Wakil Gubernur (Wagub) Riau, Edy Natar Nasution melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau men...[read more] "> Wakil Gubernur (Wagub) Riau, Edy Natar Nasution melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau men" />
Senin, 16 09 2019
Follow Us:
Sabtu, 14 September 2019 - 16:21 WIB
Pesan Bupati: Terus Giat Belajar
Sabtu, 14 September 2019 - 16:17 WIB
KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun
Sabtu, 14 September 2019 - 16:14 WIB
Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur
16:14 WIB - Bupati Inhil Turun Padamkan Api | 16:14 WIB - Wako : Asap Dumai Merupakan Kiriman Daerah Tetangga | 16:14 WIB - Pesan Bupati: Terus Giat Belajar | 16:14 WIB - KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun | 16:14 WIB - Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur | 16:14 WIB - Diguyur Hujan Ringan, Kabut Asap Masih Selimuti Riau
/ Riau / Wagubri Larang PNS Pemprov Riau Ikut Aksi 22 Mei /
Wagubri Larang PNS Pemprov Riau Ikut Aksi 22 Mei
Senin, 20 Mei 2019 - 21:09:22 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Wakil Gubernur (Wagub) Riau, Edy Natar Nasution melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta, yang akan menolak atau mempersoalkan hasil Pemilu serentak 2019.

"Untuk apa ASN demo-demo (tolak hasil Pemilu 2019)," larang Wagub Riau, Edy Natar, Senin (20/5/2019) dengan nada tegas.

Mantan Komandan Korem 031 Wirabima ini menyatakan, hendaknya ASN maupun masyarakat dapat menerima keputusan dan menyerahkan keputusan hasil KPU kepada aparat terkait.

"Kalau kita ikut simpati, silahkan saja ikut simpati, tapi tak perlu turun ke jalan. Jadi biarkan saja lah orang di Jakarta sana (demo)," tegasnya.

Apakah Pemprov Riau akan mengeluarkan surat edaran atau sanksi pemecatan bagi ASN yang ikut aksi demo 22 Mei 2019 di Jakarta. Pasalnya sebagai kepala daerah di Indonesia akan memberi sanksi pemecatan jika terbukti melakuk demonstrasi di Jakarta.

"Tak usah pakai pecat-pecat. Tak perlu kita menakut-nakuti orang (ASN). Tapi kita tetap menyimbau kesadaran, kalau ini baik dan itu tidak baik. Jadi tak usah ditakut-takuti orang dengan dipecat," ujarnya.

Menurut Wagub Riau, ASN pasti bisa menilai apakah dengan turun ke jalan melakukan aksi demo tolak hasil Pemilu 2019 ada manfaatnya atau tidak.

"Kita imbau yang begini (demo) ada manfaatnya atau tidak dengan kita, apa untungnya dan apa ruginya. Cari yang bagus saja, dan kerja yang elok (baik) saja," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan juga menyampaikan, sampai sejauh ini tidak ada arahan pimpinan untuk membuat imbauan atau larangan kepada ASN untuk ikut aksi demo 22 Mei 2019 di Jakarta.

"Kita tidak ada keluarkan imbau atau pelarangan terkait itu (aksi demo)," ujarnya, Senin (20/5/2019).

Ditanya apakah banyak ASN Pemprov Riau mengajukan cuti pada tanggal 22 Mei tersebut, Ikhwan mengaku tidak mengetahui secara pasti. Karena yang mengeluarkan izin cuti terdapat di masing-masing OPD.

"Izin cuti di masing-masing OPD, bukan di BKD. Kecuali ASN itu izin cuti naik haji dan keluar negeri baru ke BKD," pungkasnya.(rmc)


Berita Lainnya :
  • Bupati Inhil Turun Padamkan Api
  • Wako : Asap Dumai Merupakan Kiriman Daerah Tetangga
  • Pesan Bupati: Terus Giat Belajar
  • KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun
  • Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur
  • Diguyur Hujan Ringan, Kabut Asap Masih Selimuti Riau
  • F-BPD Kampar Gelar Bimtek
  • Sekda Inhil dan Sekda Bengkalis Ikut Seleksi Terbuka Calon Sekdaprov Riau
  • 19-22 September, Tour de Siak Digelar 4 Etape Sejauh 542 Km
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan