sertifikat untuk warga di Kecamatan Koto Kampar Hulu.

Dimana penyerahan secara simbolis oleh Gubernur Riau Sertifikat Redistribusi Tanah Objek  Reforma Agraria (Tora) Provinsi Riau tahun 2019 tersebut dilaksanakan di Masjid Raya Baitul Huda Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu, Sabtu (25/5/2019).

Sebelum penyerahan sertifikat, didampingi Kepala Wilayah BPN Provinsi Riau Drs Lukman Hakim SH serta Sekda Kampar Drs Yusri MSi, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH terlebih dahulu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden RI melalui Gubernur Riau yang telah memberikan program Tora untuk masyarakat Kabupaten Kampar khususnya Koto Kampar Hulu.

"Kita patut bersyukur karena pemerintah telah membuat program ini secara gratis untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Kita bersyukur dan berharap semoga Bapak Presiden terus menerus melaksanakan agar masyarakat memiliki kepastian hukum atas hak kepemilikan tanah," ujarnya.

Selain itu, kata Catur Sugeng, karena bertepatan pada bulan Ramadhan, meminta semua masyarakat hendaknya menjaga ketakwaan dengan memperbanyak amal ibadah dengan mempererat tali silaturahmi. Jangan mudah terpecah belah apalagi efek dari pemilu serentak kemarin, karena nantinya itu semua akan membuat rugi.

Hal senada juga disampaikan Gubernur Riau usai menyerahkan sertifikat, bahwa ucapan terimakasih kepada pemerintah Republik Indonesia yang telah membuat program gratis untuk rakyat ini.

"Karena dengan adanya program ini masyarakat tidak lagi mengeluarkan uang banyak, kita sudah bisa memiliki sertifikat atau surat kepepemilikan kepastian hak tanah yang bisa dipergunakan dan dipertanggungjawabkan. Dimana sertifikat ini sekali lagi ditegaskan bahwa merupakan kepastian hak yang dimiliki masyarakat," terang Syamsuar.

Syamsuar berharap agar kedepan semua bisa menjaga tanah wilayat atau tanah sendiri. Tanah wilayat ini banyak terdapat di Kabupaten Kampar khususnya di Koto Kampar Hulu.

"Untuk itu mari kita jaga bersama. Karena hutan kita di Riau khusus di Kampar sudah hampir habis diolah oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit," terangnya.

Dengan demikian pemerintah daerah akan terus berupaya untuk memberikan regulasi berkaitan hak tanah masyarakat ataupun hak tanah wilayat, sebagai contoh lahan seluar 2800 haektar tanah yang diperjualbelikan ninik amak Sinama Nenek Tapung Hulu yang dulu HGU perusahaan sekarang sudah diserahkan kembali kepada masyarakat.

"Sekali lagi mari kita mafaatkan sebaik mungkin baik tanah milik sendiri apalagi tanah wilayat, agar anak cucu kita kedepan bisa menikmatinya juga," minta Syamsuar.

"Di sisi lain saat ini kita juga sedang membangun Tol Pekanbaru - Sumatra Barat, nanti hendaknya dekat melewati objek-objek pariwiata yang dimiliki Kabupaten Kampar khsusunya Danau PLTA Koto Panjang maupun Candi Muara Takus. Makanya sekali lagi diingatkan jangan cepat-cepat jual tanah yang terdapat di objek-objek yang dilewati Tol, karena mantinya kedepan akan memiliki nilai harga tanah yang akan sangat tinggi," lanjutnya.

Sementara itu Kepala BPN Kabupaten Kampar Abdul Azis SH MA meyampaikan bahwa sertifikat berjmlah 2500 tersebut merupakan hanya untuk tiga desa yakni Desa Tanjung, Desa Tabung serta Desa Gunung Malelo. Dimana untuk gelombang pertama sertifikat diserahkan sebanyak 336 buah. (adv)




Berita Lainnya :
  • Bupati Inhil Turun Padamkan Api
  • Wako : Asap Dumai Merupakan Kiriman Daerah Tetangga
  • Pesan Bupati: Terus Giat Belajar
  • KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun
  • Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur
  • Diguyur Hujan Ringan, Kabut Asap Masih Selimuti Riau
  • F-BPD Kampar Gelar Bimtek
  • Sekda Inhil dan Sekda Bengkalis Ikut Seleksi Terbuka Calon Sekdaprov Riau
  • 19-22 September, Tour de Siak Digelar 4 Etape Sejauh 542 Km
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan