Jakarta - Ada yang berbeda dari penekanan pernyataan Mayjen (Purn) Kivlan Zen dulu dan kini. Dulu sebelum tersandung kasus dugaan makar, ...[read more] "> Jakarta - Ada yang berbeda dari penekanan pernyataan Mayjen (Purn) Kivlan Zen dulu dan kini. Dulu sebelum tersandung kasus dugaan makar, " />
Jum'at, 24 Mei 2019
Follow Us:
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:24 WIB
Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:20 WIB
Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
Jumat, 24 Mei 2019 - 14:08 WIB
Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
14:08 WIB - Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan | 14:08 WIB - Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru | 14:08 WIB - Ratusan Massa Datangi DPRD Riau | 14:08 WIB - Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo | 14:08 WIB - Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK | 14:08 WIB - Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
/ Nasional / Kivlan : Sesuai Dengan Aturan Hhukum /
Usai Diperiksa
Kivlan : Sesuai Dengan Aturan Hhukum
Sabtu, 18 Mei 2019 - 08:02:35 WIB
Mayjen (Purn) Kivlan Zen
TERKAIT:
Jakarta - Ada yang berbeda dari penekanan pernyataan Mayjen (Purn) Kivlan Zen dulu dan kini. Dulu sebelum tersandung kasus dugaan makar, Kivlan berapi-api untuk menyerukan perlawanan apa pun resikonya. Namun kini, setelah proses pemeriksaan kasusnya berlangsung, Kivlan ingin semuanya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Kivlan dilaporkan seseorang bernama Jalaludin ke polisi atas dugaan perbuatan makar. Laporan tersebut muncul usai video pidatonya beredar.

Dalam video itu, dia menyerukan agar masyarakat berkumpul di lapangan Banteng pada tanggal 9 Mei untuk mendorong Bawaslu supaya Jokowi dilikuidasi.

"Assalamualaikum warahmatulllahi wabarakatu, merdeka, merdeka! Tanggal 9 kita merdeka, ikuti saya. Lapangan Banteng, tanggal 9 kita akan merdeka. Siapapun yang menghalangi, kita lawan. Siap? Siap, siap. Datang ke pemilu. Bawaslu, minta likuidasi Jokowi 01, minta di likuidasi," kata Kivlan.

Menanggapi laporan tersebut, Kivlan pun membantah dirinya terlibat makar. Dia pun membantah tuduhan yang mengatakan dirinya ingin lari dari kasus hukumnya, usai diketahui sempat ingin pergi ke Batam. Dia sempat dicekal pada Jumat (10/5/2019), meski kemudian pencekalannya dicabut.

"Jadi jelas kok bahwa waktu itu saya kooperatif, nggak mau lari. Bagaimana saya mau lari? Saya ini perwira, jenderal. Masa kabur dari tanggung jawab?" ucapnya.

"Saya sudah berbuat untuk republik ini, untuk bangsa Indonesia. Untuk menegakkan kedaulatan demokratik, untuk menegakkan keadilan dan kebenaran. Sumpah prajurit saya membela kejujuran," sambung Kivlan.

Namun hari ini, usai pemeriksaan, Kivlan jadi melunak. Dia mengatakan bahwa penyidik bersikap ramah saat memeriksanya. Dia pun menjawab semua pertanyaan penyidik dengan tenang.

"Semua enak. Dari pihak Polri, penyidik ramah tamah dan kita menjawabnya senang dan tenang. Nggak ada apa-apa, enak gitulah. Jadi saya terima kasih sama penyidik, bahwa kita ditanya dengan gembira, nggak ada apa-apa," kata Kivlan usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (17/5).***)



Berita Lainnya :
  • Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan
  • Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru
  • Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
  • Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
  • Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
  • Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
  • Pemkab Rohul Kucurkan 29 M Untuk Pembangunan di Tambusai
  • Syamsuar Terbitkan Pergub Pembenahan Birokrasi
  • Gubri Kunjungi Pengelolaan Lahan Gambut di Kabupaten Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan