Kepri (Bidik)  Gubernur H Nurdin Basirun bersama Dirjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Kementerian KLH Hilman Nugroho melakukan ...[read more] "> Kepri (Bidik)  Gubernur H Nurdin Basirun bersama Dirjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Kementerian KLH Hilman Nugroho melakukan " />
Jum'at, 24 Mei 2019
Follow Us:
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:24 WIB
Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:20 WIB
Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
Jumat, 24 Mei 2019 - 14:08 WIB
Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
14:08 WIB - Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan | 14:08 WIB - Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru | 14:08 WIB - Ratusan Massa Datangi DPRD Riau | 14:08 WIB - Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo | 14:08 WIB - Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK | 14:08 WIB - Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
/ Lintas Nusantara / Gubernur Kepri Laksanakan MOU Dengan Kementrian Lingkungan Hidup /
Kembangkan Wisata Alam Hutan Produksi
Gubernur Kepri Laksanakan MOU Dengan Kementrian Lingkungan Hidup
Jumat, 17 Mei 2019 - 09:08:10 WIB
Kepri (Bidik)  Gubernur H Nurdin Basirun bersama Dirjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Kementerian KLH Hilman Nugroho melakukan penandatangan nota kesepahaman tentang pengembangan wisata alam pada hutan produksi di Kepri. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.

Satu-satunya gubernur yang hadir memenuhi undangan Kementerian lingkungan hidup pada pada program ini, Nurdin berkesempatan menjadi narasumber pada acara  Pengembangan Multi Usaha Hasil Hutan Bukan Kayu dan Jasa Lingkungan berbasis Masyatakat Menuju Revolusi Industri 4.0 tersebut.

Nurdin mengatakan “Pemanfaatan hasil hutan di Kepri cukup besar, tak perlu kita merusak alam yang ada namun bagaimana menumbuhkan hasil lain dari hutan selain kayu agar bermanfaat besar untuk kebutuhan juga kesejahteraan. Contohnya usaha madu, di Kepri pun bisa dan intinya tidak merusak,” ujar Nurdin dalam rangkaian acara di Auditorium Dr. Soejarwo Manggala Wanabakti, Jakarta, Jumat (10/5).

Nurdin mengatakan, potensi luar biasa besar yang dimiliki Kepulauan Riau di setiap 7 Kabupaten dan Kota. Potensi ini begitu beragam dapat dimanfaatkan untuk semua lini. Terlebih jika berbicara tentang hasil hutan bukan kayu terutama sektor pariwisata.
Dalam mengembangkan potensi pariwisata tersebut, Nurdin juga membahas terkait perizinan, dirinya meminta khusus kepada Pemerintah Pusat dengan Kementeriannya untuk kemudahan perizinan terkait pemanfaatan hutan.

Keinginan Nurdin tersebut direspon langsung oleh Siti Nurbaya yang merupakan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang turut hadir, yang mengatakan bahwa intinya adalah perpanjangan dari perizinan itu boleh mengelola namun tidak boleh merusak.

“Kecuali kawasan konservasi dan cagar alam (fungsi hutan paling tinggi) yang tidak bolah diusik keberadaannya, terkait pengembangan untuk kawasan wisata wilayah yang dibangun hanya 10 persen dengan fotmat yang tentunya ramah lingkungan,” kata Siti.

Menutut nurdin Wilyah Kepulauan Riau, dengan statusnya sebagai daerah Kepulauan dengan 96 persen wilayah lautan tentu memiliki keunggulan dibidang kelautan dan perikanan serta dunia pariwisatanya, namun dengan sisa 4 persen luas daratannya juga ditemui potensi besar lainnya. Selain itu dengan lokasi Kepri yang merupakan daerah perbatasan tidak terlepas pula pergerakan usaha dibidang perdagangan dan jasa.

Tentang potensi hasil hutan buka  kayu, Nurdin pun tak segan  untuk membuktikan keberadaan potensi yang begitu beragam di 7 Kabupaten dan Kota se Kepri tersebut. Dia mengajak para pengusaha untuk datang melihatnya langsung.

“Silakan teman-teman pengusaha datang ke Kepri, apalagi pulau cukup banyak, potensi besar ini dapat menjadi ladang investasi, Asas pemanfaatan lingkungan juga turut menjadi fokus kita agar bagaimana potensi pariwisata ini dapat terus tumbuh dan begerak sehinga terciptanya peningkatan ekonomi didaerah,” kata Nurdin.

Sebelum ke Jakarta, Nurdin menjelajah pulau-pulau di Kepri dalam rangkaian Safari Ramadhan. Usai Pleno Pemilu di Hotel CK, Tanjungpinang, Nurdin kembali melakukan perjalanan Safari Ramadhannya di Desa Penarah dan Sebele Karimun. Usai rangkaian di pulau-pulau, Nurdin dan rombongan kembali bertolak ke Tanjungpinang.

Setelah Safari Subuh di Masjid Al Amin Kampung Bulang Tanjungpinang, Jumat (10/5), Nurdin langsung terbang memenuhi undangan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Dari Jakarta, Nurdin langsung bergerak ke Batam untuk kembali bersilaturahmi dengan masyarakat dalam rangkaian Safari Ramadhan.  Pada Jumat petang, Nurdin melangsungkan majelis iftar di Masjid Al Muhajirin Pancur Biru Lestari II Duriang Sei Beduk. Nurdin  kemudian menunaikan shalat Isya dan Tarawih di Masjid At Tarikh Sei Pancur.

Bulan ramadan tidak mengendurkan semangat Nurdin dalam menjalankan tugas sebagai Kepala Daerah, aktivitas Safari Ramadannya yang telah terjadawal untuk bersilaturahmi bersama masyarakat pun tidak digesernya demi memenuhi undangan bersama Menteri Kehutanan RI. ( red.hms).



Berita Lainnya :
  • Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan
  • Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru
  • Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
  • Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
  • Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
  • Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
  • Pemkab Rohul Kucurkan 29 M Untuk Pembangunan di Tambusai
  • Syamsuar Terbitkan Pergub Pembenahan Birokrasi
  • Gubri Kunjungi Pengelolaan Lahan Gambut di Kabupaten Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan