Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) bersama komponen masyarakat lainnya menggelar aksi super damai, Jum'at (17/5/19). Aksi yang d...[read more] "> Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) bersama komponen masyarakat lainnya menggelar aksi super damai, Jum'at (17/5/19). Aksi yang d" />
Jum'at, 24 Mei 2019
Follow Us:
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:24 WIB
Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:20 WIB
Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
Jumat, 24 Mei 2019 - 14:08 WIB
Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
14:08 WIB - Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan | 14:08 WIB - Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru | 14:08 WIB - Ratusan Massa Datangi DPRD Riau | 14:08 WIB - Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo | 14:08 WIB - Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK | 14:08 WIB - Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
/ Politik / People Power, GMMK dan Warga Muslim Riau Gelar Aksi Super Damai /
People Power, GMMK dan Warga Muslim Riau Gelar Aksi Super Damai
Jumat, 17 Mei 2019 - 16:35:28 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) bersama komponen masyarakat lainnya menggelar aksi super damai, Jum'at (17/5/19). Aksi yang di hadiri ribuan massa dari berbagai komponen masyarakat di Pekanbaru.

Ketua GMMK Riau, Yana Suryana membuka orasi dengan mengajak seluruh komponen untuk benar benar melaksanakan aksi super damai. Karena menurutnya, aksi super damai ini bukan aksi bela 01 ataupun 02. Tetapi aksi yang meminta KPU untuk melaksanakan tugas dan wewenangnya sesuai dengan undang undang. Yaitu jujur dan adil.

"Kesemerawutan yang terjadi saat ini disebabkan oleh KPU. Untuk itu kita sebagai rakyat meminta kepada komisioner KPU untuk bekerja dengan jujur dan adil serta tidak memihak. Karena kami merasa suara kami tidak di ditempatkan kepada yang sebenarnya," terangnya.

Sementara itu, orator kedua, Elmayanti mengatakan bahwa aksi saat ini bukan untuk mendukung 01 atau 02. Tetapi ingin meminta empati kepada KPU untuk lebih dari seribu petugas KPPS dan lebih dari 500 orang meninggal dunia.

"Kita menuntut kepada KPU untuk mengusut penyebab meninggalnya petugas pemilu," terangnya.

Di sisi lain, Elmayanti menyorot banyak sekali ketidak jujuran sejak awal pelaksanaan pemilu. Mulai dari surat kesehatan petugas KPPS, kemudian kotak suara dari kerdus hingga kesalahan input suara yang banyak sekali merugikan salah satu paslon pilpres dan menguntungkan paslon pilpres lainnya.

Hingga berita di turunkan, aksi super damai yang digelar warga Pekanbaru masih berlangsung.(rtc)



Berita Lainnya :
  • Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan
  • Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru
  • Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
  • Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
  • Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
  • Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
  • Pemkab Rohul Kucurkan 29 M Untuk Pembangunan di Tambusai
  • Syamsuar Terbitkan Pergub Pembenahan Birokrasi
  • Gubri Kunjungi Pengelolaan Lahan Gambut di Kabupaten Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan