Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempermudah rumah makan Melayu dan Padang untuk pengurusan label...[read more] "> Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempermudah rumah makan Melayu dan Padang untuk pengurusan label" />
Sabtu, 24 08 2019
Follow Us:
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:30 WIB
Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:28 WIB
Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:26 WIB
Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa
11:26 WIB - Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau | 11:26 WIB - Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru | 11:26 WIB - Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk | 11:26 WIB - Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI | 11:26 WIB - Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa | 11:26 WIB - Sekda Ajak ASN, TNI dan Polri Pertebal Rasa Keimanan
/ Riau / Gubri Minta MUI Permudah Label Halal /
Untuk Rumah Makan Melayu dan Padang,
Gubri Minta MUI Permudah Label Halal
Kamis, 23 Mei 2019 - 18:29:18 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempermudah rumah makan Melayu dan Padang untuk pengurusan label halal.

Gubernur Riau, Syamsuar, mengatakan bahwa pemberian label halal di rumah makan itu sebagai upaya pemerintah mewujudkan pariwisata halal di Bumi Lancang Kuning.

"Jadi rumah makan Melayu dan Padang tak perlu diuji labor lagi, langsung berikan label halal oleh MUI, biar mudah wisatawan makan," kata Syamsuar kepada CAKAPLAH.com, Kamis (23/5/2019).

Ia berharap MUI tidak mempersulit pemberian label halal kepada rumah makan Melayu dan Padang di Riau. Karena untuk dua rumah makan ini sudah teruji kehalalannya.

"Artinya jangan terlalu sulit MUI memberikan sertifikat lebel halal. Coba kita lihat kalau pergi ke Jakarta, itu sudah banyak rumah makan yang pakai label halal. Maksud saya di Riau juga harus seperti itu," ujarnya.

"Kalau pun nanti harus ada pembiayaan pembuatan logo dan lainnya bisa minta bantu pemerintah daerah," sambung mantan Bupati Siak dua periode ini.

Syamsuar mengaku sudah menyampaikan kepada Walikota Pekanbaru agar mengumpulkan pengusaha restoran dan hotel untuk diberikan pemahaman terkait dukungan wisata halal ini.

"Sehingga nantinya di restoran dan tempat wisata ada tempat salat yang dipisahkan antara laki-laki dan perempuan. Karena target kita ke depan adalah untuk wisatawan dari timur tengah," cakapnya.(ckp)



Berita Lainnya :
  • Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau
  • Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru
  • Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
  • Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
  • Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa
  • Sekda Ajak ASN, TNI dan Polri Pertebal Rasa Keimanan
  • Ketua PN Bengkalis Lantik Panitera
  • Gubernur Riau Buka Rakerda LPTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2019
  • Resmi Dilantik, Siti Fatimah Jabat Panitera PN Rohil
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan