PEKANBARU (bidikonline.com)  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan dua kepala daerah di provinsi Riau sebagai tersan...[read more] "> PEKANBARU (bidikonline.com)  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan dua kepala daerah di provinsi Riau sebagai tersan" />
Jum'at, 24 Mei 2019
Follow Us:
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:24 WIB
Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:20 WIB
Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
Jumat, 24 Mei 2019 - 14:08 WIB
Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
14:08 WIB - Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan | 14:08 WIB - Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru | 14:08 WIB - Ratusan Massa Datangi DPRD Riau | 14:08 WIB - Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo | 14:08 WIB - Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK | 14:08 WIB - Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
/ Riau / Gubri : Jadi Pelajaran /
2 Kepala Daerah Tersangka Korupsi
Gubri : Jadi Pelajaran
Jumat, 17 Mei 2019 - 16:40:32 WIB

TERKAIT:

PEKANBARU (bidikonline.com)  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan dua kepala daerah di provinsi Riau sebagai tersangka kasus korupsi. Yakni Walikota Dumai Zulkifli AS dan Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Menanggapi hal itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, merasa prihatin sekaligus menjadi pembelajaran atas apa yang telah menimpa kedua kepala daerah tersebut.

"Tentu ini bagi kami menjadi pelajaran agar bekerja sesuai aturan. Karena kalau kerja sesuai aturan, mudah-mudahan bisa terhindar dari suasana itu (kasus korupsi)," kata Syamsuar, Jumat (17/5/19).

Menurut orang nomor satu di Riau ini, tidak hanya bagi para pemangku jabatan. Tetapi juga para Apratur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan pekerjaannya. Karena saat ini semua pekerjaaan memiliki koridor hukum yang harus ditaati.

Seperti diketahui KPK telah menetapkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai tersangka dalam perkara dugaan penerimaan suap atau gratifikasi proyek multiyears pembangunan jalan Duri-Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis.

Sedangkan Walikota Dumai Zulkifli jadi tersangka karena tersandung dua kasus. Pertama, diduga memberikan Rp 550 juta ke Yaya untuk mengurus anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P tahun 2017 dan APBN tahun 2018 Kota Dumai. Perkara kedua yaitu gratifikasi, Zulkifli diduga menerima gratifikasi berupa uang Rp 50 juta dan fasilitas kamar hotel di Jakarta.(rtc)


Berita Lainnya :
  • Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan
  • Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru
  • Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
  • Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
  • Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
  • Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
  • Pemkab Rohul Kucurkan 29 M Untuk Pembangunan di Tambusai
  • Syamsuar Terbitkan Pergub Pembenahan Birokrasi
  • Gubri Kunjungi Pengelolaan Lahan Gambut di Kabupaten Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan