Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) bersama komponen masyarakat lainnya menggelar aksi super damai, Jum'at (17/5/19). Aksi yang d...[read more] "> Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) bersama komponen masyarakat lainnya menggelar aksi super damai, Jum'at (17/5/19). Aksi yang d" />
Senin, 26 08 2019
Follow Us:
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:32 WIB
Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:30 WIB
Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:28 WIB
Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
11:28 WIB - Bupati Sukiman: Jaga Persatuan dan Kesatuan Tanpa Memandang Suku,Agama Dan Ras | 11:28 WIB - Akibat Banjir, Jembatan Idanolawa Mazino Terancam Putus | 11:28 WIB - Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau | 11:28 WIB - Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru | 11:28 WIB - Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk | 11:28 WIB - Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
/ Politik / People Power, GMMK dan Warga Muslim Riau Gelar Aksi Super Damai /
People Power, GMMK dan Warga Muslim Riau Gelar Aksi Super Damai
Jumat, 17 Mei 2019 - 16:35:28 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) bersama komponen masyarakat lainnya menggelar aksi super damai, Jum'at (17/5/19). Aksi yang di hadiri ribuan massa dari berbagai komponen masyarakat di Pekanbaru.

Ketua GMMK Riau, Yana Suryana membuka orasi dengan mengajak seluruh komponen untuk benar benar melaksanakan aksi super damai. Karena menurutnya, aksi super damai ini bukan aksi bela 01 ataupun 02. Tetapi aksi yang meminta KPU untuk melaksanakan tugas dan wewenangnya sesuai dengan undang undang. Yaitu jujur dan adil.

"Kesemerawutan yang terjadi saat ini disebabkan oleh KPU. Untuk itu kita sebagai rakyat meminta kepada komisioner KPU untuk bekerja dengan jujur dan adil serta tidak memihak. Karena kami merasa suara kami tidak di ditempatkan kepada yang sebenarnya," terangnya.

Sementara itu, orator kedua, Elmayanti mengatakan bahwa aksi saat ini bukan untuk mendukung 01 atau 02. Tetapi ingin meminta empati kepada KPU untuk lebih dari seribu petugas KPPS dan lebih dari 500 orang meninggal dunia.

"Kita menuntut kepada KPU untuk mengusut penyebab meninggalnya petugas pemilu," terangnya.

Di sisi lain, Elmayanti menyorot banyak sekali ketidak jujuran sejak awal pelaksanaan pemilu. Mulai dari surat kesehatan petugas KPPS, kemudian kotak suara dari kerdus hingga kesalahan input suara yang banyak sekali merugikan salah satu paslon pilpres dan menguntungkan paslon pilpres lainnya.

Hingga berita di turunkan, aksi super damai yang digelar warga Pekanbaru masih berlangsung.(rtc)



Berita Lainnya :
  • Bupati Sukiman: Jaga Persatuan dan Kesatuan Tanpa Memandang Suku,Agama Dan Ras
  • Akibat Banjir, Jembatan Idanolawa Mazino Terancam Putus
  • Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau
  • Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru
  • Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
  • Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
  • Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa
  • Sekda Ajak ASN, TNI dan Polri Pertebal Rasa Keimanan
  • Ketua PN Bengkalis Lantik Panitera
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan