Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkap ada enam media sosial yang dibatasi fiturnya. Fitur yang dibatasi ...[read more] "> Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkap ada enam media sosial yang dibatasi fiturnya. Fitur yang dibatasi " />
Kamis, 20 Juni 2019
Follow Us:
21:30 WIB - Misteri Lembaran-lembaran 'Bukti' yang Dibawa Saksi Prabowo-Sandi | 21:30 WIB - DPRD Bengkalis Gelar Rapat Paripurna Peenyampaian Laporan Pansus | 21:30 WIB - Tim Hukum 02 Tarik Bukti yang Belum Terdaftar di MK | 21:30 WIB - Gubri Tinjau Proyek Pembangunan Durolis di Rohil | 21:30 WIB - Gubernur Riau Akan Bantu Pemko Atasi Persoalan Banjir | 21:30 WIB - Bupati Alfedri Lantik Bapekam Sabak Auh
/ Nasional / Kominfo Telah Batasi Fitur 6 Medsos Ini /
Kominfo Telah Batasi Fitur 6 Medsos Ini
Kamis, 23 Mei 2019 - 22:55:37 WIB

JAKARTA (bidikonline.com) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkap ada enam media sosial yang dibatasi fiturnya. Fitur yang dibatasi terkait pengiriman dan menerima foto dan video.

"Medsos itu FB (Facebook), IG (Instagram), Twitter, Line, WA (WhatsApp). Kalau videonya aja Youtube," jelasnya di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Sebelumnya, berdasarkan laporan NetBlocks.org, terdapat empat media sosial yang telah diblokir oleh operator. Keempat media sosial itu adalah Facebook, Facebook Messenger, Whatsapp, dan Telegram.

Menurut laporan itu, Instagram memang tak nampak dalam daftar media sosial yang terkena pembatasan. Tapi karena aplikasi itu menggunakan back end Facebook, maka aplikasi ini pun ikut terdampak.

NetBlocks menemukan pembatasan pemerintah dilakukan secara regional. Netblocks sendiri telah melakukan serangkaian pengukuran kinerja Internat dari 10 titik pandang di seluruh Indonesia.

"Setiap pengukuran web probe NetBlocks terdiri dari latensi round trip, tipe pemadaman dan identitas sistem otonom yang dikumpulkan secara waktu nyata untuk menilai ketersediaan layanan dan kinerja di negara tertentu," papar situs resmi NetBlocks.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan pembatasan ini dilakukan bertahap pada sebagian media sosial.

Pembatasan unggah dan unduh foto dan video ini dilakukan untuk memperlambat penyebaran hoaks dari foto dan video. Sebab, penyebaran hoaks lewat foto dan video dianggap sangat cepat memengaruhi emosi seseorang.(rmc)


Berita Lainnya :
  • Misteri Lembaran-lembaran 'Bukti' yang Dibawa Saksi Prabowo-Sandi
  • DPRD Bengkalis Gelar Rapat Paripurna Peenyampaian Laporan Pansus
  • Tim Hukum 02 Tarik Bukti yang Belum Terdaftar di MK
  • Gubri Tinjau Proyek Pembangunan Durolis di Rohil
  • Gubernur Riau Akan Bantu Pemko Atasi Persoalan Banjir
  • Bupati Alfedri Lantik Bapekam Sabak Auh
  • BKSDA Riau Tandatangani Kesepahaman Bersama Damkar
  • Kemenpar RI Gelar Bimtek Pengembangan Pariwisata
  • Besok Pemko Pekanbaru Bagikan 2.000 Bibit Pohon
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan