PEKANBARU (bidikonline.com)  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan dua kepala daerah di provinsi Riau sebagai tersan...[read more] "> PEKANBARU (bidikonline.com)  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan dua kepala daerah di provinsi Riau sebagai tersan" />
Minggu, 16 Juni 2019
Follow Us:
17:38 WIB - Dinas PUPR Silaturahim Dengan Wartawan Nisel | 17:38 WIB - Jalan Siwalawa-Onohondro Akhirnya Dikerjakan TA. 2019 | 17:38 WIB - Nenek Sebatang Kara Dibunuh dan Dirampok di Karawang | 17:38 WIB - Pemprov Riau Lelang Transportasi JCH Rute Pekanbaru - Batam | 17:38 WIB - 40 Mobil Dinas Pemko Pekanbaru Bakal Dilelang | 17:38 WIB - Bupati dan Wabup Inhil Serahkan Lencana Gemilang Award
/ Riau / Gubri : Jadi Pelajaran /
2 Kepala Daerah Tersangka Korupsi
Gubri : Jadi Pelajaran
Jumat, 17 Mei 2019 - 16:40:32 WIB

TERKAIT:

PEKANBARU (bidikonline.com)  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan dua kepala daerah di provinsi Riau sebagai tersangka kasus korupsi. Yakni Walikota Dumai Zulkifli AS dan Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Menanggapi hal itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, merasa prihatin sekaligus menjadi pembelajaran atas apa yang telah menimpa kedua kepala daerah tersebut.

"Tentu ini bagi kami menjadi pelajaran agar bekerja sesuai aturan. Karena kalau kerja sesuai aturan, mudah-mudahan bisa terhindar dari suasana itu (kasus korupsi)," kata Syamsuar, Jumat (17/5/19).

Menurut orang nomor satu di Riau ini, tidak hanya bagi para pemangku jabatan. Tetapi juga para Apratur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan pekerjaannya. Karena saat ini semua pekerjaaan memiliki koridor hukum yang harus ditaati.

Seperti diketahui KPK telah menetapkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai tersangka dalam perkara dugaan penerimaan suap atau gratifikasi proyek multiyears pembangunan jalan Duri-Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis.

Sedangkan Walikota Dumai Zulkifli jadi tersangka karena tersandung dua kasus. Pertama, diduga memberikan Rp 550 juta ke Yaya untuk mengurus anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P tahun 2017 dan APBN tahun 2018 Kota Dumai. Perkara kedua yaitu gratifikasi, Zulkifli diduga menerima gratifikasi berupa uang Rp 50 juta dan fasilitas kamar hotel di Jakarta.(rtc)


Berita Lainnya :
  • Dinas PUPR Silaturahim Dengan Wartawan Nisel
  • Jalan Siwalawa-Onohondro Akhirnya Dikerjakan TA. 2019
  • Nenek Sebatang Kara Dibunuh dan Dirampok di Karawang
  • Pemprov Riau Lelang Transportasi JCH Rute Pekanbaru - Batam
  • 40 Mobil Dinas Pemko Pekanbaru Bakal Dilelang
  • Bupati dan Wabup Inhil Serahkan Lencana Gemilang Award
  • Gubernur Riau Lepas 700 Santri Asal Riau ke Jawa Timur
  • Pemprov Riau Prioritaskan Tenaga Pendidikan dan Kesehatan
  • Ini Sanksi yang Akan Dikenakan kepada 508 ASN Pemprov Riau
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan