Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkap ada enam media sosial yang dibatasi fiturnya. Fitur yang dibatasi ...[read more] "> Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkap ada enam media sosial yang dibatasi fiturnya. Fitur yang dibatasi " />
Selasa, 17 09 2019
Follow Us:
Senin, 16 September 2019 - 20:09 WIB
40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik
Senin, 16 September 2019 - 20:09 WIB
Enam Anggota DPRD Bengkalis Tepuk Tepung Tawar
Senin, 16 September 2019 - 19:45 WIB
Wabup Inhil Meletakan Batu Pertama
19:45 WIB - Fahri Hamzah: Inilah Puncaknya, Pak Jokowi Merasa KPK adalah Gangguan | 19:45 WIB - Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf | 19:45 WIB - Enam Anggota DPRD Bengkalis Tepuk Tepung Tawar | 19:45 WIB - 40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik | 19:45 WIB - Wabup Inhil Meletakan Batu Pertama | 19:45 WIB - Penutupan MTQ XVIII, Ini Pesan Wabup Pelalawan
/ Nasional / Kominfo Telah Batasi Fitur 6 Medsos Ini /
Kominfo Telah Batasi Fitur 6 Medsos Ini
Kamis, 23 Mei 2019 - 22:55:37 WIB

JAKARTA (bidikonline.com) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkap ada enam media sosial yang dibatasi fiturnya. Fitur yang dibatasi terkait pengiriman dan menerima foto dan video.

"Medsos itu FB (Facebook), IG (Instagram), Twitter, Line, WA (WhatsApp). Kalau videonya aja Youtube," jelasnya di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Sebelumnya, berdasarkan laporan NetBlocks.org, terdapat empat media sosial yang telah diblokir oleh operator. Keempat media sosial itu adalah Facebook, Facebook Messenger, Whatsapp, dan Telegram.

Menurut laporan itu, Instagram memang tak nampak dalam daftar media sosial yang terkena pembatasan. Tapi karena aplikasi itu menggunakan back end Facebook, maka aplikasi ini pun ikut terdampak.

NetBlocks menemukan pembatasan pemerintah dilakukan secara regional. Netblocks sendiri telah melakukan serangkaian pengukuran kinerja Internat dari 10 titik pandang di seluruh Indonesia.

"Setiap pengukuran web probe NetBlocks terdiri dari latensi round trip, tipe pemadaman dan identitas sistem otonom yang dikumpulkan secara waktu nyata untuk menilai ketersediaan layanan dan kinerja di negara tertentu," papar situs resmi NetBlocks.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan pembatasan ini dilakukan bertahap pada sebagian media sosial.

Pembatasan unggah dan unduh foto dan video ini dilakukan untuk memperlambat penyebaran hoaks dari foto dan video. Sebab, penyebaran hoaks lewat foto dan video dianggap sangat cepat memengaruhi emosi seseorang.(rmc)


Berita Lainnya :
  • Fahri Hamzah: Inilah Puncaknya, Pak Jokowi Merasa KPK adalah Gangguan
  • Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf
  • Enam Anggota DPRD Bengkalis Tepuk Tepung Tawar
  • 40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik
  • Wabup Inhil Meletakan Batu Pertama
  • Penutupan MTQ XVIII, Ini Pesan Wabup Pelalawan
  • Gubri Desak Polda Riau Cari Pelaku Karhutla
  • 45 Anggota DPRD Inhil Terpilih Ucapkan Janji/ Sumpah Jabatan
  • 30 Anggota DPRD Kepulauan Meranti Dilantik
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan